
Hari terus berganti meninggalkan kenangan-kenangan yang pernah terjadi. Cinta yang besar telah membuat hari-hari yang dilalui keluarga kecil Reza menjadi lebih bermakna. Teriakan Viona setiap hari menggema di dalam rumah. Semua itu terjadi karena putri kecilnya sudah tumbuh menjadi gadis kecil yang aktif.
Saat ini usia Sellin genap tiga tahun. Dua bulan yang lalu ia baru merayakan ulang tahun di sebuah restoran mewah, salah satu milik pak Surya yang ada di Jakarta Selatan. Kado-kado istimewa berdatangan dari kedua keluarga besar tersebut.
Sellin tumbuh menjadi gadis kecil yang manja, semua itu terjadi karena Viona dan Reza terus memberikan apa saja yang diinginkan oleh Sellin, tentunya keinginan yang masuk akal dong ya. Setiap hari Viona kualahan untuk menjaga Sellin yang semakin aktif bermain. Gadis kecil itu berlarian naik-turun di tangga yang menjulang tinggi, tentu saja setiap hari Viona seperti latihan penguatan jantung. Ia ketar-ketir ketika melihat putrinya itu bermain di tangga.
Seperti siang ini, Sellin terus berteriak sambil menggedor pintu kamar. Ia sengaja di kurung Viona di dalam kamar agar tidak berlarian kesana-kemari seperti lagu alamat palsu. Viona hanya diam sambil mengamati tingkah Sellin yang menguras energinya.
"Papi ... buka pintu!! tolong Sellin ... Mami jahat!" teriak Sellin seraya mengalihkan pandangan ke arah Viona.
"Bu Mina ... tolong Sellin!! Sellin mau keluar beli es klim!" teriaknya lagi. Sellin terus berteriak memanggil orang-orang yang tinggal di rumah ini.
Viona melambaikan tangannya seraya memberikan kode kepada Sellin jika Reza menelfonnya. Gadis kecil itu segera berlari ketika tahu bahwa sang ayah melakukan video call.
"papi ...." sapa Sellin setelah duduk di atas pangkuan Viona. Ia menatap wajah tampan Reza yang terlihat jelas di layar ponsel tersebut.
"hay anaknya Papi ...." sapa Reza seraya melambaikan tangannya kepada Sellin, "hari ini Sellin nakal atau tidak?" tanya Reza yang ada di sebrang sana.
Sellin menggelengkan kepalanya, "No!! Sellin tidak nakal, Pi! mami yang nakal! Sellin dikurung di kamar!" rupanya Sellin mengadu kepada Reza.
Viona terkekeh ketika mendengar Sellin mengadu ke Reza. Ia semakin gemas dengan tingkah sang putri. Terkadang Sellin cemburu jika Reza menunjukkan perhatiannya kepada Viona. Sellin pasti mengganggu jika Reza sedang memperhatikan Viona.
"Kenapa Sellin bisa dikurung Mami?" tanya Reza setelah berhenti tertawa.
"Sellin pengen bermain sama Lonel, Pi!" ucapnya sambil menatap sang ayah. Lonel adalah kelinci berwarna abu-abu yang ada di halaman belakang. Reza terpaksa harus memelihara kelinci karena saat itu Sellin menangis ingin membeli kelinci.
Sellin berteriak kegirangan setelah mendengar ucapan Reza. Ia senang jika Reza mengajaknya ke area bermain yang ada di salah satu mall yang ada di Jakarta.
Setelah bernegosiasi bersama ayahnya sendiri. Akhirnya Sellin naik ke atas ranjang walaupun panggilan video itu belum berakhir. Viona tersenyum manis karena pada akhirnya Reza bisa membuat putrinya itu menurut seperti perintah Viona.
"Mas, sudah makan siang kah?" tanya Viona.
"Sudah dong! sebentar lagi mau meeting nih! doakan lancar ya, Sayang!" ucap Reza sambil menatap wajah sang istri.
"pasti, Mas! ya sudah kau begitu aku mau nemenin Sellin bobo dulu ya, Mas! bye ...." ucap Viona sebelum mengakhiri panggilan video dengan Reza.
Viona segera naik ke atas ranjang untuk menemani Sellin. Seperti biasa, gadis kecilnya itu pasti akan mencari daun telinganya sebelum tidur. Kebiasaan Sellin itu terkadang membuat Viona kesakitan karena daun telinganya sering iritasi karena ulah putrinya itu.
Tak butuh waktu lama, Sellin akhirnya tidur pulas setelah tangannya bermain-main di daun telinga Viona. Pandangan Viona tak lepas dari wajah cantik sang putri, ia terus mengusap rambut hitam Sellin dengan iringan senyum yang sangat manis.
"Sekarang kamu sudah semakin besar, Nak! Mami suka kualahan menjagamu. Terima kasih telah hadir di dunia ini, mami sangat mencintaimu," gumam Viona sebelum mendaratkan kecupan di kening Sellin.
_
_
Mau lanjut gak nih?? komen dong biar othor semangat lanjut😍
🌷🌷🌷🌷🌷