Wheel Of Love

Wheel Of Love
Kelinci yang lapar...



Melakukan Olahraga yang rutin merupakan salah satu cara untuk menjaga kebugaran dan stamina tubuh, itulah yang di lakukan Reza saat ini. Setelah kepergian dua teman nya Reza tidak menyusul Viona yang sedang tidur siang, ia pergi ke ruang Gym nya untuk melatih ototnya.


Satu persatu alat telah di gunakan oleh Reza, mulai dari treadmill, static bicycle, dumbbell dan rangkaian alat lain nya yang ada di ruang Gym nya. Keringat bercucuran tengah mengaliri tubuh Reza saat ini sampai ia melepas kaos nya karena basah.


Viona mengerjapkan mata nya, ia melihat ke sampingnya, tidak ada Reza di sana. Viona bangun dan menyandarkan tubuhnya di sandaran ranjang nya.


"Kemana ya mas Reza, Apa teman-temannya belum pulang??" gumam Viona yang menengadahkan kepalanya.


"Hmmm... ini juga udah sore, mending mandi dulu lah baru turun." ucap Viona sebelum beranjak ke kamar mandi.


Cukup lima belas menit Viona sudah selesai membersihkan dirinya di kamar mandi. Ia segera memakai bajunya dan duduk di depan meja rias untuk memoles wajahnya dengan make up tipis. Sekarang ia sudah siap untuk turun mencari suami tercinta nya.


Suasana di bawah terasa sepi, tidak ada tanda-tanda suaminya di ruang tamu. Viona membalikkan badannya untuk mencari suaminya di teras belakang.


Karena mendengar suara musik yang sedang di putar di ruang gym, Viona membuka pintu yang tertutup dan melihat suaminya sedang bermain dengan dumbbell nya.


"Uh...suamiku sexy sekali sore ini." kelakar Viona saat sudah berada di tempat Reza saat ini.


"Iya dong!!biar nanti malam kuat menyerang kelinci yang lapar." Seloroh Reza yang masih memegang dumbbell nya.


"Jangan lama-lama mas, ini sudah sore loh." ucap Viona.


"Bentar lagi selesai kok yang..." ucap Reza tanpa menatap Viona.


"Ya udah aku buatin minum dulu ya, nanti aku tunggu di teras belakang mas." Ucap Viona sebelum meninggalkan Reza.


"Oke sayang!!" ucap Reza.


Setelah beberapa saat berada di dapur, Viona sudah selesai membuatkan minum untuk Reza, ia membawanya ke teras belakang rumahnya. Rupanya Reza sudah menunggu Viona di sana.


"Ini mas di minum dulu." Viona meletakkan gelas yang di bawa nya diatas meja.


"Terima kasih yang." ucap Reza dengan senyum yang sangat manis. Setelah beberapa menit Reza beranjak dari tempat duduknya, ia pamit untuk mandi terlebih dahulu karena matahari sudah berangsur turun ke barat.


Sepeninggal suaminya, Viona duduk dengan menyelonjor kan kaki nya di kursi sun longer yang ada di tepi kolam renang. Tatapannya menerawang jauh, tiba-tiba saja ia mengingat Husein ketika tadi melihat Reza yang sedang berolahraga.


"Kak Husein, semoga kakak tenang di sana. Maafkan aku ya kak, aku sudah mencintai suamiku lebih dari aku mencintai kamu di masa lalu. Terima kasih kak selama ini sudah menjaga ku dengan baik." Gumam Viona dalam hati sambil menatap air kolam renang yang tenang.


💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠


Hari sudah beranjak malam, Viona duduk di depan meja Riasnya, ia menunggu Reza yang masih ada di ruang kerja nya. Viona sudah memakai piyama sexy di tubuhnya.


Setelah selesai memoles wajahnya dengan sedikit sentuhan make up, Viona beranjak menuju ranjang nya. ia duduk dan menyadarkan tubuhnya di ranjang.


Viona membuka ponselnya untuk browsing di gugel, ia membaca laman yang berhubungan dengan seksualitas, ia terkekeh geli ketika membaca bagaimana gaya-gaya yang dituliskan di laman yang di bukanya.


Reza sudah menyelesaikan pekerjaan, ia masuk ke dalam kamar nya menyusul Viona yang sejak tadi sudah menunggunya. Saat sudah masuk ke dalam kamarnya, ia melihat Viona sudah duduk di atas ranjang dengan mata yang terus menatap ponsel di tangannya.


Reza masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri, ia cuci tangan, membasuh wajahnya dan tak lupa ia juga menggosok gigi nya.


Reza keluar dari kamar mandi dengan wajah yang lebih segar, ia menyusul Viona naik ke atas ranjang, tanpa banyak bicara Reza meraih ponsel yang ada di tangan Viona dan di letakkannya ponsel Viona di atas nakas.


Reza kembali menatap Viona yang terlihat menggoda malam ini. Di tatapnya wajah sang istri yang begitu menggemaskan ini. Reza menuntun Viona untuk merebahkan tubuhnya sementara itu Reza memiringkan tubuhnya dengan satu tangan menyangga kepalanya.


"Kenapa tidak pakai lingerie lagi?" Tanya Reza sambil mengusap lembut pipi kanan Viona.


"Apa aku terlihat jelek karena memakai piyama ini?" tanya Viona.


Kec*pan yang berawal lembut kini sudah berubah menjadi Lum*tan yang saling menuntut dari keduanya. Mereka saling menyesap satu sama lain, lidah keduanya saling menari-nari di rongga mulut mereka secara bergantian.


"Aku mencintaimu istriku!!" ucap Reza lirih di telinga Viona.


Reza beralih turun ke leher mulus Viona, ia memainkan lidahnya disana dengan gerakan lembutnya, hal itu berhasil membuat Viona mengeliatkan tubuh nya karena Rasa nikmat telah datang menghampiri tubuhnya.


Reza membuka pakaian atas Viona, ia menatap dua bukit yang sangat menggoda nya saat ini, tanpa menunggu lama Reza langsung saja bermain di puncak bukit dengan lidahnya.


Sementara itu sang pemilik bukit sedang menikmati sentuhan lidah milik suaminya itu, ia sesekali mer*mas rambut Reza ketika Rasa ni*mat tengah melanda nya. Apalagi ketika tangan Reza berhasil meloloskan semua pakaiannya. Viona sudah polos saat ini.


Viona mencengkram rambut Reza dengan kuat ketika tangan sang suami memainkan biji kacangnya dengan ritme yang cepat. Viona merasakan gelombang tsunami akan segera menghantam tubuhnya dan benar saja tubuhnya menegang ketika Reza semakin mempercepat gerakan tangannya.


"Ahhhhhhhhh mas Reza!!!" lenguh Viona ketika telah sampai di puncak keni*matan. Reza mendekap Viona yang tengah mengatur nafas nya. Setelah melihat Viona yang sudah dalam keadaan stabil, Reza membuka semua pakaiannya, wortel nya sudah tegak dengan sempurna, siap di lahap kelinci milik Viona.


Reza merebahkan tubuhnya di samping Viona, ia menuntun Viona untuk menaiki tubuhnya. Reza membantu Viona untuk memasukkan wortel nya ke dalam kelinci yang masih sempit itu.


Viona terpekik ketika wortel suaminya masuk dengan sempurna di mulut kelincinya. Sejenak ia memejamkan matanya untuk menikmati Rasa wortel yang terasa sesak di dalam sana.


Viona mulai menggerakkan tubuhnya dengan pelan, namun semakin lama Viona semakin mempercepat gerakan tubuhnya karena merasakan keni*matan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya.


Reza menatap wajah Viona yang sedang merasakan wortel nya, tangannya bermain di atas dua bukit yang sedang menari-nari diatasnya. Reza membiarkan Viona mempercepat gerakan tubuhnya yang semakin menegang tanda ia ingin mencapai pelepasan kedua nya.


"Mas Reza Aku pipis!!!" Teriak Viona sebelum ambruk di atas tubuh suaminya.


Setelah melihat Viona sadar dari rasa nikmatnya, Reza membalikkan tubuh Viona. Kali ini ia yang memegang kendali permainannya.


Desahan lolos dari mulut Viona ketika wortel suaminya berhasil masuk kembali ke dalam mulut kelincinya. Reza menghentakkan tubuhnya dengan gerakan yang cepat. Cukup lama Reza memporak porandakan kelinci Viona. Desahan menggema di dalam kamar mereka saat ini. Viona merasakan gelombang tsunami datang menghantamnya lagi. ia meremas lengan suaminya dengan kuat.


Karena merasakan kelinci Viona yang sudah berkedut dengan kuat, Reza merasakan tubuhnya tengah di landa gelombang cinta yang sebentar lagi akan menghantam nya. ia semakin mempercepat gerakannya tak kala gelombang itu benar-benar menghantamnya.


"VIONAAAA!!!"teriak Reza ketika melepaskan cairan cintanya ke dalam kelinci istri nya.


"Ohh mas Reza....." Lenguhan keluar dari mulut Viona yang sudah terkapar.


"Terima kasih sayang..." ucap Reza yang masih memeluk Viona di bawah tubuhnya.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


_


_


Viona yang makan wortel, othor yang capek😂jadi bagaimana episode kali makkk???


Episode kali ini di khususkan untuk yang sudah punya suami yaa🙈🙈jadi yang belum punya pasangan di skip aja dari pada beper😲😲


Jangan lupa like, Vote dan komennya kak✌️✌️


_


_


_


🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥