Wheel Of Love

Wheel Of Love
Masuk Rumah sakit ...



Setelah Dua malam tidak pulang ke rumah, akhirnya Reza pulang ke rumah nya. Dia begitu heran dengan keadaan rumah yang sepi, dia segera melangkah ke dapur mencari asisten rumah tangga yg bernama Bu Yati.


"Bu, kemana semua orang? kok sepi?" tanya Reza.


"Nyonya Salma masuk rumah sakit Den kemarin malam," jawab Bu Yati.


"Kenapa mama bisa masuk rumah sakit Bu? di Rumah sakit mana Bu?" tanya Reza lagi.


"Saya kurang tau Den, kemarin Nyonya pingsan, langsung di bawa non Khanza ke rumah sakit, nyonya di bawa ke Rumah sakit Mutiara hati Den," jelas Bu Yati.


Kemudian Reza langsung masuk mobil dan tancap gas ke rumah sakit. Reza begitu khawatir memikirkan mama nya, dengan kecepatan tinggi Reza melajukan mobilnya membelah jalan raya yang agak lenggang.


Sementara itu di rumah sakit, Viona beserta orangtua nya datang mengunjungi bu Salma, di ruang VVIP ini mereka berkumpul.


Bu Salma tersenyum bahagia melihat kehadiran Viona, kemarin setelah mendengar Viona juga menolak perjodohan ini bu Salma begitu terpukul, bagaimana bisa anak-anak mereka tidak ada yang mau di jodohkan.


Kegundahan hati bu Salma hilang begitu saja ketika tadi pagi menerima kabar dari pak Surya bahwa putrinya bersedia di nikahkan dengan putranya.


"Viona sayang, sini duduk di dekat tante!" ajak bu Salma. Kemudian Viona bangun dari tempat duduknya dan berjalan ke samping ranjang bu Salma. Di peluknya tubuh Viona sambil mengelus lembut punggung nya.


"Terima kasih ya sayang, kamu sudah mau menerima perjodohan ini, tante senang kamu yang akan menjadi istri Reza, sesuai dengan harapan tante selama ini," ucap bu Salma dengan mata yang berkaca kaca.


Viona mengurai pelukan bu Salma sambil menatap haru manik hitam bu Salma, Viona melihat begitu banyak harapan disana, dia jadi tidak tega untuk menolak permintaan bu Salma.


"Tante, kalau memang ini menjadi kebahagiaan orangtua Vio dan tante, Vio akan menjalani semua ini, tante cepat sembuh ya jangan banyak pikiran," ucap Viona, lalu bu Salma memeluk Viona lagi.


"Sekali lagi tante sangat berterima kasih kepada kamu Vio," ucap bu Salma. Akhirnya keluarga pak Surya pamit pulang karena akan menghadiri acara pernikahan keponakannya.


Rupanya Reza dari tadi telah sampai di rumah sakit, ketika akan membuka pintu dia tidak sengaja mendengar obrolan mamanya, dengan pintu yang sedikit terbuka Reza bisa mendengarkan semua obrolan mamanya. Reza begitu terkejut saat tau alasan mama nya masuk rumah sakit, dengan cepat Reza sembunyi setelah tau keluarga pak Surya akan keluar dari ruangan VVIP ini dan begitu tau keluarga pak Surya meninggalkan rumah sakit, Reza segera masuk ke ruangan mama nya.


"Waalaikumsalam ...." jawab papa mama nya.


"Nak, kamu dari mana saja nak, mama khawatir kamu tidak pulang, kamu sudah makan nak? kamu tidur dimana nak?"cecar bu Salma sambil memeluk anaknya.


Reza mengurai pelukan mamanya, di tatapnya wajah sang mama yang sangat di cintai nya itu, dengan lembut Reza mengusap air mata yang pelan-pelan mulai menetes.


"Reza baik-baik saja ma, Reza juga sudah makan." ucap Reza.


Reza bisa melihat raut wajah bu Salma yang banyak menyimpan kesedihan, "mama kenapa bisa sakit seperti ini?" tanya Reza sambil memegang tangan bu Salma.


"Tekanan darah mama naik, kepikiran kamu kak! Huuuh ...." sahut Khanza dengan ketus.


"Mama jangan banyak pikiran ya, Reza janji tidak kabur lagi, Reza akan pulang kumpul bareng sama mama papa dan Khanza," ucap Reza menenangkan mama nya.


"Reza, apa keinginan mama dan papa terlalu berat untuk kamu lakukan nak?" tanya bu Salma dengan tatapan sedihnya.


"Mama harus sembuh dulu ya, nanti kita bahas masalah ini kalau mama sudah pulang." Reza menenangkan mamanya.


Perasaan bu Salma sedikit tenang mendengar ucapan lembut anaknya. Reza keluar dari ruangan bu salma, kemudian dia melangkahkan kaki nya ke smoking area untuk menikmati rokoknya.


"huuh!! apa yang harus aku lakukan? mama atau Mirna?" batin Reza. Malam ini Reza berfikir keras bagaimana nanti dia mengambil keputusan.


🔥🔥🔥🔥🔥


💕