
Alunan lagu yang tengah di putar membuat suasana di dalam toko terasa nyaman, membuat sang pembeli betah untuk memilih pakaian yang tertata rapi di gondola maupun di manequin.
Viona sedang memilih cardigan yang terlihat menarik di matanya, dilihatnya satu persatu pilihan dan model yang terpajang di depannya, sesekali ia mengedarkan pandangan nya ke arah sang suami yang tengah memilih kaos polo kesukaannya.
Sejenak ia menoleh ketika mendengar seorang wanita sedang berteriak memanggil kekasihnya, entah kenapa dirinya ikut menoleh ke sumber suara yang agak jauh dari nya, Dilihatnya wanita itu sedang berjalan dengan anggun nya menuju seorang pria yang sedang fokus memilih baju.
Matanya seketika melotot melihat wanita itu menepuk pundak suami nya. Di tatapnya dengan tajam siapa wanita yang berani memanggil suami nya dengan kata sayang.
"Ck, ternyata perempuan itu lagi!" ucap Viona dengan mencebikkan bibirnya.
Viona kemudian bersembunyi di balik kamar pass yang terletak di sebelah nya, ia melihat wanita itu tengah menggoda suaminya. Tanpa bisa di tahan setetes air mata turun membasahi pipinya. Tiba-tiba perasaannya menjadi tak karuan, antara sedih,marah, cemburu dan bahagia. Ia bahagia melihat suami nya tidak merespon mantan kekasihnya itu, yang ada hanya ada tatapan penuh amarah yang terpancar di wajah Reza.
"Kenapa aku cemburu melihat wanita itu mendekati mas Reza?Apa aku benar-benar sudah jatuh cinta sama mas Reza?" tanya nya dalam hati.
"Aku tidak boleh cengeng, aku harus bersikap tenang untuk menghadapi perempuan penggoda itu!" Gumam Viona dengan pelan.
Dengan langkah Tegak dan anggun Viona berjalan mendekat ke tempat Reza berada, ia semakin muak melihat perempuan itu tengah memeluk lengan suami nya.
"SAYANG!!!" Panggil Viona kepada Reza dengan suara yang lembut.
Seketika Reza langsung saja menghempaskan dengan kasar tangan Mirna yang melingkar di lengannya.
"Sayang, ini siapa?" tanya Viona setelah berada di samping Reza. Kemudian ia meraih lengan Reza dan memeluknya dengan posesif.
" Emm...Bukan siapa-siapa kok!" jawab Reza dengan sedikit ragu, karena ia tahu Viona pasti sudah tau siapa wanita yang ada di depannya.
"Kamu tidak ingin mengenalkan dia kepadaku mas?" Sungguh pertanyaan Viona seperti jebakan untuk Reza, saat ini ia serba salah untuk mengimbangi sikap Viona yang jelas ia tahu bahwa ini hanya pura-pura.
Tanpa di duga Mirna mengulurkan tangan nya kepada Viona.
"Kenalin namaku Mirna, aku kekasihnya sebelum kamu." ucap Mirna dengan percaya diri nya.
"Waw!! benarkah itu mas?" ucap Viona sambil menatap suaminya sedangkan Reza hanya diam tidak menjawab pertanyaan Viona.
Kemudian Viona menyambut uluran tangan Mirna. "Aku Viona, istrinya mas Reza."
"Ha..ha..ha..ha... sebercanda itu ya kamu?jangan mimpi!!" ucap Mirna dengan di iringi gelak tawanya.
"Saya sedang ada di dunia nyata, bukan di dunia mimpi seperti anda!" sarkas Viona.
"Sayang kamu sudah selesai belanja nya, kalau sudah selesai ayo kita pergi, tidak usah meladeni perempuan gak jelas ini." ucap Reza sambil memeluk pinggang Viona.
Mendengar ucapan Reza yang begitu menyakitkan, Mirna seketika langsung meradang.
"Jaga mulutmu Reza Atdmaja!!!" ucap Mirna dengan nada tinggi nya.
"Ya...ya..ya...kita lihat saja." ucap Viona dengan santainya.
"Ayo mas kita pergi dari sini." Viona menarik tangan Reza untuk segera melangkah kan kaki nya pergi.
Tanpa menolak Reza berjalan melewati Mirna yang sedari tadi menatapnya dengan penuh amarah. Viona berjalan dengan anggunnya di samping sang suami. Sesaat kemudian ia menoleh kebelakang dan menjulurkan lidahnya ke arah Mirna dengan memasang muka mengejek kepada Mirna. Hal itu membuat Mirna semakin muak melihat Viona.
"Berani nya kamu anak kecil!!! kamu belum tahu siapa aku!!" gumamnya dalam hati.
⭐⭐⭐⭐
Setelah membayar semua baju yang di pilihnya, Reza dan Viona melangkahkan kaki nya keluar, Viona hanya diam sedari tadi, wajahnya terlihat di tekuk. Reza menyadari bahwa saat ini Viona tengah merajuk.
"Kamu mau makan dimana?kamu pasti lapar kan?" tanya Reza sambil menatap Viona.
"Aku mau pulang!!" Viona menjawab dengan ketus.
"Kita makan dulu ya, entar marah nya di lanjut lagi kalau kita sudah selesai makan." ucap Reza tanpa dosa.
"Aku gak lapar!!" ucap Viona sambil terus berjalan tanpa menoleh kepada Reza.
"ya sudah, kamu temenin aku makan ya kalau kamu gak mau makan." Ucap Reza lagi. Tanpa menunggu persetujuan Viona, langsung saja Reza menarik tangan Viona masuk ke dalam Restoran seafood yang kebetulan ia lewati di mall itu.
"ihh..lepasin mas, aku gak mau!!" Viona mencoba melepas genggaman sang suami. Namun usaha nya sia-sia karena Reza sudah berhasil membawa nya masuk ke ruang VIP.
Viona terpaksa duduk di samping Reza, muka nya masih saja cemberut.
"Udah dulu ya marahnya, kamu makan dulu kasian cacing yang ada di perut kamu pasti sudah protes sedari tadi." ucap Reza sambil mengusap lembut tangan Viona.
Reza bingung menghadapi Viona saat ini, ia tahu bertemu Mirna adalah kesalahan paling fatal apalagi bertemu saat bersama Viona, pasti Viona terluka lagi melihat Mirna yang seperti tadi.
_
_
_
😰😰😰😰😰
⭐
Hay kak gimana episode kali ini?apa kalian juga muak sama si Mirna?
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥