
Keesokan hari.
Hari ini Reza sudah mulai bekerja lagi, ia hanya cuti dua hari saja karena begitu banyak berkas yang sudah menunggu persetujuannya.
Viona mengantar Reza sampai di depan rumah dengan muka yang di tekuk, ia kesal karena Reza harus masuk kerja secepat ini, ia masih ingin menghabiskan waktu bersama dengan suaminya itu.
"Sayang...jangan cemberut dong!!masak suami mau berangkat kerja cemberut gitu." ucap Reza sambil. menangkup kedua pipi istrinya.
"Aku tuh masih pengen berduaan sama mas Reza." ucap Viona
"Mas janji nanti akan pulang cepat. oke?" ucap Reza menenangkan istrinya yang tengah merajuk.
"Janji ya nanti pulang cepat!!" Viona menatap Reza dengan intens.
"Iya mas janji sayang. Sekarang mas mau berangkat dulu ya." pamit Reza sebelum mengecup kening, pipi dan terakhir bibir Viona.
"Hati-hati ya mas." ucap Viona saat Reza sudah berjalan ke mobilnya.
Setelah mobil Reza hilang dari pandangannya, Viona masuk ke dalam rumahnya lagi, ia duduk dengan malas di ruang keluarga miliknya.
Viona membuka ponselnya yang sejak tadi banyak pesan masuk di group dengan kedua temannya. Rupanya Reva dan Mela mengajak Viona pergi ke salon untuk melakukan rutinitas bulanan mereka.
"Hmmm boleh juga nih kalau ke salon, Sepertinya menstruasi ku juga udah berhenti sejak tadi malam." Gumam Viona
"Aku akan membuat kejutan untuk mas Reza nanti malam!!sekarang aku harus ke salon dulu untuk merawat diri!!" ucap Viona ketika ia menemukan ide untuk memberi kejutan kepada Reza. Viona segera mengambil tasnya di kamar, Tak lupa ia menelfon suaminya untuk berpamitan terlebih dahulu.
Viona Masuk ke dalam mobil pemberian kedua kakaknya, ia sengaja memilih mobil putih ini untuk mencoba bagaimana rasanya.
"Hmmm... boleh juga mobilnya!" gumam Viona ketika menambah kecepatan mobilnya.
Viona langsung menuju ke salon langganannya, ia bertemu dengan Mela dan Reva langsung disana tanpa ada acara jemput menjemput demi menghemat waktu.
Setelah menempuh jarak selama dua puluh menit Viona sudah sampai di depan salon, ia segera masuk ke dalam karena terlihat mobil Reva dan Mela sudah terpakir di depan Salon.
"Hay guys..." Sapa Viona ketika melihat kedua temannya duduk di sofa.
"Sini Vi, duduk dulu." Ucap Mela sambil menepuk sofa di sebelahnya.
"Elu mau treatment apa?" tanya Reva pada Viona.
"Seluruh tubuh gue dari atas sampai bawah!!" ucap Viona.
"What??" teriak Mela dan Reva.
"Iya rencananya gue mau ngasih kejutan ke mas Reza, kan gue udah selesai datang bulan." ucap Viona.
"Jadi elu masih perawan saat ini?" tanya Mela dengan Heran.
"Iya lah, gue belum melakukan hubungan suami istri sama mas Reza." ucap Viona dengan enteng nya.
"Kalau begitu elu harus mempersiapkan diri dengan baik. Elu harus memberikan mas Reza pelayanan prima biar dia tidak bisa berpaling dari kamu vi." Mela menasehati Viona panjang lebar.
"maka dari itu gue mau perawatan dari ujung rambut sampai kaki." ucap Viona.
Setelah itu mereka pun mulai melakukan rangkaian perawatan yang mereka inginkan, mulai dari creambath, hair mask, spa, facial sampai perawatan kuku.
Tak terasa waktu begitu cepat berlalu, lebih setengah hari mereka menghabiskan waktu di salon demi untuk terlihat lebih cantik dan fresh.
"Woww!!mobil baru nih!!" Seru Mela saat keluar dari salon.
"Kado dari kakak ganteng gue ini!!" ucap Viona yang bersandar di kap mobilnya.
"Mau dong gue punya kakak baik gitu Vi!!" Sahut Reva yang ada di samping Viona.
"Kenapa elu gak mau jadi istrinya kak Dika aja, kayaknya kakak gue belum punya pacar tuh!!" seloroh Viona.
"Eh guys gue balik dulu ya, sebentar lagi mas Reza mau pulang kerja nih!!" ucap Viona setelah melihat jam tangannya.
"Oke..kita juga mau balik kok." ucap Mela. Dan akhirnya mereka bertiga masuk ke dalam mobil masing-masing untuk pulang ke rumahnya.
💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠ðŸ’
Setelah makan malam Viona masuk ke kamarnya, ia bingung bagaimana caranya untuk mengatakan kalau kelincinya sudah siap untuk melahap wortel suaminya. Saat ini Reza masih berada di ruang Gym nya untuk menyelesaikan olahraganya.
Viona segera naik keranjangnya, ia menarik selimutnya ketika sebuah ide muncul di kepalanya. ia akan membuat Reza untuk keluar sebentar dari rumahnya, viona ingin mempersiapkan diri dulu untuk memberikan kejutan kepada suaminya.
Setelah menyelesaikan Olahraganya, Reza masuk ke dalam kamarnya, ia melihat Viona sedang terbaring di atas dengan selimut yang menutupi tubuhnya, ia sedikit khawatir dengan keadaan istrinya itu, karena Viona tidak terbiasa tidur di jam seperti ini.
"Sayang...kamu kenapa?" tanya Reza saat duduk di sebelah Viona.
"Aku tadi habis muntah-muntah mas, badanku rasanya gak enak banget!" Viona berpura-pura sakit.
"Kita ke dokter yuk!!" Ajak Reza.
"Enggak usah mas, aku boleh minta tolong mas?" tanya Viona.
"Apa sayang?" Reza mengelus rambut Viona.
"Tolong mas Reza belikan obat ini di apotik, aku biasanya minum ini!" Viona memberikan secarik kertas yang sudah di siapkannya tadi.
"Mas nanti sekalian beli martabak telur ya mas yang di dekat taman itu loh." imbuh Viona.
"baiklah, mas Ke apotik dulu ya, tapi mas mau mandi sebentar ya, lengket nih habis olahraga." ucap Reza sebelum berlalu ke kamar mandi.
Reza dengan cepat menyelesaikan mandi nya, ia buru-buru karena takut Viona menahan sakitnya. Setelah memakai pakaiannya Reza segera berangkat ke apotik untuk membeli obat pesanan Viona.
Begitu melihat Reza sudah berlalu dari kamar, Viona langsung masuk kamar mandi untuk membersihkan diri dan menggosok gigi. ia benar-benar menyiapkan diri dengan baik.
Setelah menyelesaikan ritualnya di kamar mandi, Viona buru-buru mencari lingerie di dalam almarinya, lingerie pemberian dari Mela yang sudah di cuci oleh mbak sri tadi pagi.
Viona memakainya dan ia tertawa dengan nyaring nya ketika melihat diri nya di pantulan Cermin yang ada di depannya.
"Ck, Gue malu sendiri liatnya. Selera Mela bagus juga!" gumam Viona yang menyunggingkan senyum nya.
Viona duduk di depan meja riasnya, ia memoles wajahnya dengan sedikit make up yang sensual, ia mengoleskan lipstik berwarna merah maroon di bibirnya dan memberikan sedikit sentuhan di area mata nya.
Setelah menyelesaikan Make up nya, ia merapikan rambutnya, ia memakai lotion di seluruh tubuhnya dan terakhir ia menyemprotkan parfum di badannya.
Ketika mendengar suara mobil Reza sudah datang, Viona segera mematikan lampu kamarnya. Viona kembali duduk di depan meja riasnya. Jantungnya semakin berpacu dengan cepat tak kala mendengar suara pintu yang terbuka.
"SAYANG!!" Teriak Reza ketika berhasil menyalakan lampu kamarnya.
_
_
_
besok lanjut lagi ya kak!!kira-kira di tulis nggak nih adegan Ranjang nya??"
_
_
_
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥