
setelah berbicara dengan tuan mandala dikantornya. mel memutuskan untuk pulang. gadis itu lebih banyak diam sambil perlahan membereskan barang-barangnya dikamar katrine.
"mel kau sedang apa" ucap katrine heran karena melihat mel sedang mengepak barang miliknya.
"aku ingin pulang kat" ucap mel
"pulang!! kenapa tiba-tiba begini" ucap katrine bingung
"aku kan sudah sehat kat, aku ingin memulai hidupku lagi" ucap mel
"tapi kan tidak dengan pergi dari sini, kau ingin meninggalkanku" ucap katrine terlihat sedih.
"aku hanya ingin hidup dengan caraku dan diatas kakiku sendiri, lagi pula kan kita bisa saling mengunjungi" ucap mel.
"mel, apa kau bertengkar dengan kak abi" ucap katrine penasaran.
mel berhenti sesaat merapikan barang-barangnya mendekat kepada katrine sambil tersenyum untuk menutupi luka hatinya dikarenakan perbuatan abizar. katrine, tuan mandala dan nyonya rossa tidak boleh curiga dan tau masalah antaranya dan abizar.
"tidak ada pertengkaran atau apapun kat, ini mutlak keputusanku, kau tau kat tinggal disana membuat aku merasakan dekat dengan kenangan kedua orang tuaku". ucap mel beralasan.
"apakah mama sudah tau, dia pasti sedih jika tau kau akan kembali" ucap katrine
"aku harap mama mengerti keputusanku"ucap mel.
"apakah Kak abi sudah tau keputusanmu mel"ucap katrine
"ia kak abi sudah tau dan dia setuju dengan keputusanku" jawab mel.
"ia bahkan menyuruhku pergi karena selalu menganggapku wanita m•••han" batin mel
diruang kerja tuan mandala dan istrinya juga sedang berbincang tentang keputusan mel untuk pindah. nyonya rossa pada awalnya tidak setuju, tapi setelah mendengar penjelasan dari suaminya. akhirnya dia mengerti dan menyetujui keputusan mel walau dengan berat hati. lalu nyonya rossa pergi kekamar yang ditempati mel.
"sayang, kenapa kau mau meninggalkan kami" ucap nyonya rossa sambil memeluk mel.
"tidak begitu mama, kita kan masih bisa saling mengunjungi. izinkan anakmu ini mandiri ya ma" ucap mel
"walau berat mama akan menerima keputusanmu, tapi kau harus sering-sering kemari".ucap nyonya rossa.
"siap nyonya bos, mel cuma butuh doa mama" ucap mel sambil memberikan gerakan hormat.
nyonya rossa dan katrinepun membantu merapikan barang bawaan mel. mereka begitu menyayangi mel dengan tulus seperti keluarganya.
sedangkan abizar memutuskan untuk tidak pulang kerumah malam ini ia beralasan banyak pekerjaan yang harus ia selesaikan dan akan lembur. abizar benar-benar ingin menghindari mel dan tidak ingin bertemu.abizar merasa diabaikan oleh mel. lelaki itu merasa mel tidak menghargai usahanya. apalagi melihat mel pulang kerumah dengan diantar seorang pria membuat hati abizar emosi, marah dan sesak didadanya melihat kedekatan mel dan pria bernama riko itu tanpa abizar tau apa penyebabnya.
keesokan paginya mel dan keluarga mandala sedang sarapan. mereka menikmati sarapan dengan diam.
"Ma, apa abizar sudah pulang" ucap tuan mandala.
"sepertinya belum pa, katanya ia sedang banyak pekerjaan mungkin sebentar lagi sampai rumah" ucap nyonya rossa.
"mel Kpn kau akan kembali kerumahmu, biar papa mengantarmu" ucap tuan mandala
"mel sih maunya sekarang pa, mel mau bersih-bersih rumah soalnya" ucap mel
"apa kau perlu para maid disini membantumu" ucap tuan mandala
"tidak perlu pa biar aku saja yang membersihkannya" ucap mel.
setelah sarapan bersama keluarga mandala. mel diantar tuan mandala dan nyonya rossa sedangkan katrine tidak ikut karena harus kuliah pagi dan katrine berangkat dengan mobil berbeda. selama perjalanan mel hanya banyak diam tangannya terus digenggam oleh nyonya rossa. wanita paruh baya yang masih cantik ini sungguh mencintainya. sedangkan tuan mandala sedang menerima telepon dari perusahaan yang ada di kantor cabang yang sedang bermasalah. setelah sampai mengantar mel. tuan mandala dan nyonya rossa akan menuju bandara untuk berangkat ke kantor cabang perusahaan mereka yang sedang bermasalah.
keadaan kediaman mandala begitu sepi .siang saat abizar pulang dia lebih memilih langsung masuk kekamarnya untuk membersihkan diri dan istirahat. hingga pukul 20.00 wib malam ia baru terbangun Karena merasakan dahaga. saat menuju Meja makan ia melihat adiknya katrine hanya makan malam sendiri.
"kenapa makan malam sendiri, dimana mama dan papa" ucap abizar sambil menyingkirkan nasi dipiringnya.
"kemana dia" tanya abizar sambil mencari keberadaan seseorang.
"siapa" ucap katrine
"gadis itu" ucap abizar
"pergi" ucap katrine singkat. yang masih fokus pada ponselnya sambil makan.
" sepertinya gadis itu kembali kewajah aslinya" ucap abizar
"mel tadi pagi kembali kerumahnya" ucap katrine dan pergi meninggalkan kakaknya dimeja makan seorang diri.
"baguslah kalau dia sadar diri"batin abizar dan ia melanjutkan makan malamnya.
sedangkan mel ,baru selesai membersihkan rumahnya menghapus pelu yang membasahi wajahnya. gadis itu bergegas membersihkan dirinya. setelah itu ia membuka laptopnya untuk mencari peluang menjadi reseller kembali sambil menikmati mie favoritenya.
"enaknya jadi reseller apa lagi ya"batin mel.
sambil berpikir kemudian ia menemukan ide. kali ini ia akan menjadi reseller pakaian lagi. kemarin mel lumayan mendapat keuntungan menjual pakaian yang ditawarkan tari, tapi kali ini ia ingin berusaha sendiri saja tanpa melibatkan siapapun termasuk sahabatnya tari.
mel juga tidak memberitahukan niatnya menjadi reseller kembali kepada keluarga mandala. ia ingin melakukan semuanya dengan sendiri sesuai keinginannya. esok hari ia akan mendatangi tempat ia bisa mendapatkan barang dagangannya.
pagi ini mel sudah sudah tiba toko pengambilan pakaian dagangannya. setelah membuat kesepakatan dan mengambil beberapa helai pakaian mel akhirnya pulang. setelah pulang ia langsung memposting pakaian tersebut dengan dirinya sebagai Modelnya.
menjadi reseller seperti sudah menjadi bagian dari seorang melati putih. dia cukup mahir dan beruntung dibagian ini. 1menit setelah mel memposting pakaian yang ia kenakan dengan dirinya berpose layaknya model disosial media miliknya.inbox dan komentar sudah memenuhi sosial medianya.
✉Mbak cek size
✉Mbak cek harga
✉mbak cek warna
✉Mbak bisa COD
✉PO atau Ready
✉Cek LD
✉cek ongkir
✉ no whatsapp
✉ real picture
begitulah isi chat inbox para pelanggan yang tertarik dengan postingan mel di sosial medianya. mel kembali pada dunianya yang dulu menjadi seorang reseller.
" i Love my job" batin mel
semua itu tidak luput dari seorang abizar mandala krisna yang secara diam-diam suka melihat postingan gadis itu disosial media.
"dasar gadis peng••da" batin abizar
pria itu marah dengan alasan ia melihat beberapa komentar yang datang dari para pria yang ingin berkenalan dan meminta no ponsel gadis itu. abizar juga tidak mengerti dia sangat tidak senang membaca komentar tersebut. hatinya terasa panas dan ia tidak bisa menjelaskan apa yang terjadi pada dirinya.
"gadis itu kan menjual baju wanita kenapa malah para pria yang sibuk berkomentar" batinnya sambil mengepalkan kedua tangannya.