Wheel Of Love

Wheel Of Love
Bukti



Raut kebahagiaan terpancar di wajah Viona dan Reza. Senyum merekah tergambar di wajah masing-masing, Setelah hampir tiga bulan melalui drama pernikahan yang mengoyak hati keduanya.


Cinta yang besar telah tumbuh di hati seiring berjalannya waktu. Perasaan yang awalnya datang dari Rasa bersalah yang begitu besar kini sudah menjadi perasaan cinta yang tulus dari hati.


"Sayang... apa kamu sudah lelah?" Tanya Reza ketika melihat raut wajah istrinya yang sudah berubah.


"Lumayan mas, aku ngantuk." jawab Viona tanpa melihat Reza. Viona sedang asyik melihat group band yang sedang bernyanyi di atas tempat yang sudah di sediakan.


"Kamu pengen ikut nyanyi sayang?" tanya Reza.


"Gak ah mas aku malu, suaraku jelek." jawab Viona


"Ayo kita turun...kamu ikut mas ke atas panggung." Reza Berdiri dari tempat duduknya mengulurkan tangan kanannya pada Viona.


"Mas Reza yakin bisa nyanyi?" Viona meyakinkan suaminya. Reza hanya menjawab dengan bibir yang mengulas senyum.


Mereka berdua turun dari pelaminan dengan bergandeng tangan, Mereka berdua berjalan menuju panggung, Suara MC mengentrupsi Reza untuk segera naik ke atas panggung.


Reza dan Viona sudah sampai diatas panggung, Para tamu undangan mengalihkan pandangan ke atas panggung. Viona tersipu malu karena semua orang sedang menatapnya.


Reza menerima microfon yang di berikan oleh si pemandu acara. Ia menatap Viona dengan seksama.


"Lagu ini saya persembahkan untuk sosok wanita cantik yang berada tepat di depan saya. Wanita terindah yang di pilihkan mama untuk menemani saya berlayar dalam lautan rumah tangga yang akan kami mulai setelah ini. Terima kasih sudah memberikan cinta yang begitu besar, Terima kasih sudah menerima segala kekurangan saya. Lagu Bukti dari Virgoun ini saya persembahkan untuk kamu istri yang paling saya cintai." ucap Reza sambil mengusap lembut pipi Viona yang terlihat merona. Musik mulai mengiringi Alunan lagu yang di bawakan oleh Reza.


🎵Memenangkan hatiku bukanlah


Satu hal yang mudah


Kau berhasil membuat


'Ku tak bisa hidup tanpamu


Menjaga cinta itu bukanlah


Satu hal yang mudah


Namun sedetik pun tak pernah kau


Berpaling dariku


Beruntungnya aku


Dimiliki kamu


Kamu adalah bukti


Dari cantiknya paras dan hati


Tentang terang dan gelapnya hidup ini


Kaulah bentuk terindah


Dari baiknya Tuhan padaku


Waktu tak mengusaikan cantikmu


Kau wanita terhebat bagiku


Tolong kamu camkan itu


Meruntuhkan egoku bukanlah


Satu hal yang mudah


Dengan kasih lembut kau pecahkan


Kerasnya hatiku


Beruntungnya aku


Dimiliki kamu


Kamu adalah bukti


Dari cantiknya paras dan hati


Tentang terang dan gelapnya hidup ini


Viona menitikkan air mata bahagianya, ia sama sekali tidak menyangka punya suami romantis seperti ini. ia menatap dalam manik hitam Reza yang sedang mengakhiri lagunya. Tepuk tangan dari semua orang yang hadir menggema di dalam ruangan itu.


"Cium..cium...cium...cium!!!"Suara para undangan sambil menepuk kan kedua tangannya.


Tanpa menunggu lama Reza mendekatkan wajahnya dengan Viona. Di pandangnya bibir yang sudah lama ingin di rasakan nya itu. Viona memejamkan matanya ketika nafas Reza sudah terasa di kulit wajahnya.


Dengan lembut Reza mengecup bibir Viona. Reza menggigit pelan bibir Viona agar sedikit terbuka. Reza mel*mat bibir kenyal Viona dengan penuh perasaan sampai ia tak sadar suara riuh para undangan yang heboh melihat adegan sepasang suami istri yang tengah di mabuk asmara itu.


Viona menginjak kaki suaminya dengan high heels yang di pakainya karena sudah tersadar dengan apa yang sudah dilakukannya. Reza melepaskan bibirnya dari bibir milik istrinya, ia nyengir karena tidak sadar telah terbawa suasana yang begitu mendebarkan baginya.


Viona dan Reza turun dari atas panggung untuk kembali ke pelaminan, mereka turun dengan wajah yang memerah karena malu. Di sepanjang jalan menuju pelaminan semua berucap "Cie..cie..cie..cie..cie..."


Reza dan Viona duduk kembali di kursi pelaminannya. Mereka saling meremas jari yang saling bertautan.


"Kamu mau lagi sayang?" bisik Reza di telinga Viona.


"Mas!!Jangan bahas hal mesum disini!!" jawab Viona dengan ketus.


Reza tergelak melihat ekspresi lucu Viona. Mereka duduk menikmati sisa waktu menjadi raja dan ratu sehari.


Viona membeliak kan matanya tak kala melihat Pak Andre yang sedang berjalan menuju pelaminan. Viona tidak merasa mengundang pak Andre untuk datang di pernikahannya.


"Mas...siapa yang mengundang pak Andre?" tanya Viona sambil memandang suaminya.


"Mas yang ngundang dia.." jawab Reza dengan entengnya.


"Kenapa mas?"


"Agar dia tahu kamu benar-benar sudah menikah." ucap Reza.


Viona dan Reza berdiri ketika pak Andre sudah mendekat dengan mereka berdua.


"Selamat Vi atas pernikahannya. Semoga kamu bahagia." ucap pak Andre sambil Menjabat tangan Viona.


"Terima kasih pak Andre." jawab Viona


"Pak Reza selamat sudah mendapatkan istri yang pernah saya inginkan." ucapan pak Andre terdengar seperti genderang di medan perang.


"Terima kasih pak Andre sudah datang di pernikahan kami." ucap Reza dengan wajah yang menyeringai. Pak Andre memberikan paperbag yang berisi kado untuk Viona.


Pak Andre turun dari pelaminan dan segera keluar dari ruangan yang menyesakkan dadanya. Sepeninggalan pak Andre, Reza melihat jam tangan yang ada di pergelangannya.


"Sayang ayo kita istirahat dulu. Nanti malam masih ada gala dinner bersama keluarga dan orang-orang terdekat kita." ucap Reza.


"Iya mas..aku udah capek rasanya." ucap Viona dengan muka yang memelas.


Akhirnya mereka berdua turun dari pelaminan dan berjalan ke kamar mereka. Viona melepas high heels nya karena kakinya sudah capek setelah hampir sehari berdiri.


_


_


_


Maaf yaaa gengs baru bisa up🙏hari ini othor banyak acara nih😀nanti malam bakal up lagi tapi gak janji yaaa zheyenk✌️


_


_


_


🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥