My Guardian Angel (The Dust of Love)

My Guardian Angel (The Dust of Love)
Chapter 77. Please Save Arumi



Pindah ke sisi lain. Perkebunan Vincenti terletak di perbukitan pinggiran kota. Pagi mereka adalah pagi ayah dan anak tanpa gangguan. Aturan pertama paling baku dan tak bisa diganggu gugat.


"Kemana hari ini, Young?"


Laurent Vincenti menaruh dadar telur di piring puteranya di atas kentang ***** yang dibumbui lada dan taburan serbuk bawang putih. Usianya menginjak 35 tahun dan Laurent punya putera berusia 17 tahun yang sayangnya adalah miniatur dirinya.


"Aku hanya akan tinggal di kamarku," sahut Young tuangkan jus ke dalam gelas dan letakan satu untuk ayahnya.


"Sering aku dengar jawabanmu seperti ini, tetapi wajahmu penuh luka saat kita bertemu di jam makan malam?"


Dan makan malam bersama adalah aturan nomer dua yang tak boleh dilanggar.


Laurent Vincenti menatap puteranya tajam. Mereka akan mulai makan.


"Kamu tidak bosan bertarung dan babak belur?"


Laurent Vincenti menyerah pada tingkah Young. Ia mungkin nakal di usianya bahkan sampai sekarang tetapi ia tak akan memancing perseteruan tak berguna seperti yang sering dilakukan Young. Tanpa berkelahi hidup Young mungkin hampa.


Laurent sempat mengirim Young ada seorang psikiater, akhirnya adalah Young melamar sang dokter untuk jadi Ibu dan istri baginya hingga si dokter merasa terhina, menendang Young keluar dari tempat praktek.


"Sekali ini aku sungguh-sungguh. Aku hanya akan menonton sesuatu yang menarik karena room 6 akan live streaming gadis yang akan dijadikan istri oleh pemimpin tertinggi sekte kegelapan."


"Young? Kamu di sana sekarang?"


"Aku hanya simpatisan yang penasaran dengan aktivitas kelompok ini, Tuan Vincenti." Young Vincenti menatap ayahnya.


"Apa bagusnya? Mereka hanya sekelompok t3r0r1s."


Young Vincenti gelengkan kepalanya tidak sepakat. "Beberapa hal menarik, Dad. Mereka tidak terikat pada apapun."


"Kamu salah. Mereka terikat pada hawa n4f5u dan perusakan."


"Aku pikir kita hanya akan menilai dari sisi bisnis. Anda tak berminat gabung? Temanmu disebut-sebut menjadi donatur utama organisasi ini. Dia mendapatkan keuntungan besar dari dark web."


"Young?!" tegur Laurent.


"Ops, sorry. Aku lupa kalau Anda masih tak terima Tuan Sangdeto menikahi Anna Marylin. Nah ..., apakah Anna mungkin Ibuku?"


Usia Laurent Vincenti 17 tahun ketika ia menemukan bayi laki-laki seukuran betisnya di dalam loker sekolahnya. Sepucuk surat bertuliskan,


"Selamat Brengsek, kau berhasil jadi Ayah di usia bocah"


Cukup menggemparkan kala itu. Laurent ingat, Ayahnya yang pemarah merendamnya dalam kolam es hingga ia nyaris mati beku. Sejak itu, Laurent lupa soal jatuh cinta pada wanita. Ia mengurusi Young Vincenti dengan restu kedua orang tuanya setelah tes DNA membuktikan Young memang miliknya. Walaupun dia bingung gadis mana yang lahirkan Young. Ia punya banyak gadis dan sangat brutal di masa remaja.


Buah jatuh tidak jauh dari pohon. Young meniru gaya hidupnya dan temperamennya.


"Anda masih bisa bersama Anna, Tuan Vincenti. Masih ada harapan."


"Young ..., urusi masalahmu."


"Hedgar akan segera menemui takdir buruknya."


"Jangan coba cari gara-gara dengannya, Young Vincenti! Aku tak akan menolongmu jika sampai itu terjadi!"


"Aku hanya nikmati prediksi seorang pakar di dunia gelap. Hedgar akan segera tamat karena keserakahannya kecuali Anna Marilyn bisa mencegahnya, Dad."


"Keluarganya bertahan dari generasi ke generasi, terhiburlah dengan ramalan bodoh itu!"


Setelah sarapan Young pergi ke kamarnya. Berdebar saat host aliran ini menangkap aba-aba untuk opening speech. Tayangan ini berbayar dan yang penasaran telah mengirimkan sejumlah uang baru diijinkan bergabung di dark room. Semua miliki nama samaran termasuk Young gunakan nama Dark Sunflower.


"Kita menemukannya. Pengantin raja iblis. Saat ini kita sedang berada di lokasi tidak jauh dari tempatnya berada."


Host bicara dengan tempo lambat, dingin dan menjaga aura gelapnya hingga tampak misterius.


Mobil itu pergi ke daerah perkebunan anggur. Wilayah di mana, para artis sering habiskan hari-hari tenang mereka setelah syuting di Paris karena tempat itu menawarkan ketenangan mutlak dan irama alam sangat teduh, cocok untuk melepas penat. Hanya ada hamparan perkebunan anggur diselingi bentangan kembang kuning Brassica napus.


"Apa kita perlu main tebak-tebak? Aku akan berikan clue. Gunakan jempol dan otakmu. Kita perlu berjudi sekarang."


Tayangan ditonton lebih dari 2000 akun. Mereka menuntut host berikan clue.


"Artis cantik sedang berada di puncak karir. Bersinar dan rupawan. Siapa saja yang melihatnya akan jatuh cinta padanya. Silahkan menebak. Seperti biasa, benar berarti menang taruhan.."


Young Vincenti meneguk minuman dari kaleng dan mengunyah camilan padahal jam sarapannya baru saja lewat. Penasaran? Otaknya melukis Arumi Chavez.


"No, jangan konyol! Ada banyak artis terkenal di dunia ini."


Namun, ia tak bisa hentikan dirinya dari kegelisahan. Sangat cepat kamera mengambil jalan setapak kecil menuju ke sebuah perkebunan.


Hanya dalam sepuluh menit panjang, Young Vincenti mulai diserbu panik saat melihat Leona, asisten Arumi, turuni tangga dalam rumah. Salah seorang pengawal terlibat pertarungan sengit. Jatuh bangun tetapi berjuang keras untuk lumpuhkan musuh. Lalu, ada baku tembak sebelum akhirnya Leona tertembak. Terkapar di atas tangga. Tubuh itu didorong tanpa belas kasihan, menggelinding turuni tangga dan tergeletak di lantai.


Gambar mengarah ke lantai berikut ke sebuah kamar. Pintu ditembaki dan Young Vincenti mendesis.


"No! No! No! Tidak mungkin!" Young Vincenti menggeleng keras. "No! Astaga, tidak mungkin Arumi Chavez. Ya Tuhan, apa yang terjadi. Tolong jangan sampai terjadi."


Namun, ia kemudian terpaksa melihat gadis pujaannya ditangkap setelah melakukan perlawanan yang cukup berani. Walaupun Arumi tampak lemah dan ketakutan diawal dia ditemukan. Menurut Young, nyali Arumi besar juga. Meski dalam posisi sulit, Arumi Chavez menunjukan bahwa dirinya memang gangster sejati kalau dibina dengan benar, di tangan yang tepat.


Sangat cocok dengannya! Pikir Young. Mereka bisa ikut balapan liar dan ia bisa ajari Arumi jadi queen gangster. Tetapi, sekarang ia perlu selamatkan Arumi Chavez.


"Kita berhasil membawa pengantin bagi tuan kita. Siaran langsung akan ditayangkan pada 25 Desember dan pengantinnya akan d1s3tubuh1 pemimpin tertinggi sekte kegelapan, tuan kita yang agung. Aku menunggumu bergabung di live streaming. Kita akan dapatkan santapan d4rah murni dalam perjamuan suci. Sebelumnya ada harga yang harus dibayar. Silahkan hubungi salah satu admin. Tiga admin dari room 6 akan kembali di tayangan eksklusif."


Young mengunduh live streaming gunakan sebuah aplikasi ilegal. Ia harus lakukan sesuatu. Keluar dari ruang tidur mengambil jaket juga helm. Archilles Lucca di penjara. Ia tak tahu harus mulai dari mana. Putuskan mencari Ethan Sanchez ke kafe.


"Apa Ethan Sanchez tidak masuk kerja?" tanya Young pada Fernanda Miller begitu sampai di kafe.


"Ya."


"Apakah dia masih di rumahnya?"


"Aku tak tahu."


"Setidaknya Ethan pasti minta ijin jika tak masuk."


"Aku bukan bos Ethan. Kamu bisa menelponnya!"


Young Vincenti mencemooh wajah judes Fernanda Miller berencana kerjain gadis sombong itu sesewaktu.


"Kamu tahu di mana rumahnya?"


"Tidak! Coba tanya teman yang lain!"


Young Vincenti kemudian menelpon Ethan Sanchez amati Fernanda Miler, ia akan buat gadis ini menjerit suatu waktu.


Ethan Sanchez berada di rumah sakit. Young pergi ke sana.


Ethan Sanchez sedang pergi keluar sisakan Nyonya Sanchez di sisi seorang gadis belasan tahun. Pasti adik Ethan Sanchez.


"Bukankah kamu pacar Nona Arumi?" tanya Nyonya Sanchez saat melihatnya di luar ruang perawatan.


"Em ..., kami berteman baik. Apa Ethan Sanchez ada?"


"Ethan sedang keluar. Aku ..., Andreia Sanchez, dan siapakah namamu?"


"Ya, Nyonya. Aku pernah melihat Anda tapi maaf tak sempat menyapa. Aku Young Vincenti."


"Baiklah. Kamu bisa bicara padaku."


"Ini tentang Arumi Chavez." Secara gegabah Young Vincenti berharap dapatkan simpati Nyonya Sanchez.


"Ada apa dengan Nona Arumi Chavez?"


"Em, Arumi Chavez diculik sekelompok orang."


"Aku turut berduka cita atas kasus yang menimpa Nona Arumi. Tetapi, maaf sebelumnya, apa hubungannya dengan Ethan Sanchez?" tanya Nyonya Andreia Sanchez tajam. "Mengapa tidak lapor pihak berwajib?"


Mulut Young Vincenti lekas tersumbat sesuatu.


"Aku pikir aku perlu beritahu Ethan Sanchez."


"Tolong, jangan sampai Ethan tahu. Ethan akan ikuti tes masuk universitas besok pagi, adiknya sedang sakit dan kami dalam kondisi sulit. Kamu bisa lihat sendiri," kata Nyonya Sanchez melirih, menengok ke dalam ruangan. "Aku mohon padamu, Young, tolong jangan beritahu Ethan Sanchez. Ia sedang mengatur masa depannya. Aku akan mendoakan Nona Arumi segera ditemukan dan dalam keadaan sehat."


Young Vincenti cukup tercengang. Jadi, benar dugaannya di sini letak permasalahan cinta Ethan dan Arumi kandas. Oh, ayahnya tak akan menolak Arumi Chavez. Mengapa Arumi tak jatuh cinta saja padanya?


"Baiklah, maafkan aku! Sampai jumpa lagi, Nyonya."


Young Vincenti mundur dari sana, ia pikir ia perlu datangi mansion Diomanta. Ia perlu beritahu orang-orang di sana. Ia yakin mereka belum mendapatkan kabar sebab penjaga Arumi Chavez roboh oleh orang-orang sekte itu. Baru saja berbalik, Ethan Sanchez berdiri tak jauh darinya.


"Young?! Ada apa?!"


Nyonya Sanchez cukup terkejut, menggeleng minta Young tak bicara apapun.


"Ethan ..., aku hanya kebetulan datang ke Rumah sakit dan melihat ibumu. Kami sedikit mengobrol."


"Jangan bohongi aku, Young! Mari bicara!" sahut Ethan Sanchez dingin antarkan barang dalam kantong belanjaan ke dalam ruangan sebelum mengajak Young pergi.


"Arumi diculik."


Ethan Sanchez menengok pada Young.


"Diculik?"


"Ya."


"Apa dia diculik di Paris? Nyonya Salsa beritahu aku jika Arumi Chavez dikawal lebih dari 10 penjaga. Bagaimana bisa Arumi diculik?" tanya Ethan Sanchez berubah gelisah. "Apa Archilles Lucca tahu?"


"Dia di penjara."


"Penjara? Apa yang terjadi? Archilles mengajar di suatu tempat, aku pikir kamu juga tahu itu!"


"Memang, tetapi Nyonya Salsa masukan Lucca ke penjara." Young Vincenti bernapas berat. "Ethan, lupakan semua itu. Kita harus selamatkan Arumi Chavez."


Ethan Sanchez berbalik pada Young, tangannya sibuk menelpon Archilles Lucca.


"Apa yang bisa kita lakukan, Young? Apa kamu mengenal para penculiknya?"


"Ya! Aku tak tahu di mana mereka sembunyikan Arumi Chavez."


"Apa yang harus kita lakukan? Meskipun aku tahu di mana mereka menyekap Arumi, aku tidak mungkin pergi, Young. Adikku sedang sakit dan hari ini Dandia akan jalani beberapa pengobatan berat dan butuh aku di sisinya."


"Sama sepertimu, Ethan Sanchez, kita bukan tandingan mereka. Yang kita hadapi adalah orang-orang yang hanya bisa ditangani oleh orang-orang seperti Archilles Lucca. Aku membutuhkanmu, Ethan."


"Lalu?!" tanya Ethan Sanchez mendadak buntu. "Gadis bodoh itu bermasalah dengan kecantikannya. Aku tidak heran dia selalu diincar penjahat." Ethan Sanchez mengeluh. Semakin tertekan karena ia tidak tahu apa yang harus dilakukannya.


Ketika dia berhenti, dia menatap Young tanpa kedip.


"Apa Nyonya Salsa tahu Arumi diculik?"


"Tidak, aku pikir mereka belum tahu."


"Lalu, bagaimana kamu bisa tahu? Apakah kamu terlibat?" Ethan Sanchez refleks meraih kerah Young Vincenti. Wajahnya separuh murka.


"Penangkapan Arumi disiarkan secara langsung, Ethan. Aku kebetulan member group itu."


"Awas saja kalau sampai kamu ternyata bohong padaku, kamu akan tahu akibatnya Young!"


"Aku bersumpah hanya kebetulan jadi simpatisan."


"Mari kita pergi menemui Nyonya Salsa. Sebelumnya aku perlu bicara pada ibuku."


"Aku ikut."


Mereka pergi bersama. Ethan Sanchez bicara pada Nyonya Sanchez, Young menjenguk Dandia. Sedikit mengada-ada hingga Dandia terkekeh geli pada ilmu sulap yang terlalu serampangan untuk dipamerkan pada gadis sepintar Dandia Sanchez.


Ethan Sanchez minta ijin, jelaskan situasinya pada Nyonya Sanchez yang keberatan puteranya pergi tetapi tak berdaya mengekang terlebih Ethan Sanchez berjanji akan segera kembali secepat mungkin. Pria itu bahkan bersumpah.


Mereka menuju Mansion Diomanta. Sepanjang perjalanan, Young Vincenti ceritakan alasan Nyonya Salsa mengirim Archilles Lucca ke penjara. Termasuk pendapatnya bahwa Nyonya Salsa hanya sengaja memisahkan agar Archilles tak bertemu Arumi Chavez. Lalu, mereka membahas sekte sesat ini.


Sampai di mansion Diomanta. Sambutan hangat Nyonya Salsa Diomanta, Young miliki dua kesimpulan hari ini.


Nyonya Sanchez menolak Arumi tetapi Nyonya Chavez menginginkan Ethan Sanchez dibanding Lucca.


Sungguh kisah yang sulit di mengerti. Mengapa anak-anak muda macam mereka perlu intervensi orang tua dalam masalah cinta. Tanpa kebebasan sama sekali. Atau jiwa muda mereka memang tak punya tanggung jawab?


Keriangan Nyonya Salsa Diomanta pertanda bahwa wanita itu tidak tahu puterinya telah diculik. Kendati lekas murung melihat ekspresi Ethan Sanchez. Wajah Nyonya Salsa mengerut.


"Ethan?! Apa sesuatu terjadi pada Dandia?!"


Dan hebat, Nyonya Sanchez memikirkan Puteri orang lain. Tentu saja. Ia tak akan punya gagasan sesuatu yang buruk menimpa Arumi sebab Arumi dijaga satu unit pengawal. Terlebih mungkin masalah sesungguhnya bagi Arumi sedang mendekam di penjara.


"Nyonya ..., apakah Anda tahu Arumi Chavez telah diculik?" tanya Ethan Sanchez langsung ke inti.


"Ethan?! Dari mana kabar ini berhembus?!Arumi sedang beristirahat di perkebunan anggur Tuan Hernandez dibawah pengawasan 11 orang pengawal dan aku tidak menerima kabar apapun."


"Nyonya ..., Arumi diculik setengah jam yang lalu." Young Vincenti menegaskan.


"Siapa kamu?" Salsa meneliti Young Vincenti, mungkin coba mengenali pria muda di sisi Ethan Sanchez.


"Young Vincenti, aku teman sekelas Arumi Chavez. Aku mengunduh video penculikannya."


Young sodorkan ponsel dan Salsa Diomanta menerima ragu-ragu, masih terus memeriksa Young Vincenti dengan mata tajamnya.


"Bukankah kamu yang menyebabkan Arumi terluka dan Ethan Sanchez masuk rumah sakit?" tanya Salsa tidak senang pada Young. "Putera Laurent Vincenti."


"Ya. Maafkan aku soal kejadian itu!"


"Siapa orang-orang ini?" tanya Salsa Diomanta.


"Para imam dari sekte pemuja setan."


"Alfredo, telpon Michael. Leona!"


Alfredo melakukan yang diperintahkan. Lakukan panggilan. Dua tiga kali, mengangkat wajah, menggeleng.


"Tak ada jawaban, Nyonya."


Wanita itu nyaris limbung jika saja Ethan Sanchez tidak memeganginya erat saat tayangan Arumi Chavez ditangkap sedang berlangsung.


"Arumi ...."


Ekspresi marahnya ditunjukan sangat jelas.


"Beritahu Enrique!" pinta Salsa.


Alfredo menelpon Hellton Pascalito tetapi tidak tersambung. Tanpa sengaja memeriksa panggilan ponsel majikannya. Temukan satu dari Archilles Lucca yang tak direspon.


Lalu ....


"Nyonya ..., Archilles Lucca mengirim pesan darurat."


"Siapkan penerbanganku ke Perancis." Salsa Diomanta tidak menanggapi asistennya.


"Baik, Nyonya."


"Ethan, jangan kuatir. Aku akan menemukan Puteriku."


"Sementara Anda menghubungi Kedubes dan mencari cara untuk menemukan Arumi Chavez, Anda mungkin telah ketinggalan seribu langkah," kata Young Vincenti tak bisa menahan diri.


"Mengapa aku perlu dengarkan saranmu, Tuan Vincenti?"


"Sekte ini sangat merahasiakan sarang mereka bahkan agen-agen hebat butuh waktu setidaknya lebih dari sebulan untuk menemukan mereka. Selalu ada replacement dan regeneration. Selalu berevolusi."


"Aku bekerja lebih cepat dari para agen, Tuan Vincenti."


"Buruknya lagi, mereka akan memantrai Arumi Chavez besok pagi di depan altar yang dipenuhi tengkorak berdarah dan berlusin-lusin stoples orok bayi. Pikirkan psikologi Arumi."


"Kakak, aku pikir Anda tak menganggap ini serius," keluh Sunny Diomanta mulai menelpon. Hubungi beberapa orang termasuk Francis Blanco. Dan meminta bantuan.


Dapatkan kabar bahwa Lucky Luciano sedang berlibur bersama istri belianya entah di mana, tanpa membawa ponsel. Mungkin tenggelam di belantara hijau pesisir timur


"Bagaimana bisa kamu berpikir begitu, Sunny?"


"Berani sekali mereka menyentuh Puteriku."


"Anda akan bebaskan Archilles Lucca dan biarkan pria itu selamatkan Arumi." Ethan Sanchez memotong perdebatan, sampaikan keinginannya.


"Tidak!" geleng Salsa kuat. "Ethan, aku akan bawa Puteriku kembali tanpa pria itu! Archilles akan ada di penjara sampai dia menyadari kesalahannya."


"Anda perlu mengirim aku juga ke penjara, Nyonya Salsa," kata Ethan Sanchez lagi hingga dapatkan perhatian Salsa.


"Ethan?!"


"Arumi Chavez pernah datang ke rumahku, kami bersama dalam kamarku dan aku menyentuhnya. Ibuku melihat kami berciuman. Aku juga pernah menyentuh Arumi saat kami pergi ke wahana. Aku bahkan paksakan hasratku padanya. Aku menyentuh Arumi Chavez banyak kali saat aku masih menjadi gurunya. Kami bahkan belum pacaran waktu itu. Aku yakin Archilles cukup dewasa untuk kendalikan dirinya."


"Ethan ...."


"Nyonya ..., pernahkah Anda bayangkan situasi rumit seorang pria saat tahu kekasihnya dalam bahaya tetapi ia sama sekali tak berdaya untuk selamatkan pacarnya?" Ethan hanya berharap Archilles memang lebih dahulu mendapat kabar. Archilles selalu yang pertama tahu kondisi Arumi. Seakan pria itu menyewa satelit untuk mengawasi Arumi Chavez.


"Kami akan mengurusnya, Ethan Sanchez. Tolong pulanglah! Bukankah Dandia akan jalani kemoterapi pertamanya hari ini?"


"Nyonya ..., Archilles dan Arumi miliki ikatan batin sangat kuat yang tidak aku miliki pada Arumi sekalipun aku menuntut diriku masuk dalam lingkaran keduanya. Aku mencintai Arumi Chavez tetapi Archilles miliki jauh lebih banyak. Archilles ada di urutan pertama sebagai penjaga Arumi Chaves. Sulit, tapi harus diakui."


Berhenti sejenak, mengambil napas.


"Aku yakin Archilles Lucca sedang menunggu Anda membebaskannya saat ini!"


***