
Viona membolak balikkan kado pemberian Dari Gilang. Viona belum pernah melihat barang seperti ini. Ia mengernyitkan keningnya melihat barang yang ada di tangannya.
"Mas ini apa sih?" tanya Viona sambil menunjukkan barang yang di pegang nya.
Reza meletakkan ponsel nya dan mengalihkan pandangan nya ke arah Viona. Seketika tawanya meledak ketika melihat barang yang ada di genggaman Viona.
"Ha..ha..ha...ha.... Kamu tidak tahu sayang ini apa?memang ini dari siapa?" tanya Reza yang masih saja tertawa.
"Ini dari Gilang mas. Memang ini apa kok kayak jelly!" sekali lagi Viona membolak balikkan barang yang ada di tangannya.
"Gilang memang gila!! ini namanya pelumas s*x sayang. Kamu browsing aja deh apa kegunaannya." ucap Reza. Ia melihat ada secarik kertas yang ada di dalam kotak kadonya.
*Semoga sukses bro!! membobol prawan itu susah!!siapa tahu ini membantu. ha..ha..ha..ha...*
"Gilang memang gila." ucap Reza setelah membaca kertas yang di tulis Gilang.
Viona meletakkan jelly pemberian Gilang, ia ikut terkekeh melihat tulisan yang di buat oleh Gilang. Viona mengambil kotak kado yang bertuliskan nama Juna, kali ini Viona menyuruh Reza untuk membuka nya.
Reza tertawa terbahak bahak melihat kado pemberian Juna, ia tidak menyangka Juna akan memberinya Tissu magic dan obat kuat.
*Buat jaga-jaga kalau pertarungan semakin sengit.*
secarik surat dari Juna.
Karena penasaran Reza membuka juga kado dari Farhan, sungguh ia tidak menyangkan Farhan se konyol ini. Farhan memberikan kado berupa 2 pak tissu wajah dan sebotol shampo.
*kalau sudah selesai bikinin gue ponakan jangan lupa pakai tissu ini biar gak belepotan. Dan jangan lupa untuk keramas setelahnya.*
Reza tidak bisa berhenti tertawa ketika melihat kelakuan ketiga teman nya yang benar-benar gesrek itu. Ia meletakkan semua kado pemberian ketiga temannya di atas meja. Viona juga ikut tertawa melihat betapa konyolnya kelakuan cowok-cowok yang hampir berkepala tiga ini.
Viona membuka kado pemberian dari Mela, ia membeliakkan matanya ketika melihat sebuah lingerie berwarna merah nyala di dalam box pemberian Mela.
*semoga sukses nanti malam* sebuah tulisan yang menyertai kado pemberian Mela.
Reza melihat Viona yang mengeluarkan sebuah lingerie Yang begitu sexy, langsung saja ia membayangkan Viona memakai pakaian itu.
"Coba sekarang dong sayang...aku pengen liat." Reza menggoda Viona.
"Enggak ah, kalau kelinci nya udah gak berdarah baru pakai ini mas." ucap Viona dengan mata yang mengerling.
"Hmmm genitnya istriku!!" ucap Reza sambil mencubit pipi Viona.
"Aku buka kado dari Reva dulu ya mas." Ucap Viona saat membuka box pemberian Reva. Lagi-lagi Viona di buat terkejut melihat pemberian temannya. Kali ini Reva memberinya dua set bikini yang sexy berwarna hitam dan biru.
*Pakailah saat berenang!!siapa tahu pengen nyoba seperti adegan di film-film blue yang ada di kolam renang.*
Reza terkekeh membaca tulisan Reva, ia tidak menyangka kalau orang-orang terdekatnya gesrek semua. Tinggal satu kotak yang belum di buka, Viona ingat ini adalah kado pemberian dari pak Andre, ia menerka apa isi di dalam kotak ini.
"Buka aja yank, ini dari dosen kamu itu kan!" ucap Reza. Viona pun membuka kotak pemberian dari pak Andre. Ia melihat hanya ada dua kertas di dalamnya, kertas dengan tulisan tangan dan kartu nama pak Andre.
*Bila sudah bosan dengan suami mu silahkan hubungi nomor yang ada di kartu nama ini. Aku pasti akan menggantikannya menjadi suamimu*
"Kurang Ajar!!! rupanya dia menantang ku lagi!!" Reza meremas kertas pak Andre.
"Mas...gak usah ngurusin dosen gila itu. mungkin dia punya kelainan sampai-sampai terobsesi seperti itu." ucap Viona menenangkan Suaminya.
"Aku akan bikin perhitungan sama dia!!" Sungut Reza.
"Jangan mas...jangan kotori tangan Mas Reza karena pria gila itu mas." ucap Viona
"Mas Reza gak usah khawatir, Vio hanya milik mas Reza seutuhnya." ucap Viona sambil menatap dalam manik hitam Reza.
"Baiklah kalau itu mau mu, tapi jangan halangi aku lagi ketika dia berani menyentuhmu yang!!" Reza akhirnya berhasil di luluhkan oleh Viona.
Siang ini mereka habiskan dengan Unboxing kado-kado yang menumpuk di dalam box besar di sudut ruangan. Banyak sekali barang yang sudah di terima oleh mereka berdua, mulai dari barang yang benar sampai barang seperti pemberian ketiga sahabat Reza.
Menjelang sore mereka berdua telah menyelesaikan kegiatan unboxing semua kado yang ada di dalam box. Viona bersandar di lengan Reza dengan manjanya. Melihat Viona yang semakin berani mendekat denganya membuat Reza semakin gemas saja.
Perlahan Reza menegakkan tubuh Viona, Di sandarkan nya tubuh Viona di sandaran sofa. Tatapan kedua bersirobok. Terlihat kilatan hasrat yang membara di pelupuk mata Reza.
Pelan tapi pasti Reza berhasil mendekatkan bibirnya dengan bibir Viona. Di kecup nya dengan pelan bibir berwarna merah muda itu. Dengan sedikit gigitan Reza berhasil membuka bibir Viona yang masih mengatup.
Reza mel*mat pelan bibir merah muda milik Viona, ia menyesap dan menikmati bibir sexy itu. Viona mulai bisa mengimbangi permainan suaminya. ia juga ikut melakukan apa yang sedang di lakukan suaminya.
Sambil menikmati ciuman yang menggelora, tangan Reza mulai mencari dua bukit teletubis milik Viona, di rem*s nya dengan lembut Dua gundukan yang menggodanya selama ini.
"Hmm...besar juga ukurannya." gumam Reza dalam hati.
Semakin lama ciuman mereka semakin menuntut, Viona sudah bisa mengimbangi permainan suaminya, sesekali ia melepaskan bibir suaminya ketika sudah kehabisan nafas.
Hasrat menggebu tengah menyelimuti kedua nya, Viona merasakan glenyer aneh ketika Reza menyusupkan tangannya lewat kancing jamsuit yang di pakainya saat ini. Reza mencari puncak dari gundukan yang sedang di mainkan nya. ia mulai memainkan puncak itu dengan pelan, Viona menggelinjang ketika Reza semakin menggencarkan aksinya.
"Mas...mas Reza...!!" rancau Viona dengan mata yang terpejam karena menahan hasrat yang membara.
"Sayang...Aku sudah gak tahan lagi." bisik Reza dengan pelan di telinga Viona.
_
_
_
Hoam....Othor udah ngantuk nih!!besok di sambung lagi ya gengs😴😴😴😴😴😴 Maaf kalau sudah bikin nanggung✌️✌️✌️✌️
_
_
_
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥