
Matahari tengah bersinar dengan terangnya di kawasan perumahan tempat tinggal pak Surya. Setelah menempuh perjalanan dengan sedikit drama cemburu cemburuan akhirnya Viona dan Reza sudah sampai di halaman rumah pak Surya yang luas ini.
Viona segera turun dari mobil dan bergegas masuk ke dalam rumahnya, namun langkahnya terhenti ketika suara Reza memanggil nama nya.
"Vi...Viona!!" teriak Reza dari dalam mobil.
"Ada apa mas?" Viona menghampiri Reza.
"Kamu mau masuk sendiri gitu, gak mau nungguin aku?" Tanya Reza
"Aku kira ada apa?ternyata cuma itu aja??" Viona menyebikkan bibirnya.
Reza terkekeh melihat bibir Viona yang mengerucut karena kesal. Reza segera turun dari mobilnya, lalu ia meraih tangan Viona dan menggandengnya.
"kalau gini kan lebih terlihat romantis." ucap reza sambil memandang wajah Viona yang memerah karena kepanasan.
Viona hanya tersenyum melihat tingkah suaminya itu, Viona berjalan di samping Reza sampai memasuki Rumah papa nya.
"Assalamualaikum...Ma...paa..." ucap Viona ketika masuk ke dalam rumah nya.
"Waalaikumsalam...sini sayang masuk." Bu Yuni berjalan sambil merentangkan tangannya menyambut gadis manja nya itu.
"Mama...Vio kangen sama mama..." ucap Viona sambil memeluk erat mama nya.
"Gimana sayang kabarnya hemm?" tanya bu Yuni sambil mengusap lembut punggung anaknya.
"Seperti yang mama lihat, Viona selalu baik baik saja." ucap Viona sambil mengurai pelukannya. Bu Yuni mengalihkan pandangannya kepada Reza.
"Bagaimana kabarmu nak?" tanya bu Yuni dengan senyuman yang terbit dari bibirnya.
Reza berjalan mendekat ke tempat bu Yuni, lalu ia meraih tangan kanan bu Yuni dan mencium punggung tangan mertuanya itu.
"Kabar saya juga baik ma, kami berdua baik-baik saja, mama tidak usah khawatir." ucap Reza setelah menjabat tangan mertua nya.
Bu Yuni terlihat bahagia melihat anak dan menantunya baik-baik saja, Ketiga nya segera masuk ke ruang keluarga, ternyata di sana sudah ada pak Danu, Bu Salma juga pak Surya.
"Duh menantunya mama tambah cantik aja nih." Ucap Bu Salma yang sedang duduk di sofa bersebelahan dengan pak Danu.
Viona dan Reza menghampiri orangtuanya, menjabat tangan satu persatu orangtua dan mertuanya. Viona duduk di samping bu Salma dan Bu Yuni, sedangkan Reza duduk sendiri di kursi tunggal.
"Jadi kapan Cucu mama ini akan jadi." tanya Bu Salma sambil mengusap perut datar Viona.
"Kami menundanya dulu ma..." Jawab Viona. Bu Salma menaikkan satu alisnya heran mendengar jawaban Viona.
"Kenapa?lebih cepat lebih baik loh nak." ucap bu Salma menyakinkan menantunya itu.
"Sebentar lagi ya, kan teman-teman Viona belum ada yang tahu kalau Viona udah nikah, entar kalau Viona hamil sekarang dikira nanti hamil di luar nikah." ucap Viona dengan sejuta alasan. Sedangkan Reza tertawa dalam hatinya mendengar alasan Viona.
"Ha..ha...ha...Sampai lebaran monyet pun Viona gak akan hamil ma...Reza belum menyentuhnya sama sekali, dia masih tersegel dengan rapi ma..." gumam Reza dalam hati.
"Ya sudah kalau begitu kapan kalian mau mengadakan Resepsi?" tanya pak Surya kemudian.
"Secepatnya pa, mungkin setelah Viona sidang skripsi." Jawab Reza kemudian.
"Oh iya pa, kalau pas Resepsi Viona ingin akad nikah lagi ya pa." Sahut Viona. Keempat orangtua yang ada disitu langsung menatap penuh penjelasan.
"Kenapa??" Tanya pak Danu heran.
"Kita dulu kan nikahnya tanpa cinta pa, jadi kami ingin mengulang Akad nikah lagi, kami sudah saling menerima dan mencintai saat ini pa." Lagi-lagi Viona beralasan.
"Apa semua itu benar Za?" tanya Pak Danu sambil menatap anaknya.
"Iya pa, semua yang di katakan Viona memang benar, Kami ingin mengulang lagi akad nikah saat Resepsi nanti." ucap Reza sambil menatap papa nya. Sungguh sepasang suami istri ini pandai sekali berAkting di depan orangtua nya. Mereka tidak mau orangtuanya mengetahui masalah yang pernah ada di hubungan mereka.
Semua orang terlihat menerima alasan yang di katakan oleh Viona dan Reza, mereka membahas Rencana Resepsi pernikahan yang akan di selenggarakan beberapa waktu lagi. Tapi tidak dengan bu Salma, beliau sedari tadi menatap Reza dengan penuh curiga.
"Pasti ada yang tidak beres dengan mereka." gumam Bu Salma dalam hati dengan memicingkan matanya ke arah Reza.
⭐⭐⭐⭐
Hay kak jangan lupa Vote, like dan komennya yaa😀
terima kasih😘😘
_
🔥🔥🔥🔥🔥