
"Apa kamu sedang menggodaku Vi?" Tanya Reza dengan mata yang menatap tajam ke arah Viona.
Viona langsung saja menghentikan gerakan tubuhnya nya, seketika wajahnya merona menahan malu yang teramat sangat.
Reza menahan tawanya ketika melihat Viona yang salah tingkah menutupi tubuhnya, buru-buru Viona mengambil bathrob yang ada di kursi sunlonger nya.
"A-aku masuk dulu mas." ucap Viona tanpa menatap Reza. Dengan langkah cepat Viona segera pergi meninggalkan Reza yang masih ada di dalam kolam renang.
Reza duduk selonjoran di kursi sunlonger sambil menikmati sebatang rokok di tangan nya. Dengan boxer yang masih basah ia menikmati keindahan langit berwarna jingga itu.
Tatapan nya menerawang jauh memikirkan ucapan Viona tadi pagi, memang yang di katakan Viona ada benarnya, mereka harus mengulang akad nikah. Reza memikirkan bagaimana ia bisa melaksanakan akad nikah lagi tanpa kecurigaan orangtua Viona. Karena pak Surya dan bu Yuni pasti akan bertanya apa alasannya ia dan Viona melakukan akad nikah ulang.
Tak kunjung menemukan sebuah ide sampai langit berubah berwarna gelap, akhirnya Reza bergegas masuk ke dalam ruang bilas yang ada di dekat kolam Renang, ia membersihkan diri dengan tanpa waktu yang lama, setelah itu langsung saja Reza berjalan menuju kamar nya.
Suara adzan magrib sudah berkumandang di mana-mana, Reza sudah rapi dengan baju muslim nya dan ia segera turun ke kamar Viona untuk mengajak istri nya sholat berjamaah. Tapi ketika Reza membuka kamar Viona ternyata sang pemilik kamar sedang sholat sendirian.
"Ya...gak di tungguin!!" ucapnya dengan pelan di ambang pintu.
Reza menutup kembali kamar Viona dan segera kembali menuju kamarnya sendiri untuk melaksanakan kewajibannya.
⭐⭐⭐⭐⭐
Viona menyiapkan makan malam bersama bu Mina, ia menata semua makanan di atas meja makan. Tak berselang lama Reza turun dan bergabung bersama Viona di meja makan.
"Mau aku ambilin mas?" tanya Viona.
"Boleh..." jawab Reza dengan senyum manisnya.
"Mas mau ini?" Viona menunjuk udang asam manis di depannya.
"Apapun yang kamu ambilkan pasti akan aku makan." kelakar Reza.
"Mulai kan....mulai!!Suka banget sih gombal gitu!!" Ucap Viona dengan muka yang di tekuk.
"Ya udah deh, aku minta maaf." Reza menatap Viona dengan tatapan yang lembut.
Mereka berdua makan dalam diam, hanya suara garpu dan sendok yang bersahutan, sesekali mereka saling menatap satu sama lain, saling melempar senyum seperti anak ABG yang sedang PDKT.
"Setelah ini aku mau keluar sebentar ketemu teman-temanku, kamu mau ikut Vi?" Tanya Reza setelah mengelap bibirnya dengan tissu.
"Emmmm.... enggak deh mas, aku mau ngerjain skripsi ku aja deh." jawab Viona sambil mengupas jeruk di tangannya.
"ya udah kalau gitu aku langsung berangkat ya, aku gak lama kok!" Reza berdiri dan melangkah keluar dari rumahnya. Viona kemudian membereskan meja makannya dibantu oleh bu Mina.
Viona mengambil Laptop dan buku-buku nya, dia membawa nya ke ruang keluarga. Dengan serius Viona mengerjakan Skripsi yang belum selesai itu.
"Duh..bener-bener udah buntu otakku!!!ahhh pusing rasanya!!" gerutu Viona masih dengan laptop yang menyala di pangkuan nya.
"Mas Reza sepulang dari bali kok manis banget ya sikapnya, bikin gue dag dig dug terus huhhhh!!!" Viona bermonolog.
Waktu terus berlalu tapi Viona belum juga menyelesaikan tugas-tugasnya. Rambutnya dari tadi sudah berantakan karena menjadi korban tangannya yang terus saja menjambak ketika pikirannya sedang buntu tak dapat ide.
Pukul 22.25 Reza sudah pulang setelah selesai bertemu dengan Juna. Ia melangkahkan kaki nya menuju ruang tengah dengan membawa pisang coklat di tangannya.
"Kamu belum selesai juga Vi?" tanya Reza ketika melihat Viona dengan kondisi yang berantakan dan masih berkutat dengan laptop nya.
"belum mas, buntu gak punya ide lagi." jawab Viona tanpa menatap Reza.
"Nih aku bawain pisang coklat, makan dulu." ucap Reza sambil meletakkan pisang coklat di atas meja.
"wahhhh tau aja kalau aku suka yang manis manis." Mata Viona berbinar ketika membuka kotak pembungkus pisang coklat itu yang isinya di penuhi dengan topping coklat.
"Sini aku bantuin, kamu makan aja dulu." Reza mengambil laptop milik Viona.
Reza menatap serius laptop Viona, dan mulai melanjutkan tugas istri nya itu, sedangkan Viona asyik menikmati pisang coklatnya sambil menatap Reza yang ada di sampingnya.
"Ternyata kalau lagi serius mukanya tegang banget ya" gumam Viona dalam hati.
🔥🔥🔥🔥🔥