
Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, tapi Viona masih asyik di ruang gym milik suaminya.
Viona menghabiskan waktunya dengan melenggak lenggokan tubuhnya mengikuti musik yang mengiringi nya.
Dengan santai Reza memasuki rumahnya, malam ini dia tidak pulang terlalu larut karena besok harus berangkat pagi ke luar kota. Saat akan naik ke kamar nya, Reza tidak sengaja melihat lampu ruang gym nya masih menyala.
"Ngapain dia malam-malam masih di ruang gym?" gumam Reza sambil berjalan untuk melihat istrinya. Pintu ruang di buka pelan oleh Reza, kemudian dia melangkah maju lalu bersembunyi di balik rak yang ada di situ, seketika mata Reza melotot melihat Viona hanya memakai 2 helai pakaian yang kurang bahan dengan menampilkan perut dan paha yang mulus.
"sial... hanya melihatnya seperti itu kenapa nih belalai meronta ronta ingin keluar sih" gerutunya dalam hati. Reza akhirnya keluar dari tempat itu dan segera pergi ke kamarnya.
**
Pagi yang mendung menemani gadis manis yang sedang sarapan sendirian. Reza sudah berangkat sejak jam 5 pagi. "pamit dulu kek sebelum pergi,main tinggal-tinggal aja, Huuuuuhh..... dasar laki gak ada akhlak" gerutu Viona sambil mengoleskan selai pada rotinya.
Hari ini Viona tidak ke kampus karena sudah memasuki libur semester. Rencananya Viona hari ini ingin menanam tanaman seperti yang viral dilakukan para selebriti. Dengan menggunakan jeans pendek selutut serta kaos bermotif beruang Viona mulai mempersiapkan semua yang di butuhkan.
Dengan begitu semangat Viona mulai menanam beberapa jenis tanaman yang di belinya lewat online kemarin siang. Setelah semua tertanam di atas pot kemudian Viona segera menata di rak yang ada di dekat pagar rumahnya.
"Hay... orang baru ya disini??" tanya seorang pria tiba-tiba.
"eh, iya saya baru disini" jawab Viona dengan sedikit terkejut.
"perkenalkan nama gue Kevin" ucap pria itu sambil mengulurkan tangannya ke arah Viona.
"Viona" jawab Vio sambil bersalaman dengan Kevin.
"rumahku ada di sebelah situ, kita tetangga Viona..." ucap Kevin sambil sambil menunjuk ke sebelah kanan rumah Viona.
"oh disitu ya..." jawab Viona sambil melihat arah jari telunjuk Kevin.
"kalau begitu gue lanjut dulu ya, mau joging ini tadi" pamit Kevin yang kemudian langsung melanjutkan aktivitasnya "gadis yang manis dan bohay" gumam Kevin sambil mengangkat sudut bibirnya.
**
Setelah menyelesaikan pekerjaannya di luar kota, Reza segera pulang menuju rumahnya. Mampir sejenak ke sebuah rumah makan untuk mengisi perut yang sudah protes sedari tadi, dengan di temani Asisten pribadinya Reza menikmati makan siangnya.
"Pak, Bu Mirna sudah kembali ke jakarta 2 hari yang lalu." ucap Adit kepada Reza.
"kenapa dia pulang cepat?bukannya Mirna di bali masih lama?" tanya Reza
"saya kurang tau alasannya pak, kemarin saya ingin memberitahu bapak tapi saya takut menggangu waktu bapak dengan bu Viona". jelas Adit.
Mendengar nama Viona, tiba-tiba Reza ingat bahwa tadi pagi tidak berpamitan kepada Viona. "dia pasti mencariku, nanti lah aku akan belikan dia sesuatu untuk minta maaf kepadanya, Aiiiishh.... kenapa aku resah seperti ini?ohh tidak tidak tidak, jangan-jangan aku mulai ada rasa sama dia" gumam Reza dalam hati.
drrtt...drrt...drrtt..drrtt...ponsel Reza bergetar, ternyata dari Mirna.
"hallo sayang..." ucap Mirna di sebrang sana.
"Kamu sudah pulang?" tanya Reza tanpa basa basi.
"maaf ya tidak memberitahu mu, aku benar benar sibuk sayang, sementara kita belum bisa bertemu ya." jelas Mirna kepada Reza.
"kenapa?" tanya Reza.
"Aku ada banyak jadwal pemotretan iklan sayang, kalau aku udah ada waktu luang aku kabari ya..." ucap Mirna dengan nada yang lembut.
"baiklah kalau begit, aku tutup dulu telfonnya, aku mau pulang." ucap Reza yang kemudian langsung menutup panggilan dari Mirna.
😉