
Hujan cinta tengah melanda sepasang suami istri yang baru saja mengungkapkan perasaan masing-masing. Dengan hati yang berbunga Viona dan Reza keluar dari tempat dinner nya malam ini.
Di dalam mobil Viona terus saja memandang suaminya, ia terus menyunggingkan senyum nya di sepanjang jalan menuju rumahnya.
Terlalu asyik memandangi wajah Reza membuat Viona tak sadar bahwa mobil sudah berhenti di halaman rumahnya.
"Apa kamu tetap ingin disini sampai besok pagi Vi?" tanya Reza seraya melepaskan seat belt nya.
"Ah aku sampai gak tahu kalau kita sudah sampai rumah." ucap Viona mengalihkan pandangannya ke kaca depan.
"Ayo turun. Kamu bisa memandang wajahku dengan puas setelah kita turun. Viona hanya tersenyum mendengar ucapan Reza lalu ia melepaskan seat belt nya dan segera keluar dari mobil.
Reza berjalan masuk ke dalam rumahnya dengan jari yang saling bertautan satu sama lain. Mereka menuju ruang keluarga untuk melanjutkan obrolan mereka.
"Aku ganti baju dulu ya mas, gerah." pamit Viona dengan melepaskan jari nya dari Reza.
"Kalau gerah mending gak usah pakek baju Vi..." seloroh Reza.
"ish kamu itu selalu deh!!!!" Viona membeliak kan matanya. Setelah itu Viona langsung saja berjalan menuju kamarnya untuk mengganti pakaian yang sedari tadi membuatnya gerah body.
Sambil menunggu Viona yang sedang mengganti baju, Reza melepas jas nya, lalu menggulung lengan kemejanya sampai se siku. Ia menyandarkan kepalanya di sandaran sofa, tatapannya menerawang jauh mengingat momen romantis yang telah terjadi beberapa waktu yang lalu.
"Rasanya aku tidak percaya, aku bisa membuat Viona bahagia hanya dengan hal kecil yang romantis. Maafkan aku dulu pernah menyakitimu Vi." gumam Reza dalam hati.
Tanpa di sadari nya Viona sudah berada di sampingnya dengan memakai daster gemes tanpa lengan dengan motif kelinci di bagian depannya.
"Sedang mikirin apa sih mas?" tanya Viona penasaran.
"Sedang mikirin kamu." jawab Reza sambil menoleh ke sampingnya.
"Ih mas Reza, udah deh gombalnya."ucap Viona malu-malu
"Sayang I LOVE YOU so much!!!" ucap Reza tiba-tiba sambil mengecup punggung tangan Viona.
"I LOVE YOU TOO baby..." jawab Viona sambil tersenyum kepada Reza.
"Jadi aku beneran di terima nih jadi pacar kamu?" tanya Reza.
"Ha..ha...ha....pertanyaan macam apa itu mas?Kita sudah menikah bukan pacaran lagi." ujar Viona
"Tapi kita kan belum pernah pacaran Vi, anggap saja kita saat ini sepasang kekasih." ucap Reza.
"Terserah kamu deh mas" Viona pasrah dengan ucapan Reza. Obrolan mereka berhenti tak kala ponsel Viona tiba-tiba berdering, lalu dengan suara yang lembut Viona menerima panggilan telfon itu.
"Dari bunda Wina mas." jawab Viona
"Bunda Wina???" Reza mengenyritkan keningnya.
"Bundanya kak Husein." jawab Viona singkat.
"Memang ada apa?" tanya Reza penasaran.
"Bunda Wina mengundang kita untuk datang dalam acara 40 hari meninggalnya kak Husein." jawab Viona dengan menundukkan kepalanya.
"Kamu ingin datang kesana?" tanya Reza lagi.
"Memangnya mas Reza mau datang kesana?" Viona bertanya balik.
"Boleh, kebetulan lusa kan hari Sabtu, jadi aku kan libur." Jawab Reza.
"Mas Reza tidak keberatan kalau kita kesana?" Viona meyakinkan keputusan Reza.
"Tidak, Aku akan menemani mu kesana, jangan khawatir, jangan sedih, dia sudah tenang di sisi tuhan." ucap Reza menenangkan istrinya yang tiba-tiba wajahnya berubah menjadi sendu.
"Terima kasih mas sudah ngertiin aku." ucap Viona seraya memeluk Suaminya.
"Sama-sama sayang, sudah ya jangan di fikirkan lagi." Ucap Viona sambil mengecup ubun-ubun Viona. Obrolan di lanjutkan sampai menjelang malam. Viona tertidur dengan kepala yang ada di pangkuan Reza.
"Bagaimana bisa kamu tidur secepat ini saat mendengarkan aku menceritakan masalalu ku." ucap Reza lirih sambil mengusap lembut pipi Viona.
Karena tidak tega membangun kan tidur Viona yang pulas, Reza segera memindahkan Viona ke kamarnya. Reza meletakkan Viona dengan pelan di atas kasur dengan hati-hati. Lalu di tariklah selimut yang ada di bawah.
"good night sayang." ucap Reza setelah mengecup kening Viona.
😎😎😎😎😎😎
_
_
_
🔥🔥🔥🔥🔥🔥