CEO VS Reseller

CEO VS Reseller
pernah lihat



keluarga mandala malam ini akan kerumah sakit lagi dengan membawa berbagai bekal yang sangat banyak yang memenuhi mobil yang membawa mereka.


"Mama seperti mau camping saja, kita mau kerumah sakit ma" keluh katrine


"kita harus bawa persiapan sayang, malam ini giliran kita yang jaga mel".ucap nyonya rossa kepada putrinya itu.


" ia Ma, katrine benar mama kebanyakan bawa barang, dan ini buat apa mama bawa koper sebesar itu" ucap tuan mandala


"itu keperluan abi pa" ucap nyonya rossa.


"astaga mama kak abi itu jaga mel yang sedang sakit, mereka itu bukan sedang honeymoon mama" protes katrine.


"ya mana tau kan abi betah jaga mel, terus mereka berdua mau mama jodohin" ucap nyonya rossa.


"mama mulai lagi deh" ucap katrine menepuk jidatnya


"sudah... sudah... biarkan saja mamamu itu berbuat sesukanya kat" ucap tuan mandala


"pokoknya kat ga mau bawa ini, kat malu dikirain orang mau pindahan" ucap katrine membuang mukanya kearah samping jendela


mobil mereka.


mobil tuan mandala sampai diparkiran rumah sakit saat arnold dan tari menuju mobilnya.


"selamat malam tuan" sapa arnold


"malam arnold, kalian sudah mau pulang" ucap tuan arnold.


"ia tuan saya mau mengantar tari karena besok ia ada kuliah pagi tuan" jelas arnold.


nyonya rossa membuka kaca mobil mereka


"arnold kenapa kalian pulang, aku sudah bawa bekal yang banyak untuk kita makan bersama"ucap nyonya rossa.


"maaf nyonya mungkin lain kali kami akan ikut" ucap arnold.


"ya sudah kalo begitu" ucap nyonya rossa.


"apa ada yang bisa saya lakukan untuk tuan" ucap arnold.


"tidak ada arnold lebih baik kau pulang dan istirahat kau sudah banyak membantuku, Klo kau butuh cuti katakan padaku" ucap tuan mandala


"terima kasih tuan" ucap arnold izin dan mobilnya berlalu dari tuan mandala.


"pa bantuin donk bawain barang-barang mama" ucap nyonya rossa yang kerepotan dengan barang yang ia bawa tadi dari rumah.


"papa kan sudah bilang tadi jangan dibawa semua mama tidak percaya, sekarang tau kan akibatnya" ucap tuan mandala


"ihh papa, bawa makanannya saja selebihnya nanti saja, abi pasti sudah lapar" ucap mama


"suruh supir saja yang bantu mama, tadi papa kasih tau mama ga mau denger" ucap tuan mandala dan mulai menuju arah masuk rumah sakit.


"dasar bapak sama anak tidak bisa diajak kerja sama padahal nanti makannya paling banyak"batin nyonya rossa.


" hei kau nanti jangan lupa bawa semua ini kedalam" ucap nyonya rossa pada supirnya


"baik nyonya" ucap sopir pasrah.


tuan mandala memasuki lift menuju kamar mel. saat akan membuka pintu kamar rawat mel. mereka disuguhi pemandangan kedekatan abizar dan mel.abizar terlihat duduk menyandarkan kepalanya diisi tempat tidur mel dengan menggenggam tangan gadis itu.


"oo.. kak abi bisa so sweet juga kyk di film. drakor nunggu kekasihnya yg lagi sakit"ucap katrine.


"ia sayang kamu benar, abi satu langkah lebih maju dari yang kita pikirkan sepertinya niat mama menjodohkan mereka akan berjalan mulus" ucap nyonya rossa yakin


"sudah.. sudah kalian ini orang lagi sakit mikir macam-macam" ucap tuan mandala.


tuan mandala dan keluarganya memasuki kamar mel tanpa membangunkan abizar dan mel.


"ehmmm" suara mendeham membangunkan abizar. dan ia terkejut dan salah tingkah tidak sengaja menggenggam tangan mel.


"sudah lama pa Ma kat" ucapnya bersamaan


"udah lama banget malah kak lihat orang tidur pegangan tangan" ucap katrine menggoda kakaknya.


wajah abizar langsung merah karena malu karena ulah adiknya. ia tertangkap basah katrine dan kedua orang tuanya.


"kenapa aku bisa memegang tangan mel saat tidur, ketahuan mama papa dan katrine, malunya aku pasti sekarang mereka berpikir aneh kepadaku " batin abizar.


"bi mama bawa makanan kau makan dulu ya sayang, mel sudah makan sayang" ucap nyonya rossa


kini nyonya rossa sedang sibuk membuka bekal makanan yang ia bawa dari rumah yang akan ia sajikan kepada abizar.


"setelah makan, kau lebih baik pulang untuk istirahat besok pagi baru datang lagi kesini" ucap nyonya rossa.


"tidak Ma, aku mau disini saja ma menunggunya" ucap abizar


"duh.. duh... dulu bencinya minta ampun, begh sekarang tidak ingin jauh" ucap katrine menggoda kakaknya


"ahhh.. kau bicara apa kat" ucap abizar


"Ma, sepertinya mama harus cepat menikahkan kak abi dengan mel deh, aku takut kak abi hilaf dengan mel" ucap katrine


"mama setuju kalau itu sayang, ya kan pa" ucap mama


tuan mandala hanya menggeleng-gelengkan kepalanya menanggapi ucapan istrinya dan anak perempuan.


"mama dan katrine buat malu saja sih untung mel sedang tidur, kalo tidak mau ditaruh dimana mukaku ini. batin abizar


mel terbangun saat merasa ingin minum.


"ehh mama sama papa sudah datang" ucap mel sambil mengucek kedua matanya.


"sayang, apa kami membangunkanmu karena suara kami" ucap nyonya rossa


"tidak Ma, aku hanya haus "ucap mel


"sebentar sayang" ucap nyonya rossa yang sedang mengambil gelas berisi air yang terletak diatasi meja dan membantu mel untuk minum.


"apa yang kau rasakan sekarang nak"ucap nyonya rossa.


"kepala mel hanya sesekali sakit, dan punggung mel masih terasa sakit" keluh mel


"sabar ya sayang banyak istirahat dan minum obatmu agar kau cepat sembuh" ucap nyonya rossa.


" kau ingin makan sesuatu nak, biar mama suapin" ucap nyonya rossa


"tidak Ma aku sudah kenyang" ucap mel


katrine mendekat ke ranjang mel.


"apakah kau mengingatku ,ini kita berdua saat kecil" ucap katrine sambil menunjukkan sebuah foto dia anak kecil perempuan dan ditengahnya ada seorang anak lelaki.


"ia aku ingat ayah dulu sering mengajakku kekantornya dan ini siapa yang menciumku" menunjuk ke arah foto anak lelaki yang sedang mencium pipi anak kecil sampai menangis.


"ya kak abilah, dulu dia suka menciumi karena waktu kecil kau gemoy dan pipimu seperti tomat, apakah kau mengingatnya" ucap katrine tapi hanya direspon gelengengan kepala.


"mel melupakan segala tentang Kak abi, bagaimana Klo dia sampai ingat Kak abi yang jahat" batin katrine


kemudian mata mel Tertuju ke minuman kemasan yang sedang diminum abi


"berikan itu padaku"ucap mel sambil menunjuk minuman yang sedang diteguk abizar


"kau mau apa mel biar papa ambil" ucap tuan mandala.


"aku ingin minuman yang seperti diminum kak abi" ucap mel


"kau tidak boleh minum itu sayang, itu minuman yang mengandung soda" ucap tuan mandala


"ia sayang untuk sekarang jangan dulu ya" ucap mama menimpali


"bukan Ma, pa aku seperti pernah melihat minuman itu dan tak asing bagiku " ucap mel


abizar tiba-tiba tersedak mendengar ucapan mel.


" wah bakal seru nie" ucap katrine sambil senyum-senyum.


"coba berikan padaku aku mau lihat" ucap mel


"sebentar aku ambilkan" ucap katrine sambil mengambil botol minuman bekas kakaknya.


"terima kasih kat" ucap mel sambil memperhatikan botol tersebut.


"aku seperti punya hubungan erat dengan minuman ini tapi aku tidak ingat" batin mel.


"pa apa sebelum kecelakaan aku ada hubungan dengan botol ini, aku seperti pernah lihat botol ini sebelumnya"ucap mel.


membuat semua ada diruangan tersebut terkejut dan saling tatap satu sama lain.