
Berbagai makanan tersaji di atas meja yang di pesan oleh Reza, mulai dari cumi,lopster sampai ikan bakar ada di sana. Tentu saja semua itu adalah pesanan Viona.
Reza di buat menganga melihat kelakuan Viona yang menurutnya sedikit lucu, karena bisa-bisa nya ia melampiaskan kemarahannya dengan makan sebanyak itu.
"Kenapa ngeliatin aku kayak gitu?" tanya Viona dengan ketus.
"Aku senang kamu tidak ngambek lagi." jawab Reza dengan entengnya.
"Siapa bilang aku udah gak marah lagi!!" ucap Viona dengan menatap tajam wajah suaminya.
"La terus ini apa?tadi katanya gak mau makan." kelakar Reza.
"Aku masih marah ya!!Marah itu butuh energi, makanya aku makan banyak huhh!!!" Viona terus saja makan menghabiskan sisa udang asam manis di piringnya.
Reza diam, tidak menjawab ucapan Viona. Terlihat jelas bahwa saat ini Viona masih kesal dengan dirinya. ia terus saja menatap Viona yang saat ini masih saja terus menghabiskan makanannya. ia heran saja dengan Viona, biasanya seorang wanita akan terlihat anggun saat berdua dengan pasangannya, tapi tidak untuk Viona. ia selalu menjadi dirinya sendiri tanpa menjaga image di depannya.
"Vi...udah Vi, jangan melampiaskan kekesalan mu dengan cara seperti ini, kasian perut kamu akan meledak nanti." ucap Reza dengan khawatir.
"Terus dengan cara apa aku harus melampiaskannya?apa aku harus menangis?apa aku harus mencakar wanita itu?atau haruskah aku mencaci mas Reza hah?" cerocos Viona dengan kesal.
"Terserah kamu mau seperti apa, tapi jangan sakiti dirimu sendiri Vi, kasian perut kamu harus mencerna semua makanan ini." ucap Reza.
Viona menyelesaikan makannya, ia berjalan menuju wastafel yang ada di ruangan itu, mencuci bersih tangannya yang kotor, ia menatap dirinya sendiri di cermin yang ada di hadapannya.
"Kenapa sih kebiasaan ini belum juga hilang, aku masih saja kayak monster kalau lagi kesal seperti ini huhh" gerutu nya dalam hati sambil meniup poni nya dengan kesal.
Setelah di rasa cukup tenang, Viona kembali lagi ke tempat duduknya. Reza terus menatap istrinya yang masih saja menampilkan wajah murungnya.
"Vi, aku minta maaf untuk yang telah terjadi tadi, sungguh aku tidak tahu kalau perempuan itu ada disana." ucap Reza sambil memegang kedua tangan Viona.
"Bohong!!!" Jawab Viona singkat.
"Enggak Vi, aku benar-benar tidak tahu Vi, aku berani bersumpah!!" ucap Reza dengan serius.
"Iya, Setelah ini aku tidak akan membiarkan dia mendekat lagi. Sekarang kita pulang yuk!" ucap Reza dengan menatap manik hitam Viona.
Mereka berdua segera beranjak dari ruangan VIP itu, Reza meraih tangan Viona untuk di gandengnya, tidak ada penolakan dari Viona.
Dalam perjalan pulang, Viona hanya diam menatap keluar jendela, Ia masih saja kesal dengan apa yang di lihatnya tadi, Reza sesekali melirik wanita yang ada di sampingnya.
"Vi...udah ya marahnya, jangan diem kayak gini ya..." ucap Reza sambil tangan kirinya menggenggam tangan Viona.
"Aku gak marah mas, tapi aku tuh kesel banget!!" Viona berbicara tanpa melihat suaminya itu.
"Aku tuh kesel kalau ingat kamu di pegang-pegang sama dia, aku tuh jadi ngebayangin kamu celap celup wortel sama dia. Uhhhh sumpah deh mas aku aku gak rela banget!!!" ucap Viona dengan nada yang berapi api.
Mendengar ucapan Viona membuat Reza merasa bersalah, Ia bersalah tidak bisa menjaga wortel nya dengan baik. Memang semua wanita pasti akan marah jika tahu pasangannya sudah melakukan hubungan dengan wanita lain.
"Maafin aku Vi, karena aku tidak bisa menjaganya dengan baik, kamu boleh minta apapun asal jangan mogok bicara sama aku ya..." ucap Reza dengan lembut.
"pokoknya mas Reza harus membersihkan diri dari sisa lumut wanita itu yang sudah pernah menempel di tubuh mas Reza!!!" Ujar Viona dengan menatap tajam wajah Reza.
"iya Vi iya...nanti aku akan mencari sabun anti lumut untuk membersihkan semua tubuh aku." ucap Reza dengan menahan tawanya. ia gemas sekali melihat sikap Viona yang seperti ini.
Tidak lama setelah meluapkan kekesalannya, Viona diam tak bersuara lagi, karena penasaran Reza menoleh ke tempat Viona, ia terkejut mendapati Viona sudah terlelap dalam tidurnya.
"Cepat banget tidurnya!! habis makan sebanyak itu bisa-bisa dia tidur secepat ini." gumam Reza pelan sambil mengusap lembut puncak rambut istri nya.
ββββ
Hay kak terus tunggu kelanjutannya ya...maaf gak bisa crazy up di karenakan othor di Real life sambil jualan nihππππππ
Terima kasih sudah mampir kesiniππjangan lupa vote,like dan komennya ya kakkππ
π₯π₯π₯π₯