
Penyesalan selalu datang di akhir, kalau di awal namanya pendaftaran. Ya itu lah di rasakan Reza saat ini. Setelah bekerja keras bersama Adit untuk mengurus kekacauan perusahaan tadi pagi akhirnya Reza bisa kembali pulang ke jakarta sore nanti.
Reza saat ini tengah merebahkan tubuhnya di atas ranjang king size milik hotel yang di tempati olehnya, Menikmati sisa waktu dengan sebaik mungkin untuk beristirahat sebelum pulang ke jakarta. Baru saja Reza berhasil memejamkan matanya tapi di urungkan nya lagi karena di kejutkan oleh suara ketukan pintu dari luar.
"shit!!!pengganggu!!" umpatnya dengan kesal.
Dengan malas Reza berjalan ke arah pintu dan segera membukanya, Ceklek...
Mata nya seketika membulat melihat siapa yang telah datang "Berani sekali kamu menampakkan diri di depanku?"
"Sayang, kita perlu bicara. Boleh aku masuk sebentar?" Mirna memohon dengan wajah yang sendu
"Tidak!!"
"Aku mohon Za..." Mirna memohon pada Reza.
"tidak ada yang di bicarakan Mirna!!! sekarang kamu bisa pergi dari sini!!!" Reza mulai emosi melihat Mirna.
"Aku tidak bisa berpisah sama kamu sayang, tolong beri aku kesempatan sekali lagi ya..." Mirna memohon dengan kedua telapak tangan yang si satukan.
"Aku gak tahu ya kenapa kamu bisa menemukan aku disini, tapi yang jelas kita tidak akan bisa kembali, kamu bisa pergi bersama pria yang kamu puaskan malam itu. Ini terakhir kali nya kamu menampakkan wajah tak tahu malu mu di depanku!!! " ungkap Reza dengan wajah yang penuh emosi
"aku tidak akan membiarkan wanita manapun untuk menjadi pasangan mu REZA!! lihat saja, aku akan terus menyingkirkan wanita yang ada di sampingmu sampai kamu benar-benar akan kembali padaku!" emosi Mirna mulai terpacing.
"Coba saja kalau bisa!!kamu akan tahu sendiri akibatnya!!" ancam Reza dengan tatapan yang menakutkan. "Pergi dari sini!!" Reza mengusir Mirna dengan kasar.
Mirna pun akhirnya pergi meninggalkan kamar Reza yang sudah tertutup pintu nya. Mirna tahu saat ini Reza tengah marah besar padanya.
"lihat saja Reza...kita akan tetap bersama, aku tidak akan membiarkan Uangmu jatuh ke perempuan lain!" Ucap Mirna sendiri sambil berjalan di meninggalkan hotel tempat Reza berada.
🛫🛫🛫🛫🛫
Reza sudah sampai di jakarta sekitar pukul 18.00 Wib. Ia langsung menuju rumah mama Salma, Entah saat di bali rasa nya ia ingin sekali menemui mama nya. Selama dalam perjalanan pulang menuju rumah mama nya, Reza memikirkan semua ucapan Mirna tadi siang.
"cih berani sekali kau mengancam ku, Mirna!! Aku tidak akan membiarkan kamu mendekati Viona." Gumam Reza sendiri.
Setelah menempuh perjalanan selama 30 menit akhirnya Reza sudah sampai di rumah mama Salma. Dengan langkah cepat Reza berjalan masuk ke dalam untuk segera menemui mama nya.
"ma..."
"mama..."
"mama..."
"ma..."
"iya sayang..." Suara mama Salma dari lantai dua rumah nya. Setelah tahu Reza datang beliau segera turun untuk menemui anak tampan nya itu.
"kok sendiri Za...mana istrimu?" tanya Mama Salma.
Reza langsung meraih tangan bu Salma dan segera mencium punggung tangan mama nya itu.
"Reza baru pulang dari bali ma, tadi langsung mampir kesini"
Reza dan mama Salma duduk di sofa yang ada di ruang keluarga.
"belum Za, papa mungkin pulang entar malam."
"Ma... Reza kangen sama mama..." Reza menyandarkan kepala nya di pundak sang mama.
"duh anak mama manja banget sih padahal udah punya istri loh ini." mama Salma terkekeh melihat putra nya seperti itu.
"kalau ada Khanza pasti kamu di ejek habis habisan za..." lanjut Mama Salma.
"dia kemana ma tumben gak di rumah." tanya Reza sambil merebahkan kepala nya di atas paha sang mama.
"kata nya sih ke mall sama teman-teman nya za." jawab mama Salma, "ada apa za?kamu ada masalah?" tanya mama Salma dengan mengusap lembut rambut anak nya.
"ma, maafin Reza ya ma sudah pernah membangkang dan membohongi mama" Reza mendongakkan kepala nya, menatap wajah bu Salma.
"bohong tentang apa za?"
"Tentang Mirna ma" ucap Reza lirih.
Mama Salma mengulas senyum nya. "Apa kamu sudah tahu alasan kenapa mama menolak perempuan itu?"
"Apa mama tahu semua tentang Mirna ma?" tanya Reza dengan penasaran.
"Mama tahu semua nya za, bahkan sebelum kamu mengetahui nya, mama sudah tahu sejak awal kamu bersama dia tapi mama pengen kamu tahu sendiri semua kelakuan perempuan itu."
"kenapa mama bisa tahu?apa mama tahu apa saja kelakuan Reza?" Reza bangun dari pangkuan sang mama.
"Za...mama ini istri seorang pengusaha, jadi mama bisa memantau semua keluarga mama, mama punya beberapa orang suruhan untuk memantau papa,kamu dan khanza." jelas bu Salma.
"mama serius?" tanya Reza dengan tatapan tidak percaya nya.
"Tentu, mama tahu apa saja tentang perempuan itu, mangkanya mama menolak kalau kamu menikah dengan dia, mama juga tahu apa saja yang kamu lakukan dengan dia di apartemen miliknya, jadi semua dalam pantauan mama za" Bu Salma menyunggingkan senyum nya.
"kalau mama sudah tahu Reza pernah melakukan hubungan sama Mirna, kenapa mama waktu itu heboh ketika tahu Viona di kamar Reza?"
"Itu alasan mama untuk segera menikahkan kalian. Mama tidak mau terlalu lama menunggu lagi." Mama Salma bangkit dari duduk nya.
"kenapa mama melakukan ini semua ma?" tanya Reza sambil menatap mama nya yang ada di dekat jendela.
"Mama hanya ingin yang terbaik untuk anak mama, Bayangkan saja bagaimana kalau kamu menikah dengan Mirna?apa kamu mau berbagi lubang dengan pria lain?"
Reza tidak menjawab pertanyaan mama nya, Reza hanya bengong menatap sang mama.
"Kamu sebaik nya memperbaiki hubungan kamu sama Viona za...dia sangat rapuh saat melihat kamu berduaan dengan Mirna sedangkan saat itu orang yang di cintai nya meninggal karena sakit keras." bu Salma kembali lagi duduk di sofa sambil menatap serius pada Reza.
"Jadi mama juga tahu soal Viona?kenapa mama tidak pernah memberi tahu Reza ma?" tanya Reza
Bukannya menjawab, mama Salma malah pergi menuju kamar nya dan tak lama setelah itu beliau kembali lagi ke tempat Reza dengan membawa dua amlop coklat dengan ukuran yang besar. Kemudian beliau memberikannya pada Reza.
"Buka lah ini Za!! tanya kan mana yang kamu tidak mengerti, nanti mama akan jawab satu persatu." ucap Mama Salma sambil menyilangkan kaki nya.
😄😄😄
🔥🔥🔥🔥🔥🔥