
Suasana Hening menyelimuti ruang tamu milik Reza saat ini, semua orang saling pandang menerka apa yang membuat Viona menangis saat ini.
Reza menatap Mela dan juga Reva, mencari alasan di balik tangisan Istrinya, namun Reva dan Mela hanya bungkam, Mereka berdua tidak berani mengatakannya tanpa izin Viona.
"Ada apa Sayang?katakan!" ucap Reza sambil mengusap rambut hitam milik Viona Namun Viona tak kunjung menjawab, hal itu membuat Reza semakin penasaran di buatnya.
"Apa dosen gila itu mengganggumu lagi?" tanya Reza yang menerka-nerka.
"Bukan pak Andre tapi ulet bulu!!" ucap Viona.
Reza tersentak, kemudian ia mengurai pelukan Viona.
"Mirna??" Tanya Reza heran. Viona hanya mengangguk kan kepalanya untuk menjawab pertanyaan Reza.
Ketiga teman Reza saling memandang ketika tahu Mirna telah menemui istri Reza. Mereka menerka apa yang sedang terjadi.
"Katakan!!Apa yang dia lakukan?apa dia menyakitimu?bagian mana yang di sentuh sama Mirna?" Reza memberondong Viona dengan beberapa pertanyaan.
"Mas berjanjilah kamu tidak akan meninggalkan aku apapun yang terjadi!" Viona menggenggam tangan Reza dengan perasaan yang tidak karuan.
"Ada Vi sebenarnya?jangan buat mas bingung!!" tanya Reza sambil membenarkan helaian rambut Viona yang berantakan.
"Tadi sebenarnya aku di ajak ketemu sama Ulet bulu di cafe delux, Aku tadi udah bohong ke mas Reza." Viona menundukkan kepala nya.
"Bicaralah yang benar apa yang sedang terjadi!" Reza menaikkan dagu Viona agar bisa menatap wajah sembab istrinya.
"Mirna mengancam akan menyebarkan foto-foto mesra mas Reza dengan dia kalau aku tidak mau meninggalkan kamu mas. Citra mas Reza akan di coreng sama dia, dengan begitu mas Reza akan bangkrut." Viona menjelaskan apa yang di katakan oleh Mirna.
"Berjanjilah mas kamu tidak akan meninggalkan aku apapun yang terjadi!! Aku tidak mau berpisah dengan kamu mas hiks..hiks..." Viona menundukkan lagi kepala nya.
"Tidak akan terjadi apapun pada kita. Tenanglah!! Aku tidak akan meninggalkanmu apapun yang terjadi." Reza kembali memeluk Viona untuk menenangkannya.
Lagi-lagi Juna,Gilang dan juga Farhan terperangah mendengar ucapan Viona. Mereka bertiga saling pandang, mengisyaratkan untuk segera pulang dari rumah Reza, Mereka ingin memberi ruang untuk pasangan suami istri yang sedang ada masalah ini.
"Za kita balik dulu ya...kapan-kapan kita balik kesini lagi." ucap Juna.
"Iya Vi gue juga mau balik dulu, gue mau kencan dulu nih sama kak Gilang." Ucap Mela
"Yah..gue balik sendiri dong!!Alamakk nasib jomblo." kelakar Reva. Semua terkekeh mendengar ucapan Reva. Viona yang tadinya terisak kini bisa tersenyum mendengar ocehan Reva.
"Kita Minta maaf ya udah buat kalian gak nyaman." Ucap Reza sebelum teman-temannya pergi meninggalkan rumahnya.
"Santai bro!!" ucap Farhan sambil menepuk bahu milik Reza. Setelah berpamitan semua orang yang ada di situ melangkah ke mobil masing-masing.
Reza termanggu di teras rumahnya sambil memandang satu persatu mobil temannya yang berlalu pergi. Ia kemudian masuk untuk menemui Viona yang ada di ruang tamu.
Reza duduk di samping Viona, ia memiringkan tubuhnya untuk dapat melihat wajah istrinya. Sejenak ia berpikir untuk mengambil langka bagaimana cara menghadapi Mirna.
"Tenanglah, jangan khawatirkan apapun. Nanti sore kita sama-sama menemui Mirna di apartemen nya ya..." Ucap Reza dengan suara yang lirih.
"Aku takut reputasi mas Reza akan hancur kalau sampai dia serius dengan ancaman nya." Viona menatap wajah Reza dengan sendu.
"Jangan menghawatirkan sesuatu yang belum terjadi Vi..." ucap Reza kemudian.
"Sekarang kita makan siang dulu ya...nanti sore kita berangkat menemui Mirna." Reza mengajak Viona Beranjak menuju ruang makannya.
Mendengar ucapan Reza membuat Hati dan fikiran Viona menjadi lebih tenang, Rasa takut tak lagi menghantui dirinya.
"Bagaimana bisa makanan sebanyak itu masuk ke dalam perutnya, kamu sungguh menggemaskan istriku..." gumam Reza dalam hati sambil terus mengunyah makanan yang ada di mulutnya.
***
Matahari sudah condong ke barat, menandakan sore hari telah tiba. Saat ini Reza dan juga Viona sedang dalam perjalanan menuju apartemen Mirna.
Gurat kegelisahan tergambar di wajah Viona, Reza yang sedari tadi mengamati mimik muka sang istri langsung saja menggenggam tangan kanan milik Viona.
"Sudah Aku bilang jangan takut!!tenanglah sayang!!" ucap Reza dengan senyum yang merekah di bibirnya. Viona hanya tersenyum dan menganggukkan kepala nya pelan untuk menjawab ucapan Reza.
Reza dan Viona sudah sampai di gedung tempat tinggal Mirna, Mereka berdua berjalan menuju lift tanpa melepas tautan jari-jari mereka.
ting tong..ting tong...ting tong... Reza menekan Bel pintu masuk apartemen mantan kekasihnya ini.
Selang beberapa saat kemudian terlihat pintu terbuka lebar, tampak Mirna sedang berpakaian rapi seperti ingin pergi.
Mirna mendadak berlari menghampiri Viona dan tanpa di duga ia berjongkok sambil memegang kaki Viona. Mendapat perlakuan seperti itu dari Mirna membuat Viona memundurkan tubuh nya kebelakang.
"Tolong maafkan aku!!Maafkan aku maafkan!!" Ucap Mirna dengan mata yang mulai berkaca-kaca. Viona semakin heran dengan apa yang dilakukan oleh Mirna.
"Berdirilah Mirna!!" ucap Reza ketika melihat istri nya tidak nyaman dengan apa yang di lakukan oleh Mirna.
"Tolong maafkan aku karena sudah mengganggu kehidupan kalian." ucap Mirna saat sudah berdiri di hadapan Viona dan juga Reza.
Reza dan Viona saling menatap satu sama lain, mereka berdua sama-sama di buat heran dengan sikap Mirna saat ini.
"Aku tidak akan mengganggu kehidupan kalian lagi, aku janji tidak akan melakukan apapun untuk menghancurkan kalian." ucap Mirna dengan menangkupkan kedua tangannya.
"Apa kamu sedang berakting di depanku Mirna?" tanya Reza dengan tatapan tajamnya.
"Tidak Za...Aku serius!!" jawab Mirna sambil menatap Reza.
"Sekarang kalian pergi lah dari sini, aku akan berangkat ke bali setelah ini. Aku tidak akan melakukan apapun untuk mengganggu kehidupan kalian." Ucap Mirna lagi.
"Baiklah, kami akan pergi!! Aku harap kamu benar-benar menepati ucapanmu dengan tidak mengganggu kehidupan ku, apalagi istriku. Sekali lagi aku melihat kamu mengganggu kehidupan kami maka aku tidak segan-segan akan menghancurkanmu !!" ucap Reza dengan nada penuh ancaman.
"Iya Za aku akan menepati janjiku, sekarang kalian bisa pergi dari sini." Ucap Mirna. Tanpa berlama-lama lagi Viona dan Reza segera membalikkan badannya untuk kembali pulang.
Melihat Reza dan Viona yang berjalan dengan bergandeng tangan membuat Mirna begitu merasa kesal.
"Sampai kapan pun aku gak Rela Za kamu di miliki wanita lain!! Tapi apa boleh buat, aku harus menyelamatkan karir dan nama baikku. Sungguh aku akan merebutmu dengan cara apapun jika saja mama mu tak tahu semua rahasiaku...ahh sial!!" gerutu Mirna dalam hati sambil memandang Reza yang perlahan menghilang dari pendangan nya.
_
_
_
kira-kira apa yang sudah di lakukan mama salma ya???tunggu di episode selanjutnya kak..😀
_
_
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥