Wheel Of Love

Wheel Of Love
Pindah ke Rumah baru...



Viona berlari menuju kamar mandi setelah kancing kebaya nya sudah terlepas semua. Dia begitu malu untuk mengganti pakaian nya di depan suami nya.


Reza hanya tercengang melihat kelakuan Viona yang tiba-tiba berlari tanpa berterima kasih padanya.


"Dasar wanita aneh... di kira aku mau ngapain sampai berlari ke kamar mandi seperti itu." gerutu Reza sambil membuka kemejanya.


Di dalam kamar mandi Viona mendudukkan dirinya di atas kloset. Dia berfikir bagaimana caranya menghindari Reza, karena dia belum siap untuk melakukan hubungan suami istri. Cukup lama Viiona di kamar mandi hingga suara ketukan mengagetkannya.


tok..tok..tok..tok..tok......


"hey, kamu tidur apa mandi sih, lama banget!" teriak reza. "cepat...!!! aku juga ingin mandi" lanjut Reza. Tak beberapa lama Viona keluar dari kamar mandi sambil melirik Reza dengan sinis.


"Nyebelin banget sih jadi orang." gerutu nya pelan.


"Apa kamu bilang!!" seru Reza.


"aku tidak bilang apa-apa" elak Viona sambil berjalan menuju ranjangnya.


Reza tidak menghiraukan Viona lagi, dia segera masuk ke kamar mandi. Viona langsung merebahkan tubuhnya di atas ranjangnya, tubuhnya begitu lelah dengan hari ini. Tak lama setelah mendaratkan kepala nya di atas bantal, matanya langsung terpejam dan berkelana ke alam mimpi.


Reza yang baru saja keluar dari kamar mandi terkejut melihat Viona yang begitu cepat terlelap. "Dasar kerbau betina" umpatnya sambil menidurkan dirinya di sofa.


**


Sudah dua hari Viona dan Reza menyandang status suami istri. Setelah menginap di rumah pak Danu dan pak Surya, kini mereka berdua sedang berada di depan rumah yang besar, memiliki halaman yang luas dan asri. Rumah ini di beli Reza dengan hasil kerja keras nya sendiri.


"Duduklah dulu, aku mau bicara Vi..." ucap Reza sambil mendudukkan dirinya di sofa ruang tamu yang kemudian diikuti oleh Viona.


"Vio... kamu tahu kan kita menikah bukan atas dasar cinta. Maka dari itu aku mau kita tidur di kamar yang terpisah, terserah kamu memilih kamar yang mana karena disini ada banyak kamar" Reza berbicara dengan kedua tangan yang menyilag di dada nya.


Viona terkejut mendengar ucapan Reza, tapi dia juga merasa senang karena tidak harus bersusah payah mencari alasan untuk tidak berhubungan badan dengan Reza. "Baiklah aku menerima keputusan itu, apa aku boleh menikmati fasilitas yang ada di rumah ini?" tanya Viona.


"lakukan saja apa yang kamu inginkan. Aku tidak bisa menjanjikan apapun kepadamu Vio. Jika setelah satu tahun kita tidak bisa mencintai satu sama lain, aku akan menceraikan kamu." ucap Reza.


Viona begitu terkejut mendengar keputusan Reza, bagaimana bisa dia mengatakan perceraian padahal pernikahan mereka masih berjalan 3 hari.


Viona hanya diam, tidak menjawab sepatah kata pun ucapan Reza, air matanya tiba-tiba saja ingin meleleh keluar tapi di tahannya, Viona tidak ingin terlihat lemah di depan Reza.


"jangan sampai orangtua kita tahu kita tidak bahagia dengan pernikahan ini. Kita harus berpura-pura menjadi suami istri yang bahagia jika di depan orangtua dan keluarga" ucap Reza lagi.


Lagi-lagi Viona masih diam mendengar ucapan Reza. Dia berusaha mencerna semua ucapan Reza, Viona tahu bahwa pernikahan ini karena terpaksa, tapi dia tidak pernah membayangkan jika Reza akan memperlakukannya seperti itu, meskipun Viona terpaksa menikah, dia sudah berjanji pada dirinya sendiri untuk berbakti kepada suaminya. Berusaha menjadi istri yang terbaik.


♥️♥️♥️


jangan lupa vote,like dan komen ya kakkkk😝😉😘


🔥🔥🔥🔥