The Last Incarnation Of The Land Of Arden

The Last Incarnation Of The Land Of Arden
Keputusan Akhir



"TOK! TOK! TOK! "


Palu pengadilan telah dibunyikan sebanyak tiga kali. Itu menandakan bahwa persidangan telah dimulai.


"Keputusan Akhir akan saya bacakan" Linus berdiri dan melihat lembar itu.


Tiga Hakim telah memutuskannya dengan kehati-hatian.


"Aosora Arthur dan De luce Archie dinyatakan, tidak bersalah. Namun, mereka akan menjadi tahanan Guild Shinrin selama tiga bulan untuk dijadikan objek penelitihan"


"Apa ?!" Archie dan beberapa orang sangat terkejut mendengar keputusan itu.


Arthur sendiri tak ingin dijadikan objek penelitian.


"Archie! Aku tak ingin dijadikan sebagai objek penelitian! Katakan sesuatu pada mereka" Ucap Arthur.


Archie teringat ucapan Tsuha dan Nel untuk mengikuti apapun yang diucapkan oleh mereka.


"Arthur, percayakan pada mereka" Ucap Lirih Archie dan kembali duduk.


"Apa?! Kenapa?!"


"Ingatlah apa yang diucapkan oleh Tsuha dan Kapten Pemberantas Iblis itu. Kau masih ingin hidupkan?"


"Tentu saja. Tapi, menjadi objek penelitian itu... terlalu berbahaya. Bukankah itu sama saja dengan membunuh secara halus?"


"Aku menolaknya!" Baal berdiri dan menolaknya dengan tegas.


"Arthur adalah seorang Pangeran Aosora. Menjadikan seorang Pangeran sebagai objek penelitian. Cih! Apa Kalian mencoba untuk mempermalukannya?!" Tanya tegas Baal


"Aku setuju!" Angel mengangkat tangannya.


Marsyal ikut mengangkat tangan kanannya.


"Saya setuju dengan ucapan Putra Mahkota Baal. Menjadikan Penerus Aosora sebagai objek penelitian adalah perbuatan yang sangat tidak baik. Bukankah, menjadikan Pangeran Aosora sebagai salah satu Anggota Guild Shinrin sudah cukup untuk diawasi ? Kapten yang terpilih akan dengan rutin mengirimkan laporan yang terjadi pada Pangeran Arthur. Tolong beri keputusan yang bisa diterima oleh kedua pihak. Kalau begini, Pangeran Arthur akan merasa dirugikan oleh pihak penelitian" Terang Marsyal.


Ha Nashi sudah menduganya kalau hal ini akan terjadi.


"Kalau begitu, Apa hakim yang lain setuju dengan perubahan tersebut?"


Dua hakim disebelah kanan kiri Ha Nashi saling melihat.


"Kapten yang memiliki tugas tersebut, harus dengan rutin mengirim laporan seminggu sekali atau dua kali dalam sebulan"


Kemudian, Apabila Putra Mahkota tidak ditemukan dalam jangka dua minggu. Maka, Pangeran Aosora Arthur akan menjadi Putra Mahkota Aosora. Dan, Penasehat Barron selaku keluarga Aosora akan bertanggung jawab atas pengelolahan Aosora setelah menerima persetujuan dari Raja Agleer Linus selaku Pemegang Kerajaan Shinrin dan Pemegang sementara Kerajaan Aosora hingga saatnya tiba. Dengan ini, Keputusan telah ditentukan. TOK!!!" Hakim dikanan Ha Nashi mengetuk palunya sekali.


"Terima kasih" Marsyal kembali duduk ditempatnya.


"Apa ada sesuatu yang ingin disampaikan disini ? Jika tidak, akan Kami tutup persidangannya"


Linus berdiri.


"Saya izin berbicara. Mengenai pencarian Putra Mahkota Bram akan tetap dilanjutkan hingga dua minggu kedepan. Kami akan memperluas jangkauan pencarian Putra Mahkota Bram hingga mendekati 1.5 Km perbatasan Akaiakuma, Aokuma, dan Nekoma. Tolong bantuannya untuk para Kerajaan sahabat" Linus membungkukkan kepalanya dihadapan para hadirin.


Semua orang membungkuk lebih dalama dari Linus. Termasuk para raja.


"Kami akan melakukan yang terbaik!!!!" Tegas semuanya.


"Dengan begini, Persidangan selesai. Tok! Tok! Tok!" Palu sidang dibunyikan tiga kali untuk mengakhirinya.


Archie langsung duduk dan bernapas lega.


"Ah, rasanya ingin menanggis. Dasar orang-orang Shinrin sialan!!" Batin Archie.


Nox dan beberapa orang langsung mendatangi Archie.


"Archie, tolong bertukarlah dengan Pangeran Aosora. Kami ingin mengatakan sesuatu padanya" Ucap Angel sambil memberi air minum pada Archie.


"Mana Arthur lebih lemah dariku. Untuk sekarang, Kami masih belum bisa bertukar tubuh. Kalau bicara silahkan. Arthur masih bisa mendengarnya dan Aku akan menyampaikan apapun yang Arthur katakan" Jawab Archie.


Para Kapten saling melihat.


"Arthur, Katakan pada Kami, Kau mau masuk di Guild mana? Kami akan melindungimu seperti melindungi nyawa kami" Ucap Baal sambil memegang bahu Arthur.


"Arthur katakan guild mana yang ingin Kau masuki?"


"Kalau Kau jadi Aku, Kau pilih yang mana?"


"Tentu saja keluargamu atau orang yang sangat Kau kenal. Karena keamananmu pasti terjamin. Tapi, disidang ini yang paling berjasa adalah Kapten Guild Penyidik Shinrin itu, dan, jangan melupakan Kapten dari Guild Pemberantas Iblis yang telah memberi banyak nasehat padamu. Aku akan ikut apapun yang Kau katakan, Pangeran Aosora" Ucap batin Archie sambil menunduk.


Para Kapten menunggu jawaban Arthur.


"Orang yang sangat kukenal adalah Kak Baal dan Kak Angel. Mereka berdua adalah sahabat Kak Bram. Tapi, disisi lain, Aku ingin mencoba sesuatu yang baru"


"Arthur jangan pernah coba-coba. Ini untuk kehidupanmu. Salah ambil Guild, Kau yang tamat" Saran Archie karena ia telah berpengalaman.


"Maksudku, Aku ingin keluar dari zona nyaman. Aku ingin menjalani kehidupanku yang baru. Aku ingin merasakan rasa sulitnya berjuang dari bawah. Aku tak ingin mereka melihatku sebagai seorang Pangeran. Tapi, sebagai anggota Guild biasa seperti Tsuha dan yang lain" Jelas Arthur pada Archie.


Archie langsung terdiam karena Ia tak memahami ucapan Arthur.


"Kenapa? Padahal didunia ini banyak sekali cara mudah untuk hidup. Kenapa, ada orang sepertimu yang mencari cara sulit?"


"Ehhehehe....., ikuti saja ucapanku. Tolonglah wahai Iblisku"


"N*ing! Najis! Katakan Guild mana yang Kau pilih?"


"Pemberantas Iblis saja. Itu, terdengar menarik. Jangan Lupa beri ucapan terima kasih dan permohonan maaf pada Kapten Marsyal yang telah banyak membantu" Jawab Arthur.


Archie melihat para Kapten. Kemudian, Ia berdiri.


"Arthur memilih Guild Pemberantas Iblis"


Nel langsung membelalakan matanya karena tak percaya akan hal itu.


"Serius?!" Para Kapten terkejut mendengarnya.


"Tentu saja. Buat apa Aku berbohong. Kalau Aku jadi Arthur, Aku pasti akan memilih salah satu dari Guild Penyidik Shinrin yang telah banyak membantu dan Guild Saudaranya ini" Archie melihat kearah Baal.


"PFFT...... AHAHAHHA...." Kapten Guild yang satu-satunya wanita langsung tertawa kencang.


Air mata keluar dari mata Angel tertawa sambil memukul punggung Baal.


Baal ikut tertawa.


"Gimana Baal?! Ahahaha.... Dia benar-benar Arthur" Angel tertawa sampai meremas lengan Baal dan mengandengnya.


"Ah! Aku sudah menduganya kalau Arthur tak akan memilih Kita. Tak apa-apa. Tep" Baal memegang kepala Arthur.


"Kami menghargai keputusanmu Arthur. Jangan pernah sungkan untuk mendatangi Kami bila ada kesulitan" Lanjutnya.


Archie tak percaya mendengarnya dan Ia melihat Marsyal.


"Anu,... Arthur berterima kasih karena Kau telah membantunya dan Ia meminta maaf karena tak bergabung dengan Guildmu"


Masyal mengangguk.


"Tidak masalah. Walaupun Pangeran Aosora tak masuk di Guildku, Aku akan selalu mengawasinya dari jarak jauh. Jadi jangan terlalu dipikirkan" Jawab Marsyal sambil mengukurkan tangan kanannya pada Arthur yang Ia kepalkan.


Archie mengepalkan tangannya dan membalas uluran Masyal.


Marsyal tersenyum padanya.


Nel mengulurkan tangannya pada Archie.


Archie memegang tangan Nel yang dingin dengan kedua tangannya.


"Dia.... keringat dingin?"


"Aku akan melindungimu lebih baik dari yang sebelumnya. Semoga Kau bisa bertahan berada di Guild pemberantas Iblis" Nel mengatakannya dan memberikan ekspresi sangat yakin pada Archie.


"Mohon kerja samanya" Archie melepaskan tangan dingin senyap Nel.