
Cinta datang tak tahu arah, Cinta tak mengenal batas waktu dan Cinta akan datang karena terbiasa.
Benih cinta mulai tumbuh di antara dua insan yang sedang duduk bersebelahan di dalam mobil hitam yang tengah melaju membelah jalanan ibukota.
Viona dan Reza saat ini sedang di perjalanan menuju pusat perbelanjaan di kawasan pondok indah, aura-aura cinta tengah memancar di kedua wajah pasangan suami istri ini.
Viona menatap lurus ke depan dengan mengembangkan senyum tipis yang sedari tadi terpampang di wajahnya, Reza sesekali melirik Viona yang sedang asyik dengan dunia nya. Ia merasa bahagia melihat Viona bisa tersenyum lagi.
"Apa yang sedang kamu pikirkan Vi?dari tadi aku lihat kamu senyum-senyum sendiri." Akhirnya Reza bertanya karena penasaran dengan Viona.
"Masa sih mas aku senyum-senyum dari tadi?" jawab Viona malu-malu.
"Iya Vi, dari kita berangkat tadi kamu terus senyum-senyum sendiri. Ada hal yang lucu?" tanya Reza tanpa melihat Viona.
"Aku tidak percaya aja mas dengan semua ini, tiba-tiba kamu berubah seperti ini, kenapa gak dari awal aja ya mas kamu seperti ini sama aku?jangan-jangan kamu cuma kasian ya sama aku karena kamu tahu tentang aku dan Kak Husein?" tanya Viona panjang lebar.
"Udah dong Vi jangan di ungkit lagi, aku malu sama kamu kalau ingat awal kita menikah. Tapi semua ini tidak ada hubungannya dengan masa lalu mu Vi." jawab Reza
"Kamu masih mencintai masa lalu mu Vi?" tanya Reza memastikan.
"Aku gak tahu mas, kadang aku juga suka bingung sama perasaanku sendiri." jawab Viona tanpa menatap Reza.
"Ya sudah kita akan sama-sama keluar dari masa lalu Vi, kita melangkah ke depan bersama ya." ucap Reza sambil menggenggam tangan Viona.
Mendengar ucapan Reza membuat hati Viona tersentuh, Pernikahan yang di bayangkan akan kandas di tengah jalan ternyata tidak akan terjadi, ia juga tidak akan menjadi Janda rasa perawan.
Setelah beberapa saat mereka berdua sudah sampai di tempat tujuan, Viona melangkah di samping Reza memasuki gedung raksasa di hadapannya.
Reza meraih tangan Viona, kemudian menggandengnya untuk masuk bersama ke dalam, Baru kali ini Reza menggandeng seorang wanita di tempat umum seperti ini, sebelumnya ia tidak pernah mau terlihat mesra di tempat umum seperti ini.
Viona merasa bahagia dengan perlakuan sederhana yang di lakukan oleh Reza, lagi-lagi ia tersenyum menatap wajah tampan suaminya.
Viona berjalan mencari barang yang sudah ia tulis di ponselnya, ia memasukkan barang-barang yang akan di beli nya ke dalam troli yang sedang di dorong oleh Reza.
Tanpa mengeluh Reza menemani Viona memutari setiap rak yang di tujunya.
"Vi, kenapa kita gak ambil beras?" tanya Reza melewati rak tempat bebagai beras terpajang.
"Aku sengaja tidak membeli beras dan sebagian barang disini mas?" ucap Viona
"Kenapa gak sekalian aja disini?" tanya Reza heran.
"Kita sekalian beli disini aja lah Vi.." ucap Reza
"Mas, Yang punya Mall ini itu udah kaya raya, apa salahnya sih kita beli di toko yang ada di komplek, lagian ya dengan kita beli di sana kita udah bantu mereka loh mas." Viona menghentikan langkahnya.
"Membantu?" Reza menyatukan kedua alisnya.
"Duh mas Reza ini ya!! dengan kita membeli di pedagang yang lebih kecil, kita bisa membantu mereka memenuhi kebutuhan hidupnya, membantu membiayai sekolah anaknya, karena labanya kan termasuk sumber penghasilan mereka mas." ucap Viona panjang lebar.
"Aku harus ketemu papa Surya nih!!" ucap Reza
"Emang ada apa?" tanya Viona sambil mengambil saos pedas di atas rak.
"Mau bilang terima kasih karena udah di kasih istri dengan kualitas bibit unggul" kelakar Reza.
"Mas ini di tempat umum loh, malu dikit kenapa sih" ucap Viona sambil menoleh ke kanan dan ke kiri.
Reza hanya tersenyum melihat Viona yang takut ketahuan orang lain. Kegiatan belanja bulan terus berlangsung sampai troli terisi penuh, setelah di rasa semua sudah masuk kedalam troli, Reza dan Viona berjalan menuju kasir untuk menyelesaikan pembayaran.
"Biar aku saja yang membayar, kamu tunggu disitu." ucap Reza sambil menunjuk tempat duduk yang ada di luar kasir.
"Kan kartu nya ada di aku mas, kamu aja mas yang duduk di sana." Viona menolak permintaan Reza.
"Udah duduk sana. Kalau belanja sama aku biarkan aku yang menyelesaikan." ucap Reza dengan tatapan tajamnya. Akhirnya mau tidak mau Viona menuruti kemauan Reza dengan menunggunya menyelesaikan transaksi.
_
_
_
Ada yang mau gak makkkk punya suami kayak Reza???
😂😂
Maaf ya kalau lama up nya, karena di Real life othor sambil jualan gorengan nih😂😂😂
🔥🔥🔥🔥