
Rasa gelisah tengah melanda Viona yang sudah bersiap dengan mukenah nya, menunggu Reza yang belum datang ke kamarnya. Viona bingung harus bagaimana menyikapi keadaan ini. Perubahan Reza yang mendadak membuat fikiran nya melayang mencari alasan di balik perubahan suaminya itu dan tanpa di sadari saat ini Reza sudah berdiri di samping nya.
"Ayo sholat dulu, entar di lanjut lagi ngelamun nya." ajak Reza sambil tersenyum manis sekali. Viona hanya diam menatap Reza yang sudah berpakaian Rapi memakai baju koko dan sarung serta peci yang sudah terpakai di kepala sang suami.
"Suami idaman banget sih kalau seperti ini." gumam Viona dalam hati.
"Ayo buruan jangan ngelamun terus" ucap Reza yang sukses membuat Viona tersadar.
Mereka berdua akhirnya melaksanakan Sholat berjamaah di kamar Viona, dengan fasih dan khidmat Reza melantunkan bacaan-bacaan sholat sampai menyelesaikan 2 rakaatnya.
Setelah selesai sholat dan berdoa, Reza membalikkan badan lalu mengulurkan tangan kanannya dan langsung di raih oleh Viona. Di kecup nya punggung tangan sang suami dengan perasaan yang tidak karuan.
Reza menatap manik hitam sang istri yang mulai berkaca-kaca, Reza mendekatkan diri nya dengan sang istri lalu di kecup lah kening Viona dengan penuh kasih sayang. Setetes air mata berhasil lolos dari pelupuk mata Viona, ia begitu terharu mendapat perlakuan seperti ini setelah hampir 2 bulan menikah.
"kenapa menangis hmm?" tanya Reza sambil mengusap air mata Viona.
Viona tidak menjawab pertanyaan Reza, ia malah menundukkan kepala nya sambil terisak. Reza sempat bingung melihat Viona yang tiba-tiba menangis seperti itu. Tanpa berpikir panjang Reza segera memeluk tubuh Viona yang bergetar.
"Ada apa?apa yang membuatmu sedih?apa aku melakukan kesalahan?" tanya Reza dengan sederet pertanyaan tanpa melepaskan pelukan nya.
"Aku terharu aja mas hiks, kita sudah 2 bulan menikah tapi baru kali ini kita sedekat ini." jawab Viona di ceruk leher suami nya.
Reza mengurai pelukan nya sambil terus memandang wajah Viona, "Aku mau ganti baju dulu ke kamar, ada hal yang harus kita bicarakan, nanti aku tunggu di taman belakang ya." Viona hanya menganggukkan kepala nya dan Reza pun segera beranjak pergi.
~~
Reza menunggu Viona di teras belakang rumah nya, menikmati suasana sejuk di pagi hari sambil memandang kolam renang dan beberapa tanaman yang tertata rapi di pinggir tembok yang menjulang tinggi.
Viona datang sambil membawa kopi hitam dan segelas susu coklat di tangan nya. Di letakkan nya nampan yang ia bawa di atas meja.
"Mas ngapain berdiri disitu?" tanya Viona sambil mendudukkan tubuh nya di kursi.
"Siapa yang menata tanaman di situ, perasaan dulu gak ada tanaman apapun?" Reza berjalan menghampiri Viona.
"Aku yang menata tanaman itu di bantu sama bu mina dan mbak Sri, kenapa?jelek ya mas?" Viona mengerutkan dahi nya.
"Bagus, aku suka." Jawab Reza dengan senyum yang merekah di pagi hari.
Viona tertegun melihat Reza yang tersenyum seperti itu, Rasanya hari ini ia di buat bingung dengan sikap Reza.
"Kopi nya mas di minum dulu." ucap Viona kepada Reza.
"Duh...lama-lama kena diabetes nih aku liat mas Reza terus tersenyum, manis lagi senyum nya. Mas Reza dari tadi kenapa sih?apa dia habis kesambet leak bali ya?" gumam Viona dalam hati.
"Vi... Apa aku masih punya kesempatan untuk memperbaiki kesalahanku?" tanya Reza tiba-tiba setelah minum sedikit kopinya.
"mmm-maksud mas Reza apa?" Viona belum mengerti arah pembicaraan Reza.
"Aku mau kita meneruskan pernikahan ini, kita mulai dari awal lagi ya hubungan ini." ucap Reza sambil menatap Viona.
"Kenapa mas Reza tiba-tiba mau melanjutkan pernikahan ini, bukannya mas Reza dulu yang menginginkan kita berpisah?" tanya Viona
"Iya itu dulu Vi. Setelah aku berfikir selama beberapa hari ini aku sudah memutuskan ingin hidup bersama kamu saja."
"Tapi bagaimana dengan perempuan itu?"
"Aku sudah meninggalkan nya Vi, aku sudah menyelesaikan semua nya. Aku memilih kamu menjadi pendampingku untuk berlayar di bahtera pernikahan ini Vi." Reza menatap dalam manik Hitam sang istri.
"Tapi mas..."
"Aku tahu kamu belum bisa melupakan masa lalu mu Vi, aku tidak masalah kok, kita akan berjalan meninggalkan masa lalu bersama-sama. Kita akan berusaha saling mencintai satu sama lain Vi." Ucap Reza dengan serius.
"Aku juga tidak akan memaksa kamu untuk secepatnya menerima keputusan ini, tapi aku juga tidak akan menceraikan kamu sampai kapan pun!" lanjut Reza.
"Mas Reza serius dengan semua ini?apa mas Reza tidak menyesal dengan keputusan ini?" tanya Viona.
"Tidak Vi, Beri aku kesempatan sekali lagi ya untuk memperbaiki semua kesalahanku, kita belajar sama-sama ya Vi..." ucap Reza sambil menggenggam tangan Viona.
"Berjanjilah padaku mas untuk tidak mengulang kesalahan seperti kemarin." ucap Viona dengan tatapan yang serius.
"Aku berjanji akan selalu setia kepada istriku Viona Maharani." Ucap Reza dengan tatapan penuh kasih kepada Viona.
😘
😘
😘
Ada yang baper gk sih makkkk?
🔥🔥🔥