
Bali News
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Seorang pengusaha muda berinisial RA di ciduk aparat kepolisian Bali saat sedang pesta sabu bersama Model Terkenal berinisial MC di Hotel xxxx Bali.
Sebuah judul berita online yang muncul di akun sosial media milik Viona. Ia membuka dan membaca berita yang menarik perhatian nya. Ia mengamati foto wanita yang bermasker berwarna hijau sedang di gelandang oleh Polwan yang ada di samping nya. Viona tahu betul itu wajah wanita milik siapa.
"Enggak mungkin!!! ini enggak mungkin!!!" Ucap Viona dengan suara yang terlihat panik.
Reva dan Juna seketika menatap Viona dengan penasaran.
"Ada apa Vi?" tanya Reva yang mendekat ke tempat Viona.
"Kak Juna apa benar yang ada di berita ini Mirna?" Viona menegakkan kepala nya menatap Juna yang ada di hadapan nya. Ia memberikan ponsel nya kepada Juna.
Juna menatap Ponsel Viona dengan seksama, ia memandang wajah perempuan yang ada di dalam berita itu. Ia yakin itu adalah Mirna mantan kekasih sahabatnya. Juna juga membaca isi berita yang ada di dalam ponsel Viona.
"Jangan berfikir negatif dulu Vi, Dia bukan Reza." ucap Juna untuk menenangkan Viona yang sudah sesegukan.
"Tenang Vi tenang. Sekarang elu telfon suami lu dulu." Reva mengusap lembut lengan Viona.
Viona membuka ponselnya untuk menghubungi Reza, namun Ponsel Reza tidak aktif. ia berkali-kali mencoba menelfon suami nya namun hasil nya sama saja.
"Ponsel mas Reza gak aktif." Ucap Viona dengan suara sendu nya.
"Coba aku hubungi dulu ya, jangan panik!!" ucap Juna yang juga khawatir melihat Viona yang terlihat sedih itu.
"Vi... jangan panik dulu ya, ingat kamu lagi hamil. jangan sampai karena berita yang tidak jelas ini membahayakan kandungan kamu." ucap Reva yang ikut panik melihat Viona yang mengeluarkan air mata nya terus menerus.
Viona juga menghubungi ponsel Adit dan hasil nya nihil, ponsel Adit pun tidak aktif. Hal itu membuat Viona semakin khawatir terjadi sesuatu pada suami nya.
Berita Online yang baru saja di rilis itu berhasil mengoyak hati dan fikiran Viona. Ia sudah meyakinkan diri bahwa pengusaha berinisial RA bukan lah suami nya namun dengan tidak aktif nya ponsel Reza dan Adit membuatnya bingung untuk menyikapi berita ini.
Juna dan Reva terus menenangkan Viona yang saat ini menangis tersedu. Juna juga bingung menerka siapa pengusaha berinisial RA itu yang di ciduk bersama Mirna Clarista. Juna semakin takut ketika Viona berteriak kesakitan sambil memegang perutnya.
"Ahh sakit!!!Aduh Reva perut ku sakit Re!!" Teriak Viona sambil mencengkram dress yang di pakai Reva.
"Kamu kenapa Vi??Aduh gimana ini??" Reva terlihat bingung melihat Viona yang tiba-tiba terlihat pucat karena menahan rasa sakit perut nya.
"Beb darah beb!!! kaki Viona ada darah nya beb!!" Teriak Juna ketika melihat kaki Viona yang ada aliran darah dari paha nya. Reva langsung jongkok dan melihat dari mana darah yang mengalir itu.
"Baby cepat siapkan mobilnya, kita bawa Viona ke rumah sakit!! Dia pendarahan!!cepat Beb cepat!!" Teriak Reva yang semakin panik karena Viona semakin pucat dan merasakan sakit yang teramat sangat.
"Kamu harus kuat Vi!! kita kerumah sakit sekarang ya!! kamu bisa berdiri Vi??" tanya Reva yang hanya di jawab anggukan oleh Viona.
"Mbak Sri!! Bu Mina!!!" teriak Reva ketika sudah memapah tubuh Viona untuk berjalan keluar dari rumahnya.
"Iya Non ada apa Non??" Tanya Mbak Sri yang ikut panik mendengar teriakan Reva.
"Astagfirulloh!!! Non Viona kenapa non?" Tanya Bu Mina ketika melihat sofa yang ada bercak darah dari daster Viona.
"Mbak Sri tolong segera hubungi Bu Salma atau siapa lah keluarga Viona untuk segera menyusul ke rumah sakit Permata Bunda. Saya akan membawa Viona kesana." Ucap Reva sambil berjalan menuju mobil Juna yang sudah siap di depan teras rumah.
Juna melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi untuk segera sampai di rumah sakit terdekat dari komplek perumahan Reza. Ia juga khawatir dengan kondisi Viona yang semakin terlihat lemah. Di jok belakang Reva tak henti hentinya menyemangati Viona agar kuat untuk buah hati nya. Ia juga menangis melihat kondisi Viona yang semakin lemah.
Lima belas menit Juna berhasil sampai di depan gedung IGD rumah sakit. Ia segera keluar dari mobilnya untuk membantu Viona keluar dari mobilnya.
Viona sudah masuk ke dalam IGD, Ia tak sadarkan diri saat berada di ambang pintu IGD. Ia di bawa masuk ke ruangan khusus. Reva dan Juna menunggu di depan ruangan tempat Vion berada saat ini.
"Beb bagaimana jika berita itu benar-benar suaminya Viona?" tanya Reva yang duduk di samping Juna.
"Sudah lah jangan menerka berita yang belum pasti." Ucap Juna kepada Reva yang iku cemas memikirkan sahabatnya itu.
Tiga puluh menit kemudian Bu Salma sampai duluan di rumah sakit bersama pak Danu. Beliau mencari keberadaan menantunya. Bu Salma melihat Juna bersama Reva yang duduk di ruangan Viona saat ini.
"Nak Juna!!" Bu Salma menghampiri Juna dan Reva.
"Apa yang telah terjadi Jun?" tanya Pak Danu kepada Juna.
Juna menceritakan kejadian yang menimpa Viona beberapa saat yang lalu, ia juga menunjukkan berita online yang sudah beredar di beberapa akun berita online. Bu Salma terkejut bukan main ketika melihat inisial RA di dalam berita itu. Beliau mencoba menghubungi Reza dan juga Adit namun tidak ada jawaban dari mereka.
Pak Danu mencoba menghubungi orang-orang nya untuk mencari tahu siapa yang ada dalam berita online yang sudah banyak di bagikan di sosial media.
Bu Salma mondar mandir di depan ruangan tempat Viona mendapat pertolongan pertama nya. Beliau juga sedang memikirkan keadaan menantunya yang katanya tidak sadarkan diri. Beberapa saat kemudian Perawat keluar dari ruangan itu.
"Maaf Disini siapa yang keluarga nya pasien bernama Viona Maharani?" tanya Perawat wanita di depan pintu ruangan.
"Saya Mama nya sus..." Jawab Bu Salma dengan cepat.
"Kalau begitu silahkan ibu masuk, karena sudah di tunggu dokter di dalam. Mari bu..."
Bu Salma berjalan Di belakang suster yang mengantarnya untuk menemui dokter yang sudah duduk di kursinya.
"Bagaimana dokter keadaan Anak saya?" tanya Bu Salma dengan raut kekhawatiran di wajahnya.
"Alhamdulilah bu keduanya masih bisa di selamatkan, tapi kondisi ibu dan janin nya masih lemah, jadi harus di rawat beberapa hari ya bu agar kami bisa memantau perkembangan keduanya." ucap Dokter Anwar.
"Tolong lakukan yang terbaik untuk anak saya Dok!! tapi kenapa anak saya belum juga sadar dokter?" Tanya Bu Salma sambil memandang Viona yang masih terlelap di atas brankar.
"Kami sengaja memberi nya obat penenang untuk pasien bu. Jadi meskipun pasien sadar dia akan tetap tertidur bu. Pendarahan terjadi karena pasien terlalu stres dan tertekan jadi untuk sementara kami melakukan tindakan ini dulu sampai dokter spesialis kandungan datang sebentar lagi." Tutur dokter Anwar dengan suara bariton nya.
"Sekarang ibu bisa menunggu di luar, nanti setelah pasien di pindahkan ke ruang inap Ibu bisa menemui nya, sekarang biarkan pasien sendiri dulu ya bu." Lanjut dokter Anwar.
"Baiklah Dok, terima kasih sudah memberikan penanganan yang terbaik untuk anak saya." ucap Bu Salma sebelum keluar dari ruangan.
Ketika Bu Salma keluar dari ruangan beliau di sambut oleh Bu Yuni yang beberapa menit yang lalu sampai di rumah sakit bersama pak Surya.
"Jeng, bagaimana kondisi Viona?" Tanya bu Yuni dengan raut wajah sedih nya.
"Alhamdulilah Viona dan Janin nya baik-baik saja Jeng. Tapi kondisi nya masih lemah jadi kita tidak bisa melihatnya dari dekat." Ucap Bu Salma sambil menatap besan nya dengan senyum tipis yang terlukis di bibirnya.
"Jadi sebenarnya ini ada apa?" Tanya Pak Surya yang sejak tadi mendengarkan Bu Salma dan Istrinya.
Akhirnya Bu Salma menceritakan masalah yang menimpa putra nya dari awal sampai kejadian hari ini. Pak Surya menghela nafas nya kasar mendengar penjelasan bu Salma.
"Maaf Om, Tante... kami pamit pulang dulu ya." Ucap Juna ketika melihat Orangtua Reza selesai bicara.
"Ah iya Nak, terima kasih ya kalian sudah menolong Viona." Ucap Bu Salma sambil menatap Reva dan Juna bergantian. Sebelum melangkah keluar Juna dan Reva menjabat tangan orangtua dan mertua Viona yang sedang duduk di kursi panjang di hadapannya.
_
_
_
Hay kak sudah ku Up dua episode nih hari ini😀Jadi jangan lupa Vote sebanyak-banyak nya ya kak😁
_
_
🔥🔥🔥🔥🔥🔥