Vampire In The City

Vampire In The City
Anggota Baru




Setelah lewat pukul 12 malam, beberapa jam setelah kecelakaan terjadi, Hoseok terbangun. Bagaikan cerita horor saja, manusia yang berubah menjadi vampire itu terbangun di saat tengah malam. Mata vampirenya berwarna kuning saat membuka. Taehyung merasa Hoseok sudah cukup seram meski masih baru menjadi vampire.


Hoseok mengerang pelan dan duduk bangun. Matanya terpicing tajam pada sosok-sosok yang mengelilinginya di tempat tidur. Kekuatan inderanya jauh lebih sensitif dibanding sebelumnya. Ia begitu peka dengan suara dan penciumannya pun semakin tajam.


“Hoseok…” ucap Namjoon akhirnya.


Hoseok melihat Namjoon, teman sekelasnya itu. Dimana dia sekarang? Kenapa dia berada di tempat tidur? Dan rumah siapakah ini? Ia melihat ada sosok-sosok lain yang tidak dikenal. Ada yang berambut putih yang memandangnya dengan datar, ada yang berwajah tampan dan bertubuh tegap namun raut wajahnya tampak sangat serius, sementara ada yang bersembunyi di balik badan Namjoon, takut-takut melihat ke arahnya seolah dia ini monster.


Hoseok merasa kerongkongannya sangat kering. Dia ingin minum sesuatu, dia ingin memuaskan hasrat hausnya ini. Ia merasa tulang-tulangnya panas seperti terbakar.


“Minumlah ini…” ucap sosok yang berambut putih. Yoongi memberikan segelas penuh darah. Hoseok yang menyangka bahwa ia diberi minum jus biasa, akhirnya menerimanya.


Momen dimana Hoseok meminum cairan itu, Hoseok merasa matanya seolah terbuka. Kerongkongannya tidak kering lagi. Dengan cepat, Hoseok meminum habis cairan itu, merasa seperti ketagihan dan ketergantungan. Dan anehnya, tulang-tulangnya tidak terasa panas lagi. Dia merasa badannya jauh lebih baik. Cairan apa gerangan yang ia minum ini?


Yoongi memberi smirk saat melihat gelas sudah kosong. Ia mengambil gelas itu dan menaruhnya di meja. Memang jika berubah menjadi vampire pasti akan membuatmu sangat haus akan darah. Itu adalah hal pertama yang dibutuhkan oleh vampire… atau… mereka akan mencari manusia untuk menggigit dan menghisap darah.


Namjoon menelan ludah, bertukar pandang dengan Seokjin. Berhadap-hadapan langsung dengan Hoseok membuat Namjoon tidak tahu harus mulai dari mana menjelaskan kondisi ini. Ternyata ini tidak semudah kelihatannya.


Namjoon membayangkan bagaimana reaksi Hoseok. Mungkin Hoseok akan menangis, menjerit dan menyalahkan Namjoon karena sudah mengubahnya menjadi vampire. Pastinya tidak ada orang yang mau dirubah menjadi vampire bukan? Vampire memiliki image yang sangat buruk di antara manusia, vampire dianggap penghisap darah manusia, monster, pembunuh. Dan kini Hoseok harus menjadi salah satunya?


Hoseok menatap sosok-sosok yang ada di ruangan itu satu per satu. Jika ia sedang berada di rumah Namjoon, maka sosok-sosok lain di ruangan ini adalah vampire juga sama seperti Namjoon? Oh ini sangat menggairahkan!! Dia sedang berada di kediaman vampire? Mimpi apa dia sampai bisa menjadi tamu di rumah vampire ini!


Hoseok memiringkan kepala. Ah dia ingat kalau dia mengalami kecelakaan. Matanya tiba-tiba membola, teringat dengan kejadian mencekam itu… rasa sakit hebat di kepala dan tubuhnya. Dia pikir dia mati, ternyata dia masih hidup… Pasti Namjoon yang menyelamatkannya ya?


Namjoon berdehem, membuyarkan lamunan Hoseok itu. “Hoseok-ssi… apa kau ingat dengan kecelakaan yang kau alami?”


“Yes.” sahut Hoseok cepat dan sedikit tak sabaran. Dia ingin juga mengajukan banyak pertanyaan mengenai rasa penasarannya mengenai vampire-vampire lain yang ada di rumah ini.


“A-aku menyelamatkanmu…” ujar Namjoon, “Aku membawamu ke rumahku karena kupikir dokter pun tak akan sanggup menyelamatkanmu.”


“Daebak!” seru Hoseok mengagetkan Taehyung yang berdiri di belakang Namjoon. Taehyung langsung bersembunyi di belakang tubuh tinggi Namjoon. Dia cukup heran karena Hoseok terdengar begitu cheerful… dan sama sekali tidak merasa aneh berada di antara para vampire.


“Kau pasti menyembuhkanku dengan kekuatan superpowermu ya?” tanya Hoseok. Matanya berbinar ketika memandang Namjoon. “Aku tak menyangka kalau kekuatan superpowermu adalah penyembuh?”


“Anni…” ucap Namjoon datar, “Kekuatanku bukan penyembuh.”


“Lantas?” timpal Hoseok sedikit bingung.


“Aku mentransferkan venomku ke dalam tubuhmu…”


Hoseok mengernyit namun mengangguk-angguk. Dia ingat pernah membaca mengenai venom vampire. Venom vampire adalah racun yang digigitkan oleh vampire pada manusia. Venom itu dalam dosis tertentu dan masuk mengalir ke jantung manusia akan membuat manusia berubah menjadi vampire. Ini pernah menjadi pembahasan di grup komunitasnya, hanya saja masih simpang siur karena belum ada bukti konkret mengenai hal itu.


“Jadi kau menggigitku?” tanya Hoseok polos, belum paham dengan inti yang sesungguhnya.


Namjoon meringis. Aigoo… bagaimanakah ia harus menjelaskannya pada Hoseok? Manusia ini tampak sangat-sangat belum menyadari situasi.


Seokjin menghela nafas, sudah tak sabar dengan percakapan lambat ini. “Singkatnya dia menggigitmu dan kau berubah menjadi vampire.”


Mata Hoseok seketika membesar. Matanya yang berwarna kuning itu. “Mwo?”


Namjoon berdecak cemas. “Dengar, aku sungguh tak punya pilihan lain–“


“Sekarang aku adalah vampire?” potong Hoseok. Wajahnya berubah pucat pasi dan ia menatap Namjoon dengan mata melotot.


Namjoon mengangguk lambat, sudah siap jika Hoseok akan memukul atau berteriak padanya. Namun yang ia dengar justru kebalikannya.


“Omona, aku vampire?” ucap Hoseok lagi dan wajahnya berubah sumringah seolah baru mendapat lotere. “Aku vampir!!!! Yeay!!”


Taehyung sampai terbengong-bengong melihat reaksi itu. Hoseok keluar dari tempat tidur dan melompat-lompat girang, memegang tubuhnya yang kini merupakan tubuh vampire. Ini sesuatu yang tak disangka-sangka. Hoseok sebahagia itu saat tahu dirinya sudah berubah menjadi vampire???


Namjoon dan Seokjin sama tercengangnya. Ini sungguh di luar dugaan. Sementara Yoongi hanya tersenyum kecil melihat reaksi Hoseok. Yoongi sudah menduganya, dari aliran emosi Hoseok yang bisa ia rasakan, Hoseok memang sangat excited sekali.


“A… Ung…” Namjoon bahkan kehabisan kata-kata.


“Hwoa daebak…” ucap Hoseok saat ia melihat dirinya di cermin yang ada di kamar itu. Matanya membola melihat bayangan matanya sendiri. Matanya berwarna kuning, menandakan itu adalah mata vampirenya sekarang. “Aku benar-benar menjadi vampir.”


Seokjin ingin sekali memukul jidat. Jadi manusia pecinta vampire ini bahkan menjadi sangat bahagia saat dirinya diubah menjadi vampire? Seolah cita-cita dan impiannya akhirnya terkabul.


“Apa yang menjadi kekuatanku?” tanya Hoseok sambil membalik badan pada Namjoon.


Namjoon mengernyit heran. Lihatlah bahkan Hoseok sudah mempertanyakan superpowernya! Orang itu benar-benar terlalu excited. Taehyung ingin sekali mengatakan bahwa dia saja belum tahu apa yang menjadi kekuatannya… tapi vampire yang baru lahir itu sudah langsung menanyakannya?


“Masih terlalu dini untuk menanyakannya,” ucap Yoongi, “Kau akan mengetahuinya seiring dengan berjalannya waktu.”


Hoseok mengangguk-angguk. “Lalu kalian siapa?” tanyanya sambil menatap Yoongi, Seokjin dan Taehyung satu per satu, “Kalian juga vampire ya?”


Namjoon memukul pelan bahu Hoseok, menyuruhnya untuk sedikit sopan apalagi di depan Seokjin sang tuan rumah dan Alpha di rumah ini.


Seokjin menahan diri untuk tidak memutar bola mata. Jadi apakah clan-nya ketambahan 1 anggota vampire lagi yang tampaknya sangat kampungan dan berlebihan di dunia supranatural?


“Kau berada di clan Kim…” ujar Seokjin, “Aku Seokjin, Alpha di rumah ini.”


“Woaa…” Mulut Hoseok membuka lebar. Ia sangat tahu bahwa Alpha adalah pemimpin kelompok dan yang paling agresif di dalam sebuah clan. Hoseok membungkuk sopan, ia sangat mengerti bahwa Alpha merupakan status tertinggi dalam vampire.


“Yang tadi memberimu minum darah adalah Yoongi..” lanjut Seokjin enteng.


“M-mwo?” Hoseok kini syok mendengarnya. “Da-darah? Ma-maksudmu darah manusia?”


Yoongi memberi smirk. “Kau pasti menyukainya kan? Kulihat kau sangat menikmatinya.”


Hoseok seolah melihat hantu, ia memegang perutnya dan entah kenapa seperti ada sugesti perutnya mual dan merasa jijik. “Hwaa!!!”


Taehyung hanya berusaha menahan tawa melihat perubahan ekspresi Hoseok itu.


“Kukira kau sangat senang, Tuan Vampire?” sindir Seokjin sambil memutar bola mata, melihat Hoseok yang kini panik mondar mandir di dalam ruangan.


Hoseok membalas tatapan Namjoon, berusaha memaknai maksud perkataan Namjoon itu.


“Karena kau sudah menjadi clan kami, kau pun harus bersedia merahasiakan identitas ini dari manusia manapun,” ucap Seokjin. Ia merangkul bahu Taehyung. “Dan ini Taehyung, vampire termuda di rumah ini.”


“A-anniya… secara teknis sekarang bukan aku yang bungsu di sini…” sahut Taehyung mempoutkan bibir.


Mata Hoseok berbinar memandang Taehyung. Ia merasa vampire muda itu sangat cute sekali, tidak nampak seperti vampire sama sekali.


“Jadi apa aku akan tinggal di sini bersama kalian?”


Yoongi mengekeh pelan. Sepertinya suasana di kediaman Kim Brothers akan semakin ramai dengan kehadiran Hoseok yang selalu bersemangat.


“Yes, yes…” jawab Namjoon. Wajahnya sudah tampak kelelahan dengan semua ini. “Mungkin sebaiknya kita semua istirahat dulu dan membicarakan sisanya besok.”


“Tapi aku masih haus!” ucap Hoseok buru-buru. Ia memandang Namjoon takut-takut dan sebetulnya masih ngilu dengan keinginannya sendiri.


Yoongi memberi senyum. “Aku permisi dulu akan mengambil minuman spesial untuk Tuan Vampire.”


Hoseok tersenyum lebar menunjukkan deretan giginya yang rapi. “Gomawo, Yoongi Hyung, kau akan menjadi favoritku.”


Namjoon memegang batang hidungnya, mulai menyesali dengan keputusannya menghidupkan Hoseok seperti ini. Perasaan baru beberapa menit yang lalu Hoseok sangat syok dirinya telah minum darah dan kini dengan lugasnya meminta gelas kedua?


Seokjin mendengus keras-keras. Dia akan menyelesaikan sisanya besok. Hari ini hari yang sangat panjang. Hari bersejarahnya dimana ia kencan pertama dengan Soojung kini ternodai dengan hari lahirnya vampire baru di rumah ini. Hoseok pun tampaknya sangat menikmati dirinya yang menjadi vampire. Sungguh aneh.


Seokjin berbalik pergi, memilih untuk ke kamarnya dan beristirahat saja. Taehyung masih di ruangan itu menatap Hoseok dengan penuh minat.


“Wae? Kenapa kau menatapku seperti itu?” tanya Hoseok dengan senyum manis. Ia merasa Taehyung seperti seseorang yang jauh lebih muda darinya, seperti adiknya saja.


“K-kau mengingat kehidupanmu sebelum menjadi vampire?” tanya Taehyung lambat-lambat.


Hoseok mengernyit, heran dengan pertanyaan itu. “Apa maksudmu? Tentu saja aku ingat, aku tidak amnesia.”


Namjoon menghela nafas dan menepuk punggung bayi vampire itu. Ia mengerti jika Taehyung bertanya begitu, karena Taehyung tidak ingat kehidupannya sebelum menjadi vampire. Taehyung seperti bayi yang baru lahir, fresh tanpa memori kehidupan manusia sebelumnya.


“Tae, sebaiknya kau juga istirahat…” gumam Namjoon.


Taehyung hanya mengangguk. Ia pun permisi pergi dari ruangan itu.


“Dia cute sekali,” ujar Hoseok setelah Taehyung pergi, “Aku ingin menganggapnya sebagai adikku.”


Namjoon mendengus. “Dan aku tidak mau menganggapmu sebagai adikku.”


“Ho ho ho… secara teknis sekarang kita satu keluarga, Brother~”


Namjoon mendelik. Damn, jika ia tahu kepribadian Hoseok seperti ini, ia tentu tidak akan mau mengubahnya menjadi vampire dan satu clan dengannya.


“Kurasa sekarang kita impas,” gumam Hoseok, “Aku yang mencurigaimu sebagai vampire kini aku juga vampire, hehe.”


“Impas kepalamu.” tukas Namjoon pelan. Aishh kepalanya tiba-tiba sakit. Kalau sudah seperti ini ia harus mengajari Hoseok menyamar dan menyembunyikan identitas. Pekerjaannya kini malah bertambah harus mengurus 1 vampire yang baru lahir.


“Namjoon yang mengubahmu menjadi vampire maka Namjoon adalah Master-mu.” Yoongi masuk ke dalam kamar sambil membawa gelas berisi cairan merah segar.


Hoseok menerima gelas itu dengan riang. “Master? Maksudnya dia tuanku?” Hoseok pun mulai menenggak minuman itu. Ia berusaha tidak memikirkan bahwa yang ia minum ini darah manusia, terlebih juga penasaran darimana darah ini berasal. Tapi naluri vampirenya lebih kuat, ia menenggak minuman itu sampai habis, sungguh menyegarkan kerongkongannya.


“Yoongi Hyung…” tukas Namjoon sebal karena Yoongi malah membahasnya.


Yoongi memberi senyum panjang. “Alpha di rumah ini tetap Seokjin, dia tetap yang menjadi leader di rumah ini. Tapi Namjoon juga mengambil peran penting dalam hidupmu.”


“Karena dia yang menghidupkanku ya?” tanya Hoseok enteng.


“Yap. Dan artinya kau pun harus menuruti perkataan Namjoon…” gumam Yoongi.


“Siap, siap, itu sih gampang…” sahut Hoseok mengekeh, “Aku dan Namjoon adalah chingu, ini akan lebih mudah untuk kami.”


Namjoon memberi senyum hambar. Chingu? Sejak kapan? Bukankah sebelumnya mereka saling memata-matai.


Yoongi menahan tawa merasakan bagaimana kontradiksinya emosi Hoseok dan Namjoon sekarang. “Aku tinggal dulu ya, aku mau istirahat…”


Setelah Yoongi sudah keluar, rasanya Namjoon ingin membenamkan kepala di dalam es. Apa yang sudah ia lakukan ini, mengapa ia membawa dirinya ke dalam bencana? Jika ia membiarkan Hoseok tadi di jalan raya, mungkin salah satu beban hidupnya telah berkurang.


“Gomawo, Namjoon-ssi…” gumam Hoseok tiba-tiba, “Trimakasih karena kau sudah menyelamatkanku dan mengubahku menjadi vampire.”


Namjoon menelan ludah melihat seringai yang dipertontonkan Hoseok itu. “Menjadi vampire membuatmu harus membatasi diri dalam beberapa hal. Kau tidak boleh membongkar identitasmu karena itu akan mengancam anggota clan lain.”


“Hihi, seperti sebelumnya identitasmu terbongkar olehku?”


“Shut up. Dan aku adalah Master-mu, berikan sedikit sopan santun.”


Hoseok rasanya ingin tertawa, namun ia berlagak memberi hormat pada Namjoon. “So yes, Sir!”


“Ugh…” Namjoon tidak mau mengatakan apa-apa lagi. Ia pun pergi keluar dari kamar itu. Kegilaan apa yang harus ia tanggung ini?


🎃🎃


lmao Hoseok akan menjadi beban untuk Namjoon 🤣


Oke, jadi sudah bertambah satu anggota dalam clan Kim, hanya saja Namjoon yang menjadi Master/ Tuan dari Hoseok, karena dia yang sudah mengubah Hoseok.


Nah nah.. episode berikutnya semakin menarik dan klimaks akan bermunculan. Masih ingat kan dengan insting Taehyung yang merasa di rumah Jimin ada vampire? Lalu paman Jungkook yang merupakan hunter... Dan kenapa Taehyung tidak bisa ingat kehidupannya sebelum menjadi vampire?


Dan.... bumbu-bumbu cintrong antara vampire dan manusia : Seokjin-Soojung 🙈


Jangan lupa berikan jejaknya ya 🎃