
Senja yang indah terukir di langit berwarna jingga. Viona tengah istirahat setelah berenang di rumah barunya. Duduk di tepi kolam renang sambil menikmati minuman yang di bawakan bu Mina.
matanya masih sembab setelah menangis bombai tadi siang.
Setelah di rasa cukup lelah, Viona segera pergi membersihkan tubuhnya ke kamar mandi, cukup 15 menit Viona sudah menyelesaikan ritualnya di kamar mandi. Dengan memakai bathrobe serta handuk yang melilit di rambutnya, Viona membuka almari untuk memilih baju yang ingin dia pakai malam ini, dengan mendengarkan musik favoritnya viona menyiapkan alat sholatnya karena sebentar lagi masuk waktunya sholat magrib.
Dengan memakai rok jeans selutut yang di padukan dengan kaos berwarna putih viona keluar dari kamarnya menuju ke meja makan. Rupanya reza sudah duduk di sana. Viona kemudian duduk di samping Reza.
"Malem mas." sapa Viona dengan sedikit canggung yang hanya di balas dengan anggukan oleh Reza.
"cih sombong banget, di sapa hanya diam saja."gumam Viona dalam hati sambil mengambil makan malamnya. Tidak ada perbincangan antara mereka berdua. hanya suara sendok dan garpu yang bersahutan sampai makan malam mereka selesai.
"Aku akan keluar malam ini, jika kamu butuh sesuatu minta saja pada bu Mina" ucap Reza sambil mengelap bibir nya dengan tisu.
"mas, Antar aku pulang ke rumah papa, aku mau ambil mobil untuk pergi kuliah." pinta Viona.
"Tunggu saja di rumah, aku akan menyuruh Adit mengambil mobilmu." ucap Reza sambil berdiri dari duduknya.
"Baiklah,terserah saja." jawab Viona pasrah "Apa aku boleh menggunakan ruang gym kamu mas?"lanjut Viona yang hanya di jawab anggukan oleh Reza.
Setelah menyelesaikan makannya Viona membantu bu Mina membereskan meja makan.
Viona masuk ke kamarnya untuk mengganti baju nya dengan baju olahraga sexy yang biasa di gunakannya melakukan senam zumba.
"gak papa lah pakek baju ini, kan dirumah gak ada orang, lagian mas Reza juga gak di rumah" Viona bergumam sendiri sambil berdiri di depan kaca almari nya. Viona berjalan keluar dari kamarnya menggunakan kimono nya untuk menutup baju olahraganya yang menggoda.
Setelah masuk ke dalam ruang gym milik reza, Viona diam di depan pintu sambil mengedarkan pandangannya ke semua arah.n"lumayan lengkap juga tempat ini" ucap Viona.
Viona menyiapkan musik box nya dan segera memutar musik untuk mengiringinya berzumba.
Di sebuah cafe Reza dan tiga temannya sedang asyik menikmati rokok dan minuman nya. Mereka teman sejak SMA hingga sekarang. Namanya Gilang, Farhan dan Juna.
"Za... gue sebenernya pengen ngomong sesuatu ke elo dari minggu minggu kemarin tapi lupa" ucap Juna sambil menyalakan rokoknya.
"apa an jun?" jawab Reza singkat.
"Gue pas liburan di bali ketemu Mirna sama cowok di club malam" jelas Juna.
"mungkin elo salah liat kali jun" timpal Farhan.
"Enggak,gue gak salah liat... gue disana lama banget sampai Mirna sama cowok itu keluar duluan" jelas Juna.
"gue harap yang elo liat salah jun, tapi memang Mirna ada disana beberapa minggu ini untuk pemotretan katanya" ucap Reza sambil menyandarkan punggungnya di sofa.
"elo harus selidiki sendiri za masalah ini, gue hanya gak mau elo di bohongi Mirna". ucap juna dengan tatapan elangnya.
"Saran gue mending elo nyusul Mirna kesana aj deh za, diam diam kesana nya biar elo tahu ngapain Mirna disana" ucap Gilang sambil menatap Reza.
"Gue setuju sama Gilang za... " sahut Farhan.
Reza hanya diam tidak menjawab sambil mengangkat sedikit ujung bibirnya.
"sial...awas saja kamu Mirna kalau sampai yang dikatakan Juna benar terjadi." gumam Reza dalam hati
hay kak jangan lupa like,vote dan komennya ya kak,😘😉