Wheel Of Love

Wheel Of Love
Wisuda



Satu minggu kemudian


Semua persiapan Wisuda telah siap untuk di laksanakan. Para Mahasiswa sudah berkumpul di Aula lantai tiga gedung kampus tempat Viona menimba Ilmu.


Viona dan kedua teman nya juga sudah duduk di kursi yang sudah di sediakan oleh pihak kampus. Mereka bertiga di antar oleh pasangan masing-masing. Pak Surya dan bu Yuni ikut serta mendampingi putri mereka satu-satunya.


Rangkaian Acara di laksanakan satu persatu dengan suasana yang membahagiakan. Semua mahasiswa dan mahasiswi mengikuti acara dengan tertib dan khidmat.


Viona terlihat tidak nyaman karena sejak tadi ia di perhatikan beberapa teman wanita nya dengan menunjukkan tatapan ketidaksukaan nya.


"Mel...Mel..." Viona menepuk paha Mela yang duduk di samping nya untuk mendekat dengan nya.


"Apa an Vi?" Mela menaik kan satu alisnya.


"Ngapain sih anak-anak kok dari tadi liatin gue kayak gitu??make up gue jelek banget ya?? kalau elu gak percaya coba habis ini elu liat arah jam sembilan." Bisik Viona di telinga Mela.


Mela mengedarkan pandangannya ke arah yang di maksud Viona, benar saja ada beberapa dari mereka yang memandang Viona dengan wajah sinis.


"Alah mungkin si tomat itu yang nyebarin gosip gak benar tentang elu, secara kan beberapa minggu yang lalu elu heboh di kampus sama pak Andre." Mela menerka apa yang terjadi.


"Ssst...sssttt...!!Ada apa an sih kalian kok bisik-bisik??" tanya Reva yang penasaran dengan kedua temannya.


"Tuh lu liat Re si tomat dan temannya dari tadi liatin kita." jawab Mela


"Dih si Tomat mau nyari ribut kayaknya, pasti dia lagi nge gosip!! secara dia kan tergila-gila sama pak Andre tapi gak kesampean hi...hi...hi..." Reva cekikikan sambil menatap teman nya yang di sebut tomat itu.


"Kalian kenapa manggil dia tomat?Dinda kan nama nya??" tanya Viona kepada kedua temannya.


"Karena dia kalau pakek blash on terlalu merah di pipi nya, gak banget deh kalau make up!!!" ucap Reva dengan sinisnya.


"Liat aja pasti nanti setelah acara selesai elu bakal di samperin sama dia Vi." Mela menatap Dinda yang sedang melebarkan mata ke arahnya. Mela mengacungkan jempolnya yang terbalik.


"Mel, ngapain sih elu nanggepin dia??" Viona menurunkan tangan Mela.


"Udah diam kalian!!tuh acara wisudanya sudah di mulai." ucap Reva yang sejak tadi mendengarkan kedua teman nya membahas tomat.


Acara wisuda telah di mulai. Satu persatu mahasiswa di panggil ke depan untuk prosesi wisuda dengan dosen dan Rektor kampusnya.


Satu persatu nama mahasiswa di panggil sesuai urutannya. Diantara kedua teman nya Viona lah yang terakhir di panggil. Semua mata tertuju pada nya karena kagum dengan aura kecantikan yang memancar di wajah Viona.


"Pantesan pak Andre tergila-gila sama nih cewek, cantik emang." gumam teman cowok yang sedang memandang Viona berjalan di depan.


"Iya, Gila tuh si dosen sampai di jatuhin segala dari tangga!! kan sayang cewek cantik gitu di sakitin." Sahut mahasiswa lain.


Sementara itu di tempat lain, Reza tampak kagum dengan sang Istri yang memakai toga kebanggan nya. Ia melihat Viona tersenyum dengan percaya diri di hadapan semua orang yang jelas tahu tentang masalah beberapa minggu lalu yang menimpa nya.


Pak Surya dan bu Yuni tersenyum dengan bangga nya, melihat sang putri yang akhirnya bisa wisuda tepat waktu. keduanya saling menggenggam tangan satu sama lain.


Waktu terus berjalan tanpa henti. Acara sudah sampai di penutupan yang di isi dengan doa dari ustad pilihan kampus.


Setelah acara selesai dan di bubarkan, semua mahasiswa beranjak dari tempat duduknya untuk bertemu keluarga yang sudah menunggu.


"Mama...Papa..." Teriak Viona ketika melihat kedua orangtua nya melambaikan tangan. Viona setengah berlari untuk sampai di tempat orangtua nya.


"Pa, lihat pa Viona sudah jadi Sarjana yang bersuami." Kelakar Viona dengan ekspresi wajah yang terlihat bahagia.


Viona mengurai pelukan pak Surya, ia mengedarkan pandangannya ke arah lain untuk mencari keberadaan suaminya yang tidak terlihat batang hidung nya.


"Reza masih ke toilet Vi." ucap Bu Yuni ketika tahu Viona yang sedang mencari suaminya. Sambil menunggu Reza datang, Viona mengajak Selfi kedua orangtua nya dengan pose bu Yuni dan pak Surya yang sama-sama mengecup pipi Viona.


"Sayang..." Reza memanggil Viona yang sedang asyik dengan kedua orangtuanya.


Viona memalingkan tubuhnya untuk mencari suara Sang suami yang memanggilnya.


"Mas Reza!!" Viona melebarkan matanya ketika melihat Reza berdiri sambil membawa buket bunga yang sangat cantik dan kotak kecil di tangannya.


"



"Selamat atas kelulusan kamu istriku." ucap Reza sambil menyerahkan buket bunga yang di bawanya. Viona menerima dengan raut wajah yang bahagia.


"Terima kasih suamiku" ucap Viona sebelum masuk ke dalam dekapan sang suami.Reza mengecup puncak Rambut Viona berkali-kali. Tak lama setelah itu Reza mengurai pelukannya. Ia memberikan kotak putih yang ada di tangannya kepada Viona.


"Buka lah ini hadiah untuk kelulusan kamu." ucap Reza sambil menyerahkan hadiah nya.


"Apa ini mas?" tanya Viona.


"Buka saja." jawab Reza singkat. Viona membuka kotaknya dengan pelan, ia melebarkan matanya ketika melihat isinya yang ternyata sebuah cincin yang sangat indah.



"Serius mas ini untuk aku???" Viona tampak masih ragu dengan apa yang di berikan suaminya.


"Iya serius, itu hadiah untuk kamu karena sudah lulus dengan nilai yang baik." ucap Reza dengan senyum yang mengembang di wajahnya.


"Ah makasih mas!!" Karena terlalu bahagia tanpa sadar Viona mengecup bibir suaminya di hadapan banyak orang yang masih tersisa di aula itu. Pak Surya menggelengkan melihat putrinya yang tidak malu bermesraan di tempat umum.


Sementara itu di sudut aula ada beberapa mahasiswi yang masih berselfi dengan teman-teman nya. Mereka semua menatap Viona dan keluarganya yang ada di tengah aula dengan wajah Sinis nya kerena Iri melihat Viona yang mendapat hadiah dari suaminya.


"Cih, murahan!! Gak tahu malu!!" Ucap Dinda atau yang di panggil si Tomat oleh Mela dan Reva ketika melihat Viona dari kejauhan.


_


_


_


Hay kak makasih ya karena udah sabar menunggu othor update😘😘😘maaf ya baru bisa Up malamπŸ™


_


_


_


πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯