Wheel Of Love

Wheel Of Love
Lagi dan lagi..



Langit biru berubah menjadi warna jingga, cahaya matahari perlahan mulai redup menandakan waktu tiga rakaat sebentar lagi tiba.


Raut kebahagiaan terlukis di wajah Reza. Setelah tadi menuntaskan hasrat yang sudah lama di tahannya, ia mengulang kembali hubungan setengah badan seperti yang dilakukannya tadi.


Saat melihat Viona keluar dari kamar mandi yang hanya memakai bathrobe, Hasrat nya bangkit begitu saja ketika pandangannya tertuju pada dua bukit teletubis yang tersembul di balik bathrobe yang di pakai Viona.


Viona duduk di meja Rias dengan muka yang ditekuk, ia kesal dengan suaminya saat ini. Betapa tidak, ia harus mandi dua kali sore ini karena kelakuan suaminya itu yang berhasil membuatnya gerah.


"Sayang...jangan cemberut gitu dong!" ucap Reza yang sedang memakai bajunya di belakang Viona.


"Aku tuh kesel sama mas Reza!! kenapa sih pakek di kasih kissmark segala. Aku tuh malu mas kalau sampai ada yang lihat. Banyak banget lagi di leher, apalagi di dada huhh!!!" gerutu Viona yang sedang sibuk memakai bedak nya.


"Gapapa biar semua orang tahu kalau kamu sudah ada yang punya." Kelakar Reza.


"Ck. kayak ABG labil aja!!" Viona berdecih.


"Kamu semakin terlihat sexy sayang, dengan tanda merah yang ada di leher dan di dada." ucap Reza yang sedang berdiri di belakang Viona.


"Terus gimana dong mas??aku malu mas kalau nanti di lihatin orang." Viona memanyunkan bibirnya.


"Nanti bisa diatur yang..." ucap Reza di ceruk leher istrinya.


Viona melanjutkan Make up nya yang belum selesai sementara Reza mempacking barang-barangnya ke dalam koper. Ia memasukkan juga kado pemberian dari teman-temannya ke dalam box besar.


Setelah semua siap, Viona dan Reza berjalan keluar dari kamarnya. Mereka berdua saling bergandeng tangan di sepanjang jalan keluar dari hotel.


Viona menundukkan pandangannya ketika berpapasan dengan pengunjung hotel yang lain, ia malu karena banyak nya tanda cinta dari Reza yang memenuhi leher nya.


Reza mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang, menikmati suasana di jalanan yang sedikit legang.


"Mas di depan ada toko yang menjual kerudung, mas Reza mau ya turun beliin aku kerudung. Biar nanti aku pakai waktu jalan di mall." Viona merengek di lengan Reza.


"Iya nanti mas yang turun. Kamu tenang aja!" Reza mengelus rambut Viona pelan dengan senyum yang tersungging di bibirnya.


Cup...Viona mengecup pipi Reza "Makasih mas."


"Sekarang mulai berani ya bersikap agresif hmm." ucap Reza sambil memainkan kedua pipi Viona dengan gemas.


Reza turun dari mobilnya setelah berada di tempat parkir toko kerudung yang di maksud oleh istrinya, ia masuk ke dalam dan memilih kerudung dengan asal. Tak lama kemudian Reza sudah keluar dari toko dan berjalan masuk ke dalam mobilnya.


Viona tersenyum menatap Reza yang memberinya sebuah paperbag berisi kerudung yang sudah di belinya. Viona mengeluarkan dan memakai kerudung hitam pilihan suaminya.


Mobil terus melaju sampai di mall, Viona turun dari mobil diikuti oleh Reza. mereka berdua masuk ke dalam mall untuk makan malam dahulu.


*


*


Setelah Menyelesaikan makan malam nya, Viona dan Reza memutuskan untuk pulang tanpa jalan-jalan atau pun melihat film di bioskop. Tubuh Viona masih terlihat capek. ia ingin segera pulang dan beristirahat di kamarnya.


Saat akan keluar dari mall itu, Viona berpapasan dengan Mela dan juga Gilang yang baru saja akan masuk ke dalam mall.


"Hay bro!!" sapa Gilang dengan melambaikan tangannya kepada Reza.


"Ngapain elu kesini?kencan?" tanya Reza sambil berkacak pinggang.


Viona dan Mela terlihat asik ngobrol sendiri tanpa menghiraukan pasangan masing-masing. mereka berdua tertawa bersama.


Sedangkan kedua pria yang sedang berdiri di samping mereka hanya saling pandang karena penasaran dengan apa yang di bahas oleh Viona dan Reza.


Sekitar sepuluh menit Viona pamit kepada Mela untuk kembali terlebih dahulu. Setelah saling bersalaman dengan gaya masing-masing mereka berpisah untuk melanjutkan kegiatan mereka.


πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ 


Viona dan Reza sudah sampai di dalam rumahnya, Mereka berdua duduk di ruang keluarga sebelum masuk ke kamar mereka.


"Mas aku ganti baju dulu ya, gerah nih!!" ucap Viona.


"Ayo sekalian mas juga mau ganti baju." Reza beranjak dari tempatnya. ia menggandeng tangan Viona untuk naik ke lantai dua.


"Loh mas bajuku ada di kamar yang di bawah mas." ucap Viona ketika sudah sampai di anak tangga kelima.


"Sudah di pindahkan semua sayang sama mbak Sri." ucap Reza tanpa memandang Viona.


Viona tidak menjawab lagi ucapan Reza, ia terus berjalan di samping Reza sampai masuk di dalam kamar milik suaminya itu.


"Akhirnya kita bisa satu kamar sayang!!" ucap Reza sambil memandang Viona yang mengedarkan pandangannya ke sekeliling kamar Reza.


Reza melepaskan kaos dan jeans panjang yang sejak tadi di pakainya, ia ganti dengan kolor favoritnya.


Reza merebahkan tubuhnya di atas ranjangnya, ia melihat Viona yang sedang melepaskan kerudungnya di meja rias.


"Sayang...nanti malam lagi ya mainan wortelnya!!" ujar Reza yang sedang memiringkan tubuhnya menghadap Viona.


⭐


⭐


⭐



Nih penampilan Viona dan mas Eja saat di mall😁


_


_


_


Besok lanjut lagi ya gaisss up nya😎sekarang Othor mau melakukan sesuatu dulu untuk mencari inspirasiπŸ˜€


_


_


πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯