
Waktu begitu cepat berlalu tanpa bisa di hentikan. Hari ini hari sabtu, hari yang di tunggu oleh Viona.
Pagi ini ia bersiap untuk fitting baju untuk resepsi pernikahan nya dan setelah itu ia akan mengunjungi rumah orangtuanya.
Dengan semangat yang membara Viona sudah tampil rapi dan cantik, padahal masih jam tujuh pagi. Ia keluar dari kamarnya, berjalan menuju dapur untuk membantu bu Mina menyiapkan sarapannya.
"Pagi bu Min..." sapa Viona saat sampai di dapur.
"Selamat pagi Nona cantik..." ucap Bu Mina sambil tersenyum.
"Hari ini menu nya apa bu?" tanya Viona yang sedang membuka kulkas untuk mengambil pisang kesukaannya.
"Pagi ini saya buat nasi goreng teri kesukaan non Viona." ucap Bu Mina sambil menatap Viona yang membuka kulit pisang di tangannya.
"Wahhh...jadi laper banget nih bu!!cacing ku meronta ronta bu..." Ujar Viona sambil mengelus perutnya.
"Oh ya bu saya nanti nginep di rumah mama jadi bu Mina gak usah menyiapkan makan siang atau pun malam untuk saya dan mas Reza ya..." Lanjut Viona sambil mengambil piring yang ada di tempat nya.
Setelah menghabiskan pisang favoritnya, Viona menata piring di meja makan nya, tak lupa ia membuatkan Reza kopi hitam kesukaannya.
"Hmmm mas Reza kemana ya...padahal biasa nya jam segini udah rapi." gumam Viona sambil menatap jam tangan yang melingkar di tangannya.
Karena sudah menunggu lama, Viona akhirnya memutuskan untuk menyusul Reza di kamarnya. Dengan sedikit berlari ia menaiki tangga untuk segera sampai di kamar milik Reza.
Tok...tok...tok...tok... Viona mengetuk pintu kamar Reza.
"Mas...mas Reza!!" teriak Viona di depan kamar Reza namun tidak ada jawaban dari dalam. Akhirnya Viona memberanikan diri untuk membuka pintu yang ternyata tidak di kunci.
"Astaga...ternyata masih belum bangun!!" ucap Viona setelah masuk ke dalam kamar sang suami. Dilihatnya Reza masih bergelung di bawah selimut yang menghangatkan tubuhnya
Viona berjalan ke dekat jendela dan dengan cepat ia menarik tirai agar cahaya matahari bisa masuk ke dalam kamar sang Suami.
"Mas...Mas Reza!!!mas bangun!!" teriak Viona sambil menggoyangkan lengan kekar milik Reza.
Merasa ada yang mengusik tidurnya dengan perlahan Reza mulai mengerjapkan matanya. Ia tersenyum karena melihat Viona yang sedang menatapnya saat ini.
"Ayo mas cepat siap-siap...ini udah jam berapa??" ucap Viona.
"Emang mau kemana?" Reza mengenyritkan keningnya.
"Kita mau fitting baju resepsi kan!!terus katanya mau nginep di rumah papa." ujar Viona
"hmmmm sepertinya aku tidak bisa bangun!!" Reza sengaja menggoda Viona.
"Ayo lah mas!!!udah siang loh ini!!" ujar Viona sambil menarik tangan Reza agar seger bangkit dari tidurnya.
"Morning kiss dulu dong!!" ucap Reza dengan menaik turunkan satu alisnya.
"Ih apa an sih mas Reza, ayolah mas udah di tungguin mama Salma loh!!!" Viona masih menarik-narik tangan Suaminya.
"Ya sudah kalau gak mau!!Aku tidur lagi kalau gitu!!" Reza memejamkan lagi matanya.
"Eh eh gak bisa gitu dong!!" Viona membeliak kan matanya, dan tanpa di duga dengan cepat Viona mengecup pipi Reza.
Mendapat kecupan mendadak dari sang istri membuat Reza terperangah. ia memandang Viona yang sedang menahan malu nya, terlihat dari muka yang sudah berubah memerah seperti udang rebus.
"Sayang..coba sekali lagi!!" ucap Reza.
"Ish... mas Reza apa an sih!!!ya udah kalau gak mau bangun Vio berangkat sendiri!!" Viona membalikkan badannya dan berlalu pergi meninggalkan Reza yang sedang terperangah di atas ranjangnya.
"15 menit lagi mas akan turun!!Tunggu di bawah!!" teriak Reza yang sedang melompat dari tempat tidurnya.
Benar saja setelah lima belas menit Reza sudah siap dengan pakaian santai nya. Ia menghampiri Viona yang sedang menunggu nya di meja makan.
Setelah sampai di belakang Viona, ia melingkarkan kedua tangannya di bahu Viona, dengan penuh kasih sayang ia mengecup puncak rambut Viona berkali-kali.
"Maaf ya udah buat kamu nunggu lama." ucap Reza yang masih ada di belakang Viona.
Mendapat perlakuan mendadak seperti ini membuat Viona terkejut. Ia terpaku dengan tindakan yang di lakukan Reza padanya. Dalam hati yang paling dalam ia merasakan kebahagiaan yang teramat sangat.
"Udah mas sarapan dulu mumpung masih hangat nasi gorengnya!!" Viona beralasan. Viona takut Reza mendengar detak jantungnya yang berdetak tak karuan.
"Aku suka!!" Viona memalingkan wajahnya dan memandang Reza dengan wajah sumringahnya.
"Tapi kita harus cepat berangkat kan mas!!" lanjut Viona.
Cup. Reza mengecup bibir Viona yang sangat dekat dengan wajahnya.
"Morning kiss untuk istri cerewet ku!!" ucapnya sebelum duduk di samping Viona.
Viona tersipu mendapat perlakuan romantis dari suaminya. Sarapan berlangsung dengan suasana hening, kedua nya tidak ada yang bersuara.
Suara dentingan sendok dan garpu yang saling bersahutan bagai alunan nada romantis yang tengah mengiringi sarapan sepasang suami istri ini.
Viona terlihat salah tingkah ketika mendapati sang suami yang terus saja memandangnya dengan tatapan penuh kasih.
"Ada apa sih mas dari tadi mandangin aku terus?" Viona memberanikan diri untuk bertanya setelah keberaniannya terkumpul.
"Istriku ternyata cantik dan menggemaskan." ucap Reza yang masih menatap Viona.
"Masih pagi udah gombal aja!!" Viona menyebikkan bibirnya. Tapi dalam hatinya ia sedang bersorak sorai mendapati sang suami yang sedang menggombal.
"Aku serius sayang!!" Ujar Reza.
"Kalau udah selesai makan kita berangkat yuk mas!!" ucap Viona.
"Oke...mas ambil kunci mobil dulu, kamu duluan ke depan." Reza berdiri dari tempat duduknya.
Viona menunggu Reza di kursi taman yang baru-baru ini selesai di renovasi. Ia membuka ponselnya untuk membalas pesan dari mama Salma yang sudah menunggu di butik tempat mereka memesan gaun resepsi.
"Hay Vi..." Sapa seorang cowok dengan postur tubuh atletis nya.
Viona menoleh kan kepalanya ke sumber suara yang memanggil namanya dan ternyata itu suara milik Kevin.
"Hay Vin..." sapa balik Viona. Ia bangkit dari tempat duduk nya dan berjalan menuju gerbang rumahnya.
"Mau kemana kok pagi-pagi udah rapi aja?" Kevin berbasa basi.
"Oh mau ke..." ucapan Viona terjeda ketika mendengar suara Reza memanggilnya.
"Sayang!!!" Teriak Reza dari teras rumahnya. Begitu keluar dari rumah ia melihat Viona sedang ngobrol dengan seorang pria. Dengan langkah cepat ia menghampiri Istrinya.
"Siapa dia yank?" Reza memeluk pinggang Viona dengan posesif nya. Kevin yang melihat itu sedikit tersentak karena ia belum tahu kalau Viona sudah menikah.
"Oh ini Kevin tetangga kita mas...oh ya Vin kenalin ini mas Reza suamiku." ucap Viona.
Alangkah terkejutnya Kevin ketika tahu Viona sudah punya suami, pasalnya ia tertarik kepada Viona saat pertama kali bertemu di gerbang ini.
"Saya Kevin..." ucap Kevin sambil mengulurkan tangannya.
"Reza." jawab Reza yang menjabat tangan Kevin dengan muka datar nya.
Melihat tatapan kecemburuan dari Reza membuat Kevin ingin segera pergi.
"Kalau begitu saya mau melanjutkan joging saya, Mari pak Reza..." pamit Kevin. Viona hanya menganggukan kepalanya sambil tersenyum.
Sepeninggalan Kevin mereka berdua langsungasuk mobil dan berangkat ke butik tempat mama Salma memesan Gaun pengantin.
🚗🚗🚗🚗🚗🚗🚗🚗🚗🚗🚗🚗🚗🚗🚗🚗🚗
Terima kasih kak sudah mampir.😀
_
_
_
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥