Wheel Of Love

Wheel Of Love
Rencana Reza,



Sudah empat hari bu Salma di rawat di rumah sakit dan hari ini bu Salma di perbolehkan pulang. Reza sendiri yang menjemput karena pak Danu sedang ada rapat di perusahaannya. Reza menuntun bu Salma ke kamar untuk istirahat.


"Ma, meskipun di rumah Mama harus banyak istirahat, jangan lupa minum obat yang rutin, Ma." ucap Reza.


"Iya Nak, mama sudah sembuh, kamu tenang saja," jawab bu Salma.


"Reza balik ke kantor lagi ya ma, nanti kalau mama butuh sesuatu langsung telfon Reza atau Khanza saja," pamit Reza sebelum pergi.


"Iya nak, kamu hati-hati di jalan ya," ucap bu Salma. Kemudian Reza segera keluar dari kamar tersebut.ke kantor nya lagi.


***


Viona, Reva dan Mela hari ini mereka nongkrong di cafe dekat kampusnya. Mereka hanya sekadar menghilangkan setres, karena sebentar lagi mereka akan memasuki ujian skripsi.


"Vi, lo kenapa sih akhir-akhir ini layu banget?" tanya Mela tiba-tiba.


"Iya tuh, Gue juga heran biasanya aja senyum nya mekar di mana-mana!" sahut Reva sambil menatap Viona penuh tanda tanyam


"Guys! Gue putus sama kak Husein," ucap Viona dengan mata yang berembun karena sedih tatkala teringat pertemuannya dengan Husein.


"What!!" Reva dan Mela terkejut bukan main mendengar berita itu.


"Lo serius, Vi?" imbuh Mela dengan raut wajah tidak percaya.


"Gue gak percaya, pasangan paling romantis di kampus putus!" lanjut Reva dengan bibir yang sedikit terbuka.


"Iya gue serius geng! Gue pusing banget akhir-akhir ini." Viona menghela napasnya karena hal ini.


"Terus alasan lo putus apa, Vi?" tanya Reva sambil mengunyah makanannya.


"Gue mau dijodohkan sama bokap," jawab Viona dengan suara yang lirih.


"Oh my god!" sahut Mela, "emang lo udah kenal sama calon suami lo, Vi?" Mela penasaran dengan perihal ini.


"Jangankan kenal, wajah orangnya saja gue enggak tahu!" jawab Viona frustasi.


"Bukan gue yang mutusin kak Husein, Re, tapi kak Husein sendiri yang ninggalin gue. Padahal papa udah ngasih kesempatan ke dia, kak Husein disuruh datang ke rumah buat ngelamar gue, tapi ternyata dia mutusin gue." jelas Viona dengan nafas yang tersengal karena tidak bisa menahan lagi gejolak di dada.


"Sabar ya, Baby," ucap Reva sambil mengusap pundak Viona.


"Lo gak nyari tau, Vi, kenapa kak Husein ninggalin lo?" tanya Mela setelah mendengarkan cerita dari Viona.


"Gue udah mencoba datang ke rumahnya Mel, tapi kosong, kata pembantunya, kak Husein dan orangtua nya udah berangkat ke Singapura," jelas Viona seraya menatap Mela.


"Gue akan bantu lo nyari info,Vi!" ucap Mela tanpa melepaskan pandangan dari wajah sahabatnya.


"Kita pulang saja yuk gengs! udah sore ini!" ajak Reva seraya bangkit dari tempatnya saat ini.


"Oke, tapi sekarang bayar dulu gih!" ucap Mela sambil menatap Reva penuh arti.


"Kalian keluar aja dulu, tunggu aku di parkiran!" seru Reva. Akhirnya tiga gadis cantik itu pergi meninggalkan cafe, mereka melajukan mobil masing-masing ke arah rumah.


***


Di sebuah apartemen, seorang Wanita sedang membuatkan minuman untuk kekasihnya, dia adalah Mirna—kekasih Reza. Malam ini reza mengunjungi Mirna di apartemen nya untuk melepas rindu setelah beberapa minggu ditinggal keluar kota untuk pemotretan dan shooting iklan.


Mirna tinggal di apartemen ini seorang diri, hanya ada pembantu yang datang di pagi-sore hari saja.


"Sayang, kapan sih orangtuamu merestui hubungan kita?" tanya Mirna seraya duduk di sisi Reza.


"Kamu sabar aja dulu, bukannya kamu juga masih ingin mengejar karirmu?" Reza menatap kekasihnya itu sekilas.


"Aku tidak sabar untuk menikah dengan kamu sayang," ucap Mirna dengan sikap yang manja. "Dan tidak sabar untuk menghabiskan uang uang mu," imbuh Mirna di dalam hati.


Reza memutuskan untuk menerima permintaan orangtuanya tapi dia tidak akan memberi tahu Mirna mengenai ini. Dia mempunyai rencana lain untuk ke depannya. Dia tau kalau ini terlalu serakah, akan tetapi mau bagaimana lagi, dia tidak bisa menolak mama nya maupun berpisah dengan Mirna.


🌷KIRA-KIRA APA SIH RENCANA REZA.?🌷


🔥💕