
Sebagai mahasiswi yang ada di semester 8 tentunya akan di sibukkan banyak hal untuk menyelesaikan ujian yang terakhir yaitu skripsi.
Sama hal nya dengan Viona dan teman-teman nya, mereka semua sedang fokus menyelesaikan skripsi nya karena sebentar lagi mereka semua akan Sidang.
Setelah menikmati makan siang nya di kantin, Viona Mela dan Reva pergi ke perpustakaan kampus untuk mencari referensi atau hal lain untuk melengkapi Skripsi nya, Mereka bertiga serius belajar tanpa ada yang berbicara.
"Vi...Ini ada coklat untuk kamu." tiba-tiba Viona di kagetkan suara laki-laki yang ada di sebelah nya, Viona perlahan mendongakkan kepala nya dan ternyata pak Andre lah yang sedang berdiri dengan menyodorkan satu bungkus coklat.
Sejenak Viona hanya diam memandang wajah pak Andre, ia merasa bingung saja dengan sikap pak Andre. " emmmm.... ini untuk apa ya pak?" tanya Viona kemudian.
"Kebetulan tadi saya di tawari anak fakultas bisnis, jadi saya beli satu terus lihat kamu ada di sini, jadi ya untuk kamu saja coklat ini." jelas pak Andre yang jelas itu hanya sebuah alasan saja.
"oh terima kasih pak." jawab Viona kikuk. Tanpa berbicara lagi Pak Andre segera meninggalkan gedung perpustakaan itu. Reva dan Mela yang sedari tadi melihat Sikap pak Andre hanya diam dan saling sikut.
"tuh kan gue bilang juga apa, pak Andre tuh pasti naksir Viona Re..." ucap Mela sambil berbisik kepada Reva.
"Wah...tahu aja tuh kalau ada cewek bening." ucap Reva sambil membelakkan mata nya.
Viona memberikan bahasa isyarat kepada kedua temannya untuk segera keluar dari gedung perpustakaan ini, Dan akhirnya mereka bertiga berjalan keluar meninggalkan perpustakaan menuju taman yang ada di depan kampus.
Di sepanjang jalan Mela dan Reva sedang menggoda Viona yang sedari tadi memanyunkan bibirnya.
"Cie di taksir dosen."
"Ah ternyata ada yang naksir nih"
"Sebentar lagi jadi trending nih di kampus, secara kan tadi ada banyak orang di perpustakaan."
"Ah...hilang satu tumbuh seribu nih" Suara ocehan Mela dan Reva dengan di iringi gelak tawa keduanya.
"DIAMM!!!BERISIK AH!!!" teriak Viona kesal.
Mereka bertiga duduk di bangku taman yang ada di depan kampus. Viona membolak balikkan coklat pemberian dari pak Andre tadi.
"Kira-kira kenapa ya tuh dosen?" tanya Viona kepada Mela.
"yang jelas dia tuh pengen deketin elu vi..." Jawab Mela.
"Gila tuh dosen, masak iya dia mau deketin bini orang." ucap Viona.
"Eh Vi, emang siapa yang tahu selain kita kalau elu udah nikah?" tanya Reva
"oh iya ya, gue kan nikah diem-diem ha ha ha" Viona tertawa lepas mengingat kebodohannya.
"Cantik tapi bego ya." ejek Mela
"Sialan lo!!!" sahut Viona sambil menoyor lengan Mela.
"Pulang yuk gengs, kan udah gak ada kelas lagi." ucap Reva sambil menaik turunkan satu alisnya.
⛅⛅⛅⛅⛅
Sore hari jalanan di jakarta mulai macet, banyak orang pulang dari aktivitas nya masing-masing, Sama hal nya Reza pun terkena macet di sepanjang jalan ibukota, entah kenapa hari ini ia pulang lebih cepat dari biasanya.
Pukul 16.40 Reza sudah sampai di Halaman rumahnya, Berjalan dengan cepat memasuki rumahnya. Sepi, itulah suasana yang saat ini di rasakan di dalam rumahnya.
Reza tidak langsung naik ke kamarnya melainkan mencari keberadaan Viona terlebih dahulu, Dia berjalan ke ruang GYM dan ternyata kosong tidak ada Viona di sana. Kemudian dia berjalan ke belakang lagi dan mata nya tercengang begitu melihat pemandangan indah yang membuat Wortel Nya terusik. Dilihat ya dari jauh Viona yang memakai baju renang yang sexy itu. Ingin sekali ia menerkam Viona yang sudah sukses menggoda nya.
"Bu...bu Mina..." Reza memanggil Bu Mina yang kebetulan akan ke dapur.
"Iya den, ada yang bisa saya bantu?" tanya bu mina.
"Apa Viona setiap hari berenang memakai pakaian yang seperti itu?" tanya Reza kepada bu Mina.
"Iya den, hampir setiap sore non Viona berenang." jawab Bu mina. Bukan apa-apa Reza menanyakan semua ini ke Bu Mina, karena Selama dua bulan ini Reza tidak pernah pulang Sore dan melihat Viona memakai baju Renang seperti itu.
"Kalau begitu besok bu Mina pesankan korden untuk menutupi semua kaca itu bu, Kalau Viona sedang ada di kolam segera tutup kaca itu agar tidak terlihat dari sini bu." ucap Reza dengan posesifnya.
"Iya den nanti saya akan memesankan sesuai pemintaan den Reza." jawab Bu mina.
Setelah berbicara dengan bu mina, dengan cepat Reza berjalan menuju kolam renang juga. Di lepasnya satu persatu pakaian kerja nya hanya meninggalkan boxer nya saja. Tanpa menunggu lebih lama lagi Reza melompat ke kolam yang ada di depannya.
Viona segera membalikkan badannya ketika merasa ada seseorang yang masuk ke dalam kolam renang.
"Mas Reza!!" teriak Viona.
"emmm tumben udah pulang mas?" tanya Viona Ragu.
"Kangen sama kamu" ucap Reza dengan senyum yang menggoda.
"ck, tukang gombal!!!" sarkas Viona.
Reza hanya tersenyum mendengar cibiran Viona. "mau Balapan sama aku?kita lihat siapa yang cepat sampai kesan." ucap Reza kemudian.
"ayo!!!siapa takut." ucap Viona
Tanpa aba-aba lagi mereka berdua berenang dengan cepat untuk sampai ke tepi. Mereka berdua sama- sama bergerak cepat di dalam air dan akhirnya Viona yang berhasil sampai ke tepi duluan. Dengan bangga Viona keluar dari dalam kolam dan menari-nari atas kemenangan nya di pinggiran kolam. "yes...yes...yes...!!!!aku menang ye ye ye!!!" teriak Viona penuh kemenangan.
Reza yang menyaksikan Gerakan tubuh Viona ke kanan dan ke kiri langsung saja menelan kasar saliva nya.
"Apa kamu sedang menggodaku Vi?" Tanya Reza dengan mata yang menatap tajam ke arah Viona.
🔥🔥🔥🔥🔥🔥
Kira-kira setelah ini Reza ngapain ya makkk?
😀😀😀😀