Wheel Of Love

Wheel Of Love
Kado pernikahan



Suasana di dalam rumah Reza terasa lebih membahagiakan dari sebelumnya. Aura kebahagiaan tergambar di wajah pasangan suami istri ini. Kedua nya sedang duduk di ruang makan untuk menikmati sarapannya.


Hari ini Reza masih cuti dari pekerjaan nya, ia ingin menghabiskan waktu berdua dengan Viona. Saat sedang menikmati malanannya tiba-tiba mbak Sri datang ke ruang makan.


"Maaf Non mengganggu, di luar ada tamu katanya kakak non Viona." ucap mbak Sri.


"Tolong mbak sri buatkan minum dulu ya, sebentar lagi saya selesai sarapan." ucap Viona.


Reza dan Viona dengan cepat menghabiskan makanannya dan kemudian berjalan ke ruang tamu untuk menemui kedua kakaknya.


"Hay kak...tumben pagi-pagi udah kesini?" sapa Viona saat sudah sampai di ruang tamu.


"Emang gak boleh ya kalau kesini nya pagi?apa kita mengganggu kegiatan kalian?" Seloroh Riki.


"Hmmm sepertinya kita sudah mengganggu kegiatan drakula yang sedang menghabisi mangsanya kak." imbuh Dika ketika melihat leher adiknya yang di penuhi tanda merah.


Reza menaikkan sudut bibirnya ketika mengerti apa yang di maksud kedua kakak iparnya, Sedangkan Viona terlihat salah tingkah menutupi kissmark di lehernya.


"Ngapain pakek ditutupin Vi? Biasa aja kali!!" kelakar Riki.


"Udah deh kak, kalian ini kesini sebenarnya ada perlu apa?kok tumben banget gitu loh kesini nya pas di jam kerja." cerocos Viona.


"Kita emang sengaja kesini, kakak mau memberi kado pernikahan kalian, kemarin lupa ngasihnya waktu resepsi." ucap Dika sambil menyerahkan kotak kecil berwarna hitam.


"Buka aja sekarang Vi." sahut Riki. Karena penasaran Viona segera membuka kotak pemberian kakaknya. Matanya membeliak tak kala melihat kunci mobil di dalam kotak itu.


"Lihatlah...hadiah mu ada di depan." ucap Riki.


Viona langsung saja berdiri dan berjalan keluar dari rumahnya di ikuti oleh Reza di belakangnya. Lagi-lagi matanya terbuka lebar tak kala ia melihat mobil BMW M2 Apline white tengah terparkir di halaman rumahnya. Viona terperangah melihat hadiah dari kedua kakaknya itu.



"Kak ini serius untuk Vio?" tanya Viona yang masih menatap mobil putih di hadapannya.


"Serius lah!!" Jawab Dika yang sudah berdiri di samping Viona bersama Riki.


"Ahhh makasih kak makasih!!!" Teriak Viona sambil memeluk kedua kakaknya secara bergantian. ia bahagia mendapat kado istimewa dari kedua kakaknya itu, tanpa sadar ia mengalungkan tangannya di leher Dika dari belakang.


Sejenak Riki melirik Reza yang sedang bersekedap di pilar yang ada di teras rumahnya. Riki melihat Reza yang sedang menatap mereka bertiga dengan tatapan tidak sukanya.


"Vi, kalau kamu tidak ingin kami kena bogem mentah dari suamimu, segera lepaskan Dika." ucap Riki lirih tanpa menatap Viona dan Dika.


"Lepaskan tanganmu Vi dari leher kakak, sana ajak suamimu kesini." imbuh Dika.


Viona melepaskan tangannya dari leher sang kakak, ia membalikkan badan dan berjalan menuju tempat Reza berada saat ini.


"hmm rupanya mas Reza sedang cemburu nih." gumam Viona dalam hari ketika sudah berada di hadapan Suaminya.


Viona menatap Reza yang sedang cemberut di sisi pilar. Ia menahan tawanya ketika melihat Reza yang cemburu pada kedua kakaknya.


"Mas..." ucap Viona


"Hmmm" jawab Reza singkat.


"Kamu aja yang kesana." jawab Reza dengan datar.


"Jangan cemburu mas, Mereka itu kakak ku. Tidak mungkin mereka akan merebut ku dari mas Reza." ucap Viona dengan suara yang lembut.


Reza menatap wajah Viona dengan seksama, ia benar-benar tidak suka Viona bersentuhan dengan laki-laki lain meskipun itu kakaknya sendiri.


"Jangan di ulangi!!Aku tidak suka." ucap Reza dengan wajah yang terlihat kesal.


Tanpa menjawab Viona menjinjitkan tubuhnya dan kemudian cup, dia mengecup bibir Reza di hadapan kedua kakaknya. ia tahu ini lah senjata paling ampuh untuk meluluhkan suami nya yang sedang merajuk itu.


Dan Benar saja, Mata Reza langsung berbinar setelah Viona mengecup bibirnya. Ia sangat senang ketika Viona bersikap agresif seperti saat ini.


"Jangan marah lagi ya sayang!!" ucap Viona pelan. Reza hanya tersenyum untuk menjawab ucapan Viona.


Sementara itu Dika dan Riki saling sikut menyikut mendapati kelakuan Reza yang masih seperti bocah itu. Mereka berdua rasanya ingin muntah ketika melihat sepasang suami istri yang sedang berciuman di depan rumahnya.


"Cih!!Enek gue lihat adegan mesra adik elu itu kak!!" gerutu Dika.


"Adik elu juga kali!!" jawab Riki.


Viona kembali lagi ke tempat kakaknya berada di ikuti oleh Reza di belakangnya. Reza kembali lagi ke mode On. Hilang sudah Jurus merajuk nya setelah mendapat hadiah dari Viona.


"Terima kasih atas kado pernikahannya" ucap Reza pada Dika dan juga Riki.


"Sama-sama adik ipar." Kelakar Dika.


"Kalian tidak ingin mencobanya?" tanya Riki.


"Nanti aja kak, sekarang masuk lagi yuk kak, kita ngobrol di dalam." ucap Viona.


Akhirnya Mereka semua masuk lagi ke dalam rumah untuk menikmati makanan dan minuman yang sudah disiapkan oleh Asisten tangga Viona.


Gelak tawa menggema di ruang tamu ketika mereka membahas masa kecil Viona yang sangat nakal. Viona merasa kesal karena Dika dan Riki membongkar masa kecilnya di hadapan suaminya.


"Dasar kakak gak ada akhlaq!!!!!" Umpat Viona dengan kesalnya.


_


_


_


Ada yang mau BMW M2 gak nih???😀


_


_


_


🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥