
Kasih dan doa orangtua tiada pernah putus meski kita sudah memiliki rumah tangga sendiri. Apalagi seorang Ibu, beliau pasti akan melakukan yang terbaik demi kebahagian anak-anak nya. Sama hal nya yang di lakukan Bu Salma dan Pak Danu beberapa hari ini. Mereka ikut membantu Reza untuk membereskan kekacauan yang terjadi.
Reza duduk selonjoran di balkon kamar hotel nya sambil menikmati sebatang rokok di tangannya. Ia tidak menyangka masalah akan selesai secepat ini. Waktu yang di perkirakan satu minggu untuk menyelesaikan masalahnya ternyata bisa di pangkas menjadi empat hari saja. Ia berkali-kali mengucap Syukur atas kemudahan yang di berikan Sang Pencipta kepadanya dan itu pun tak luput dari bantuan kedua orangtua nya.
Semua pakaian Reza sudah masuk ke dalam koper, Ia akan pulang tanpa memberi kabar istrinya. Ia ingin memberi kejutan dengan tiba-tiba berada di depan pintu rumahnya.
"Hmmmm pasti Viona akan bahagia kalau aku tiba-tiba pulang cepat dari waktu yang di perkirakan." Gumam Reza setelah meniupkan asap rokok nya di udara.
Reza segera keluar dari kamar hotelnya ketika Adit memberi kabar bahwa saat ini waktunya untuk berangkat menuju bandara. Tak lupa Adit juga sudah check out dari hotel tempat mereka menginap empat hari ini.
Selama dalam perjalanan ke bandara Reza terus menyunggingkan senyum khasnya karena kebahagiaan menyelimuti dirinya. Ia terus menatap walpaper layar ponselnya yang memakai foto Viona dan diri nya. Ia benar-benar tidak sabar untuk segera bertemu dengan istri tercinta yang sudah beberapa hari ini sangat di rindukan nya.
Perjalanan memakan waktu hampir tiga puluh menit untuk sampai di bandara. Reza dan Adit menunggu sekitar sepuluh menit untuk segera terbang ke Jakarta. Tak lupa mereka berdua menonaktifkan ponselnya ketika pengumuman keberangkatan terdengar dari petugas bandara.
Selama dalam perjalanan Reza terus tersenyum ketika membayangkan raut kebahagian yang terpancar dari wajah Istrinya ketika ia sudah sampai di rumahnya.
Hampir memakan waktu dua jam Reza sudah sampai di bandara Soekarno-Hatta. Ia melangkah kan kaki nya dengan semangat yang tinggi.
"Pak Reza..."Suara Adit yang berjalan di belakang Reza.
"Ada apa Dit?" tanya Reza yang terus melangkah di depan Adit.
Adit berjalan sedikit cepat, ia jalan di samping Reza dengan ponsel yang baru saja di hidupkan.
"Pak, apa bapak sudah membuka ponsel bapak?tampak nya ada yang tidak beres di rumah. Ini Nyonya Salma, Nona Viona, Pak Danu menghubungi saya berkali-kali." Ucap Adit yang berjalan di samping Reza.
Deg. Reza menghentikan langkah kaki nya. Tanpa menjawab Ucapan Adit yang berhasil membuat jantung nya berdebar dengan kencang, Reza segera mencari tempat duduk dan mengambil ponsel dari saku celana nya.
Reza Melebarkan matanya ketika melihat banyak nya pesan dan panggilan yang masuk dari orang-orang rumah nya. Tanpa menunggu lama Reza menghubungi ponsel istrinya namun tidak ada jawaban. Rasa khawatir tengah melanda hati dan jiwa nya. Lalu Ia menghubungi ponsel bu Salma. Setelah menunggu beberapa detik akhirnya Bu Salma mengangkat telfon nya.
"Hallo Reza!! kamu ada dimana nak? apa kamu ada di kantor polisi?" Bu Salma memberondong pertanyaan untuk Reza.
"Ini Reza sedang di Bandara Soetta ma, baru aja Reza sampai." ucap Reza dengan wajah yang serius. Ia berfikir kenapa mama nya menyebut kantor polisi.
"Ada apa ma?" Tanya Reza lagi.
"Ah Syukurlah kalau begitu." Terdengar suara helaian nafas bu Salma yang berat.
"Kamu sekarang bisa Za langsung kesini? Istrimu masuk rumah sakit Permata Bunda nak." Ucap Bu Salma dengan suara lirih di sebrang sana.
"Viona kenapa ma?? Bagaimana keadaan nya sekarang ma?? Apa baik-baik saja Ma???" Reza langsung terhenyak dari tempat duduk nya ketika mendengar Viona masuk rumah sakit.
"Lebih baik kamu kesini langsung, Hati-hati di jalan ya Nak!! Jangan terlalu panik, Istrimu baik-baik saja dan jangan lupa melihat Berita online yang saat ini beredar luas di sosial media." Tutur Bu Salma sebelum memutuskan sambungan telfon nya.
Tubuh Reza seketika lemas membayangkan Istri nya yang terbaring di rumah sakit. Ia menerka apa yang sebenarnya terjadi pada Istrinya itu.
Beberapa menit membuka ponselnya, Adit langsung menemukan berita yang hangat di perbincangkan di sosial media.
"Ini pak berita nya, Sepertinya Wanita yang dalam Berita Ini Bu Mirna." Ucap Adit ketika sudah duduk di dalam mobil. Ia menyerahkan ponsel nya kepada Reza yang ada di jok belakang.
Reza mengamati wajah wanita yang tertutup Masker itu, Ia begitu mengenal siapa wanita yang tengah di gandeng oleh seorang polwan.
"Mirna??" Gumam Reza yang mengerutkan kening nya. Ia membaca berita yang tertulis di dalam sosial media. Belum sampai selesai ia membaca berita nya Reza sudah bisa menyimpulkan apa yang telah terjadi Pada Istrinya saat ini.
"Dit, cari tahu siapa pengusaha yang terciduk bersama Mirna?" Reza menyerahkan kembali ponsel milik Adit.
"Siapa pengusaha RA dari jakarta yang terciduk dalam berita itu ya??" Reza bermonolog sambil menatap keluar jendela.
"Pasti Viona menyangka itu nama ku Reza Atdmaja. Ahhh Shit!!! pasti dia syok ketika melihat berita ini." Terlihat Wajah frustasi di mimik muka Reza.
"Pak, kemungkinan pengusaha berinisial RA ini pengusaha tekstil dari jakarta pusat pak, Rahardi Adipati." Ucap Adit setelah mengamati wajah RA di laman berita yang lain.
"Baiklah kalau begitu, tolong tambah kecepatan mobilnya agar segera sampai di rumah sakit permata bunda.
"Baik pak." ucap Supir yang sedang fokus melihat jalanan yang ada di hadapan nya.
Reza berusaha menenangkan dirinya yang begitu Resah memikirkan keadaan Viona dan calon bayi nya. Rencana kejutan yang di buat nya ternyata gagal total. Justru Ia yang mendapat kejutan dari berita online dan Istrinya itu.
Perjalanan menempuh waktu empat puluh lima menit. Mobil yang di tumpangi Reza sudah sampai di depan rumah sakit Permata Bunda. Ia segera turun dan masuk ke dalam rumah sakit yang besar ini untuk mencari keberadaan keluarganya. Tak lupa sebelum turun ia menyuruh Adit untuk pulang saja karena Adit juga terlihat sangat kelelahan sama seperti dirinya saat ini.
Reza berlari menuju meja resepsionis untuk bertanya di mana ruangan istrinya saat ini. Ia segera melangkahkan kaki nya ketika tahu dimana keberadaan Viona saat ini.
"Mama!!!" Teriak Reza ketika melihat Bu Salma yang duduk bersama keluarga yang lain.
_
_
_
Hay kak terima kasih untuk yang sudah mendukung karya saya sampai saat ini๐jangan lupa Like, Vote dan komen nya ya kak๐di kasih Bintang lima juga enggak papa kak๐
_
_
_
๐ฅ๐ฅ๐ฅ๐ฅ๐ฅ๐ฅ๐ฅ๐ฅ๐ฅ๐ฅ๐ฅ