Wheel Of Love

Wheel Of Love
Datang ke kantor



Suasana terasa sunyi dan sepi. Ini lah yang di rasakan Viona saat ini, ia tidak lagi ke kampus, hanya tinggal menunggu wisuda di gelar.


Sudah banyak hal ia lakukan di rumah ini mulai dari olahraga, menata tanaman kesukaan nya hingga membantu bu Mina masak di dapur namun rasa bosan menyerangnya.


"Hmmm enaknya ngapain yaa...bosan juga gak ada mas Reza!!" Gerutu Viona yang tengah menata buku-buku kuliahnya.


"Ah sepertinya makan siang di kantor mas Reza seru kali ya!!" sebuah ide muncul di pikirannya, lalu ia mencari ponsel nya dan menelfon sang suami.


tuut...tuuttt ...tuuuttt


"Halo sayang..ada apa?" tanya Reza di sebrang sana.


"Mas boleh gak aku ke kantor mas Reza, makan siang bareng yuk!!Bosen nih sendirian dirumah." jawab Viona dengan nada yang manja.


"Iya gak papa kamu kesini aja, mau di jemput supir?" tanya Reza lagi


"Enggak ah mas..aku bawa mobil sendiri aja." ucap Viona.


"Ya sudah, hati-hati dijalan ya..." ucap Reza


"Iya mas..."


Begitu panggilan sudah di matikan, Viona segera melangkahkan kaki nya ke kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum bertemu suaminya. Lima belas menit cukup untuk Viona melakukan ritualnya di kamar mandi, ia segera mengambil bajunya di almari dan segera memakainya. Tak lupa ia memoles wajahnya dengan sedikit sentuhan make up.


Viona meraih tas slempang nya dan segera keluar dari kamarnya. Ia masuk ke dapur mengambil masakan yang tadi di masaknya bersama bu Mina. ia menata dengan rapi di dalam sebuah kotak makan.


Setelah makanan nya sudah siap, Viona segera berjalan keluar menuju mobilnya. Ia melajukan mobilnya di jalanan ibukota dengan kecepatan sedang. Cuaca terlihat begitu cerah namun jalanan masih tetap ramai dengan orang-orang yang berlalu lalang entah kemana.


Beberapa puluh menit kemudian Viona sudah sampai di tempat parkir perusahaan milik suaminya. Ia berjalan memasuki gedung besar tempat suaminya bekerja.


Baik Security maupun Reseptionis menyambut kedatangannya dengan senyum yang ramah, mereka sudah tahu siapa Viona sebenarnya. Begitu pun dengan Viona, wajah manisnya selalu menampilkan senyum yang merekah saat berpapasan dengan pegawai Yang ada di situ.


Viona masuk ke dalam lift untuk sampai di ruangan suaminya. Ia berdiri sambil menenteng paperbag berisi makanan yang di bawanya dari rumah. Beberapa saat kemudian lift terbuka dan Viona segera berjalan menuju ruangan suaminya, namun sebelum sampai ia di tahan oleh sosok wanita cantik dengan pakaian kerja yang menggoda.


"Tunggu!!Anda siapa berani nya masuk ke lantai ini, Apa anda tidak tahu Lantai ini khusus untuk petinggi perusahaan dan tidak sembarang orang boleh masuk kesini." Sekretaris Yola tidak tahu bahwa Viona adalah istri bos nya, saat itu Yola sedang ada rapat jadi tidak tahu kalau Viona pernah datang kesini.


"Saya istrinya pak Reza, saya mau ketemu suami saya." ucap Viona dengan santainya


"Anda jangan mencari alasan, Pak Reza itu belum menikah. Jadi anda jangan membuat alasan untuk bisa masuk kesini." Ucap Yola dengan wajah garangnya, ia tidak suka ada seorang wanita yang mengaku istri bosnya karena dia juga menginginkan Reza sejak lama.


"Ya sudah kalau tidak percaya, tolong minggir saya mau masuk!!" ucap Viona dengan kesal. Tanpa menunggu jawaban dari Yola, ia berjalan lewat di samping Yola.


"Tunggu!!" Yola meraih lengan Viona.


"Kamu tidak bisa masuk, Pak Reza masih ada rapat dengan manager keuangan. Jadi tunggulah disini." ucap Yola tanpa melepaskan tangan nya dari lengan Viona.


"Lepaskan tanganmu dari lengan saya!!" ucap Viona dengan tatapan tajamnya.


"SAYANG!!" terdengar suara Reza yang baru saja keluar dari lift bersama Adit. Dengan cepat Yola melepas tangannya ketika Reza semakin dekat dengan posisi mereka saat ini.


"Kenapa tidak masuk?" Tanya Reza ketika sudah sampai di hadapan Viona.


"Ah aku baru saja datang, tadi ngobrol sebentar dengan dia!" ucap Viona dengan mata yang menatap tajam ke arah Yola.


"Dit, apa jadwal saya setelah makan siang?" tanya Reza pada Adit yang sejak tadi berada di belakangnya.


"Kalau tidak ada kepentingan mendadak jangan ada yang masuk ke ruangan saya, kalau ada sesuatu telfon saja." perintah Reza.


"Apa bapak perlu sesuatu untuk makan siang?" tanya Yola yang sejak tadi mengamati Reza dan Adit yang sedang bicara.


"Tidak perlu, istri saya sudah menyiapkan makan siang untuk saya." jawab Reza.


"Ayo Sayang kita masuk!!"Reza merengkuh pundak Viona untuk berjalan masuk ke dalam ruangannya.


"Jadi benar itu istrinya pak Reza??kapan pak Reza menikahnya??tidak mungkin...ini tidak mungkin!! Pak Reza tidak mungkin menikah dengan perempuan itu." Gumam Yola dalam hati yang berkecamuk.


"Pak Adit, apa benar yang di katakan pak Reza tadi bahwa wanita itu istrinya??" Yola mencoba bertanya pada Adit yang selalu bersikap dingin.


"Bukankah kamu sudah mendengarnya sendiri?" ucap Adit dengan wajah datarnya.


"Berdoalah semoga Bu Viona tidak mengadukan perbuatan mu tadi. Saya tahu kamu mencengkram lengan bu Viona. Saya tidak tahu apa yang akan di lakukan pak Reza!" ucap Adit yang memperingatkan Yola akan perbuatannya tadi, ia pun berjalan masuk ke ruangannya.


Sementara itu Di dalam ruangan Reza saat ini Viona sedang menyiapkan makan siang untuk mereka berdua di meja yang ada di hadapannya.


Mereka berdua makan dengan raut wajah bahagianya. Baru pertama kali Reza melakukan makan siang dengan seorang wanita di ruangannya seperti ini. ternyata lebih menyenangkan.


"Siapa yang membuat masakan ini?" Tanya Reza setelah menyelesaikan makan siangnya.


"Tadi aku dan bu Mina yang masak. Gak enak ya mas??" tanya Viona Ragu


"Ini enak banget!!Aku suka sayang." ucap Reza dengan senyum yang merekah di bibirnya.


"Masa sih mas enak?" Viona meyakinkan jawaban Reza.


"Iya enak beneran. Apalagi makan nya dengan kamu seperti ini, Rasanya seperti terbang ke awan!!" Reza menggoda Viona yang saat ini wajah nya tengah memerah.


"Awas jatuh mas kalau terbang!!Suka banget sih gombalin aku!!" ucap Viona. Reza menatap dalam wajah Viona yang ada di hadapannya, ia tidak percaya akan jatuh cinta dengan wanita yang dikenalnya beberapa bulan ini.


"Aku bersyukur memiliki kamu sayang..." gumam Reza dalam hati.


_


_


_


Jangan lupa vote, like dan komen nya ya kak😀 follow juga ig aku @Tie_tik😘


Terima kasih sudah mampir kesini♥️♥️♥️♥️♥️


_


_


_


🔥🔥🔥🔥🔥🔥