Wheel Of Love

Wheel Of Love
Gak tahan...



Di ruang keluarga bu Salma dan pak Danu sedang menikmati teh hangatnya,bkedua nya sedang menunggu Reza dan Viona untuk turun, tapi mereka tak kunjung menampakkan batang hidungnya, akhirnya bu Salma naik ke lantai dua untuk mencari mereka berdua.


Semua ruangan telah di masuki bu Salma, tapi tak menemukan anaknya. Terakhir bu Salma menuju kamar Reza dan betapa terkejutnya bu Salma ketika sudah memasuki kamar anaknya, beliau melihat Reza yang terbaring di atas ranjang sedangkan Viona keluar dari kamar mandi hanya menggunakan bathrobe.


" REZAAAA APA YANG KAMU LAKUKAN!!!" teriak bu Salma. Seketika itu Reza langsung meloncat dari ranjang nya.


"Ada apa sih ma?bikin Kaget aja!" seru Reza, sementara Viona masih tetap berdiri di depan kamar mandi.


"Kamu habis ngapain Za? Viona itu belum jadi istri kamu?aduh Reza... kamu itu ya..." cerocos bu Salma sambil berkacak pinggang.


"maa... tolong jangan salah paham dulu ma, Reza gak ngapa ngapain ma." elak Reza.


"Tante...kami..." Viona baru saja ingin membela diri tapi kemudian bu Salma segera menghampiri dan memeluk Viona.


"sayang... maafkan tante ya karena tidak bisa mendidik Reza dengan baik." ucap bu Salma sambil mengelus kepala Viona. "mama akan kasih tau papa Za biar kalian segera di nikahkan saja" lanjut bu Salma.


Kemudian bu Salma segera meninggalkan kamar Reza dan turun menemui pak Danu. Viona begitu tercengang mendengar ucapan bu Salma. "kenapa jadi seperti ini sih..."gumamnya dalam hati.


"ma... ma... mama... ma... dengerin Reza dulu ma" ucap Reza sambil mengikuti bu Salma menemui pak Danu.


"ada apa sih ma?rame banget diatas" tanya pak Danu.


"ini nih pa, anak papa malu malu in pa, Aduh..." jawab bu Salma sambil mendudukkan tubuhnya ke sofa.


"ada apa Za?kenapa mama marah-marah?" tanya pak Danu setelah meletakkan ponsel nya di meja.


"Reza dan Viona berduaan di kamar pa, pas mama masuk Viona keluar dari kamar mandi sudah menggunakan bathrobe, gak mau di nikahin cepat tapi udah bawa anak orang masuk kamar, kamu seharusnya tidak melakukan itu Za..." ucap bu Salma panjang lebar.


"ma... tadi itu baju Viona kotor ma, kena tumpahan salad buah, sambil nunggu baju yang dibeliin Adit, dia Reza suruh pakek bathrobe dulu ma..." elak Reza.


Pak Danu hanya memandang istri dan anaknya lalu berkata " sebaiknya kita bicarakan masalah ini sama Surya saja, kalian harus segera menikah, papa gak mau terjadi sesuatu sama Viona, baru pertama kamu bertemu dengan dia saja kamu sudah masukin dia ke dalam kamar kamu, padahal di rumah ini banyak kamar."


Pak Danu segera menelfon pak Surya untuk datang ke rumahnya. Reza sangat frustasi mendengar keputusan papanya, selang beberapa menit datanglah asisten Reza yang bernama Adit membawa beberapa paperbag di tangannya.


"pak, ini baju yang bapak inginkan...apa ada lagi yang bapak inginkan?" tanya Adit.


"Terima kasih dit, kamu boleh pulang" jawab Reza, kemudian Adit menundukkan kepalanya dan pamit pulang.


"ma... ini yang di maksud Reza, Viona sedang menunggu baju ini ma, karena bajunya yang tadi kotor." ucap Reza sambil menatap mama nya.


"Apapun alasannya, kamu tetap salah Reza...


kamu sudah membawa seorang gadis ke dalam kamar kamu, kamu udah gak tahan ya?" bu Salma tetap pada pendiriannya.


Akhirnya Reza tidak mau lagi mendebat orangtua nya itu, dia segera menuju kamarnya untuk mengantar baju Viona. "baru lihat anak gadis di kamarku saja sudah heboh gitu, apalagi kalau tau apa yang aku lakukan dengan Mirna, pasti aku bisa di gantung sama mereka." gerutu Reza dalam hati.


♥️


Hay kak jangan lupa vote.like dan komennya yaa😘