Wheel Of Love

Wheel Of Love
Kartu ajaib



Senja terukir indah di langit berwarna jingga menandakan selesai nya aktivitas yang menguras tenaga. Semua orang berhamburan di jalanan ibukota menuju tempat ternyaman masing-masing.


Sama hal nya dengan Reza saat ini, berada di jalan yang penuh dengan lalu lalang kendaraan roda dua maupun roda empat. Reza jarang sekali pulang sore seperti ini, ia biasanya lebih suka pulang di saat hari sudah petang tapi akhir-akhir ini dirinya ingin sekali pulang cepat dari biasanya.


Setelah hampir 45menit menempuh perjalanan, Reza sudah sampai di rumahnya. ia berjalan memasuki rumah dengan langkah yang cepat.


Saat naik di anak tangga yang kedua ia melihat Viona baru saja keluar dari ruang GYM miliknya, kali ini Viona memakai pakaian yang normal tidak seperti kemarin yang berhasil mengoyak wortel kebanggaan nya.


Reza kembali turun menghampiri Viona yang sedang duduk di meja makan menikmati segelas air putih di tangannya.


"Habis ngapain Vi?" tanya Reza basa basi sambil menarik kursi di samping Viona.


"Tadi habis zumba mas, tumben mas Reza sudah pulang?" ucap Viona setelah menghabiskan satu gelas air putih.


"gak tau kenapa aku sekarang suka pulang sore, kayak ada yang nungguin gitu dirumah." ucap Reza sambil menaik turunkan satu alisnya.


"Hmmm.... mulai deh gombal nya, mas Reza kesambet apa sih?akhir-akhir ini suka banget gombal gitu?" tanya Viona dengan heran.


"Aku gak gombal Vi, aku serius loh ini."


"Dulu aja cuek bebek sama aku, aku kan jadi bertanya-tanya gitu loh lihat mas Reza yang seperti saat ini, banyak ngobrol hal receh sama vio." ucap Viona sambil menatap Reza.


"Aku kan udah bilang sama kamu, aku akan memperbaiki semua kesalahanku." jawab Reza dengan menatap Viona.


"Oke oke alasan di terima, sekarang aku mau nanya nih ke mas Reza, apa bulan ini mas Reza melupakan sesuatu?" Viona memutar tubuhnya menghadap Reza.


Reza terlihat mencari jawaban dari pertanyaan Viona. "Apa ya Vi?"


"Duh kenapa mas Reza bisa jadi CEO sih?padahal ini hal penting loh bisa-bisanya mas Reza melupakan ini?" ucap Viona sambil menyebikkan bibirnya.


"Apa?" tanya Reza heran.


"Mas Reza tuh lupa belum transfer aku uang bulanan loh, tuh lihat banyak kebutuhan yang habis. Apa mas Reza sudah bangkrut ya sampai lupa kewajiban!" ejek Viona.


"ha..ha..ha..ha..ha... maaf Vi maaf, aku benar-benar lupa." Reza membuka tas kerjanya, mengeluarkan dompet nya.


"Ini platinum card untuk kamu, lakukan apapun yang kamu mau dan yang berwarna gold ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Simpan keduanya untuk kamu." ucap Reza sambil menjelaskan dua kartu yang ada di tangannya.


"kok banyak mas?gak takut Vio habisin nih isi dua kartu ajaib nya?" Viona meyakinkan Reza


"Pakailah sesukamu Vi, itu tidak akan habis. Disini masih banyak kartu seperti itu." Reza menyombongkan dirinya sambil menunjuk dompet di tangannya.


"Makasih ya mas...ini sebenarnya terlalu berlebihan untuk aku." ucap Viona dengan senyum manisnya.


"Semua yang aku punya sudah pasti kamu berhak juga menikmati nya." Ujar Reza sambil terus memandang Viona yang terlihat menggoda dengan keringat yang membuat bajunya sebagian basah.


"Ya udah mas aku mandi dulu ya." Viona berdiri dsri kursi nya. "Oh ya mas mungkin habis ini aku mau belanja kebutuhan rumah, semua hampir habis soalnya." imbuh Viona.


"Kalau begitu nanti pergi nya sama aku aja Vi, aku anterin aja ya sekalian makan diluar." ajak Reza.


"Beneran nih?gak takut ketahuan teman-teman mas Reza?" tanya Viona meyakinkan Suaminya.


"sudah saat nya mereka tahu siapa istriku." ucap Reza dengan serius.


Viona hanya diam mendengar ucapan Reza, wajahnya berubah menjadi merah merona karena tersipu mendengar apa yang baru saja di ucapkan oleh Reza. Tanpa pamit Viona Pergi meninggalkan Reza di meja makan sendirian. Ia masuk ke kamarnya untuk membersihkan tubuhnya dari keringat hasil olahraganya.


🔥🔥🔥🔥🔥


Ada yang mau gak makkkk di kasih kartu ajaib?


😀


Jangan lupa follow ig ku juga ya kak @tie_tik


Terima kasih😘