
Kicauan burung terdengar bersahutan satu sama lain, Daun yang bergoyang pelan karena tertiup semilir angin menemani pagi yang sejuk di rumah milik Reza.
Setelah Sarapan di dalam kamar bersama istrinya, Reza mengajak Viona untuk berjemur di balkon yang ada di lantai dua rumah mereka sambil melihat pemandangan taman yang ada di halaman rumahnya.
"Mas Reza tidak berangkat kerja?" tanya Viona yang menatap arloji di tangannya.
"Mas kerja dari rumah, kemarin Adit membawa semua dokumen kesini." jawab Reza yang masih berdiri sambil melihat ke taman.
Viona menyunggingkan bibirnya ketika tahu suaminya tidak berangkat ke kantor, entah kenapa ia menjadi tidak tenang jika Reza pergi ke kantor.
"Maaf ya mas." ucap Viona
Reza memalingkan wajahnya, ia memandang istrinya yang sedang duduk di belakangnya.
"Kenapa minta maaf??"
"Mas lebih suka kerja dari rumah, kan enak bisa di temenin istri." Seloroh Reza untuk menenangkan istrinya.
"Ya sudah mas Reza sekarang kerja aja dulu, aku berjemur sendiri gak papa kok mas." ucap Viona.
"Beneran nih gak papa kalau mas tinggal ke ruang kerja?" tanya Reza meyakinkan Viona.
"Iya mas, aku masih lama kok disini." ucap Viona kepada Reza.
Akhirnya Reza berjalan menuju ke ruang kerja nya untuk mengerjakan dokumen yang menumpuk menunggu persetujuan nya.
Viona memandang punggung suaminya yang perlahan menghilang ke ruang kerja nya. Viona melemaskan kaki nya yang masih terasa sakit.
Dengan pelan Viona mencoba berjalan dengan menggunakan tongkat nya. Sungguh awalnya terasa sakit sekali sampai Viona mencengkram Rok nya.
"Duh!! kenapa sakit banget sih!!" gerutu Viona yang sedang berdiri. Ia melanjutkan lagi untuk berjalan lebih jauh. Viona berjalan menuju ruang kerja suaminya yang ada di dekat kamarnya.
"Ayo Viona semangaaatttt!!!!" ucap Viona yang menyemangati diri nya sendiri.
Dengan penuh perjuangan akhirnya Viona sampai di depan ruangan Reza, ia mengatur nafasnya sebelum masuk ke ruang kerja suaminya.
Viona membuka pelan pintu yang tidak terkunci itu, terlihat suaminya sedang serius membaca dokumen yang ada di meja nya.
"Hmmm mas Reza keren banget sih kalau lagi sibuk gitu." gumam Viona yang masih berdiri di depan pintu.
"Mas..." Viona berjalan masuk ke ruangan Reza dengan pelan.
"Sayang!!! kenapa gak manggil mas kalau pengen kesini!!" Reza berdiri dari tempat duduk nya dan menghampiri Viona.
"Hati-hati yang!!" ucap Reza lagi
"Aku gak papa, mas Reza tidak usah khawatir." jawab Viona menenangkan suaminya yang terlihat khawatir.
Viona mendudukkan tubuhnya di kursi yang ada di depan meja kerja Reza. Ia menemani Reza yang kembali lagi duduk di kursinya.
"I love you too sayang..." Sekilas Reza menatap Viona yang tersenyum sambil memandang nya.
"Mas..."ucap Viona
"hmmm" Jawab Reza tanpa memandang wajah Viona.
"I love you mas..." Viona terkekeh.
"Iya sayang mas tahu kalau kamu mencintai mas, tumben banget sih bilang gitu??pasti ada mau nya kan!!" Tanya Reza tanpa melihat wanita cantik di depan nya.
"Iya tahu aja suamiku ini." Ucap Viona.
"Kamu pengen apa sih yang?" Reza bertanya sambil terus membaca dokumen di tangannya.
"Pengen makan wortel !!" Kelakar Viona. Ia sengaja ingin menggoda suaminya yang sedang serius saat ini.
"Sayang!!" Reza sedikit terkejut karena mendengar Viona yang tiba-tiba saja mengatakan hal vulgar dengan nya.
"Jangan ngegodain mas terus yang!!nanti ada yang bangun!!" Ucap Reza sambil memandang wajah istrinya.
Viona tertawa dengan nyaring ketika melihat ekspresi suaminya. Sejujurnya Viona sudah mulai ketagihan dengan rasa nikmat yang di berikan oleh Reza dan wortel nya, namun ia masih malu kalau terlalu frontal mengajak Reza untuk berhubungan int*m.
"Emang nya mas Reza gak pengen gitu ngerasain di cengkram kelinci??" Tanya Viona yang masih penasaran dengan Reza.
"Sayang!!jangan bahas hal itu dulu, mas Mau Kerja ini. Dari pada kamu membahas wortel mending kamu bantuin mas buat menyelesaikan dokumen ini." Ucap Reza untu mengalihkan pembicaraan ke arah lain karena ia takut tidak akan bisa menahan hasratnya lagi jika Viona terus saja melontarkan hal mesum di depan nya.
"Oke..oke...oke tapi ajarin ya mas!!" ucap Viona ketika sudah membuka satu dokumen di atas meja.
Pagi itu pun di habiskan Viona untuk menemani dan membantu Suaminya. Ia juga belajar bagaimana membaca dokumen-dokumen penting seperti yang di pegangnya saat ini.
_
_
_
Hay kak terima kasih sudah mampir😘 jangan kuo like vote dan komen nya ya😉nanti sore bakalan up lagi kok, jadi tunggu ya😀
_
_
_
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️