
Di sudut kamarnya, Bu Salma sedang tersenyum dengan bahagia, menatap ponsel yang beberapa menit yang lalu bergetar karena ada pesan masuk.
Setelah di buka ternyata pesan dari orang suruhan nya yang melaporkan kegiatan Reza dan Viona malam ini.
"Akhirnya kalian bisa juga saling mencintai, oh Ya Tuhan terima kasih untuk semua ini." Gumam Bu Salma sambil memandang Foto yang ada dalam ponselnya.
Pak Danu yang baru saja masuk ke dalam kamarnya menghampiri istrinya yang sedang duduk di sofa sambil senyum-senyum sendiri memandang ponselnya.
"Lihat apa sih ma kok kelihatannya mama bahagia?" tanya pak Danu penasaran.
"Sini pa mama punya berita bagus." ucap Viona sambil menepuk sofa di sampingnya.
"Ada apa ma?" pak Danu duduk di samping Bu Salma sambil merentangkan kedua tangannya.
"Lihat ini deh pa, lihat anak papa romantis banget kan.." ucap Bu Salma sambil menunjukkan foto yang ada di ponselnya. Pak Danu melihat beberapa foto anak dan menantunya yang ada di ponsel istrinya.
"Apa ini berarti mereka sudah saling menerima ma?" tanya pak Danu ketika melihat Reza yang sedang berciuman dengan Viona.
"Kelihatannya begitu pa, mungkin setelah ini kita harus segera melakukan Resepsi pernikahan mereka pa." ucap Bu Salma sambil meletakkan ponselnya.
"Iya ma, kita lebih baik segera bertemu dengan Surya untuk membahas ini." ujar pak Danu.
"Mama gak nyangka ternyata Reza bisa juga romantis sama istrinya, mama kira dia akan seperti papanya." Ucap Bu Salma penuh arti kepada pak Danu.
"Jadi Mama pengen dinner romantis sama papa kayak yang di lakukan Reza gitu?" tanya Pak Danu
"Ish papa ini!!! Malu kali pa sama anak!!" ucap Bu Salma dengan kesal.
"Papa kan hanya menawari mama. Tapi tunggu deh ma, mama tahu dari mana foto-foto Reza dan Viona?" pak Danu penasaran.
"Dari orang suruhan mama lah." jawab bu Salma dengan entengnya.
"Sebentar...sebentar...maksud mama bagaimana?" pak Danu belum mengerti maksud istrinya.
"Mama punya beberapa orang-orang suruhan yang bertugas untuk memantau setiap kegiatan keluarga kita atau pun orang yang dekat dengan kita." Ucap bu Salma.
"Jadi selama ini mama memantau papa,Reza dan juga Khanza?" tanya Pak Danu dengan wajah terheran heran.
"Tentu. Mama tahu setiap yang di lakukan papa dan kedua anak mama, bahkan Viona dan juga Mantan wanita Reza pun mama pantau." ucap Bu Salma.
"Berarti mama juga tahu apa yang terjadi dengan menghilangnya sekretaris papa dulu?" tanya pak Danu dengan serius.
"Jadi apa alasan mama saat itu tidak langsung mengatakan nya pada papa?" tanya pak Danu sambil menatap Istrinya dengan sejuta rasa bersalah.
"Mama hanya menunggu papa yang jujur kepada mama, tapi sayangnya papa lebih suka menyembunyikan semua itu, lagian mama juga tidak ingin anak-anak yang menjadi korban kalau kita sampai bertengkar, apalagi sampai berpisah jadi mama simpan semua perasaan kecewa itu sendiri." ucap Bu Salma dengan air mata yang siap meleleh ke pipinya.
Pak Danu meraih tangan bu Salma dan mengecupnya dengan rasa penyesalan yang begitu dalam.
"Maafin papa ya ma, papa memang salah besar sudah pernah tergoda oleh perempuan itu. Papa khilaf saat itu ma." ucap pak Danu dengan wajah yang tertunduk.
"Sebenarnya papa saat itu ingin jujur kepada mama, tapi papa tidak ingin mama meninggalkan papa, papa sangat mencintai mama dan anak- anak ma." ucap Pak Danu sambil mengusap Air mata penyesalannya yang tidak bisa di bendung lagi.
"Sudah ya pa, kita tidak usah membahas masa lalu itu, sekarang saat nya kita menata masa depan anak-anak kita, jadi berjanjilah pa untuk tidak mengulang kesalahan yang sama. Ingat, Papa sudah mulai banyak kerutan nih,!" Bu Salma mengusap sisa air mata pak Danu.
"Kenapa kalau sudah banyak kerutan ma?" tanya Pak Danu
"Itu tandanya papa sudah tua, tenaga papa gak sebagus seperti muda dulu pa, apa papa gak malu jika papa ingin selingkuh lagi dengan yang lebih muda?pasti papa akan di tertawakan karena sudah tidak perkasa lagi." ucap Bu Salma dengan nada yang mengejek.
"Tua bukan berarti lemah ma...lihat saja akan papa buktikan kepada mama setelah ini, tidak akan papa ampuni mama malam ini." Pak Danu menyeringai sambil meraih tubuh istrinya dan langsung menggendongnya.
"Mari kita buktikan sekuat apa suamiku sekarang!!" ucap Bu Salma sambil melingkarkan tangannya di leher pak Danu.
Setelah sampai di tepi Ranjang pak Danu meletakkan istrinya dengan lembut dan penuh kasih sayang, ditatapnya wajah wanita yang sudah menemaninya selama 30 tahun itu, terlihat cantik di usia nya yang tidak muda lagi.
"Papa akan membuktikan kalau papa lebih romantis dari Reza." Ucap Pak Danu sambil mengungkung tubuh istrinya.
_
_
😀😀😀😀
_
Ada yang tahu pak Danu dan bu Salma mau ngapain?
_
🔥🔥🔥🔥🔥