La Belle Et La Bete

La Belle Et La Bete
Hukuman Seumur Hidup



"Kau lah yang mencemari semuanya, Ibu. Dan seperti yang kukatakan, semuanya sudah berakhir." Bryson pun berdiri dan menghadap ke arah tamu undangan.


"Hadirin semuanya. Terima kasih sudah meringankan langkah untuk menghadiri undangan kami dan bersedia menjadi saksi untuk apa yang akan terjadi beberapa saat lagi. Di sini, saya selaku raja dari penguasa negeri Anndora secara langsung memberikan hukuman kepada Queen Hellga untuk dipenjara seumur hidup di penjara bawah tanah, tanpa diizinkan untuk melihat langit lagi. Tidak ada kunjungan atau apa pun. Semua fasilitas dan tahta kerajaannya dengan ini dilepas paksa darinya."


Semua tercengang dengan pernyataan tersebut. Dalam sejarah Anndora, seorang ibu suri tidak pernah mendapatkan hukuman. Ini pertama kali dan hukuman yang diberikan tidak main-main.


"APA MAKSUDMU, BRYSON! KAU TIDAK BISA MENGHUKUMKU TANPA ADA BUKTI!"


"Untuk Venotri, selaku tangan kanan dari Hellga Dixton, akan dijatuhi hukuman 20 tahun penjara. Venotri diberi akan diberi keringanan, diperbolehkan menerima kunjungan satu kali sebulan. Adapun kesalahannya adalah karena membantu Hellga Dixton melenyapkan permaisuri Jenita."


Ruangan kembali ricuh. Semuanya terkejut dengan kabar yang begitu mencengangkan itu.


Hellga melayangkan protes dan hendak berdiri dari tempatnya, dua pengawal dengan sigap menahan tubuh wanita tua itu.


Alex mengusap wajahnya dengan kasar. Ia tahu ayahnya layak mendapatkan hukuman karena sudah membantu Hellga melenyapkan Jenita. Sekarang ia menunggu giliran, berapa tepatnya hukuman yang akan diberikan kepadanya. Bill dan Justin merangkul pundaknya memberi dukungan.


"Dan untuk Alex sendiri selaku putra dari Venotri, akan dijatuhi hukuman tiga tahun penjara karena menyembunyikan fakta ini."


"Perdana Menteri Rusel akan dicabut jabatannya karena diketahui menggelapkan sejumlah aset negara. Perdana Menteri Rusel juga akan dijatuhi hukuman 15 tahun penjara karena sudah membantu putrinya melakukan tindak kejahatan dengan menyabotase mobil milik Andreas."


"Pastikan bahwa kau akan dihamili olehnya. Bukankah kau sangat ingin menjadi ratu," Queen Hellga menyeringai sinis. "Setiap panggilan di istana ini disadap, Alice. Perbincanganmu dan perdana menteri Rusel jelas kuketahui. Kau sangat ingin menduduki tahta tersebut. Selain ayahmu, kau juga sangat serakah rupanya. Dulu, saat mengetahui Andreas yang akan menduduki tahta, kau bersedia menikahi pria itu demi gelar yang akan kau sandang. Andreas tiada, lalu kau menginginkan Glend kembali."


"Aku memang mencintainya," tandas Alice di tengah rasa panik yang menyerangnya.


"Cintamu tidak sebesar ambisimu untuk menjadi ratu, Alice."


"Kenapa kau begitu membenci, Glend, bukankah dia cucumu?"


"Aku akan memotong lidahmu jika kau berani mengatakan hal demikian lagi, Alice. Pria sampah itu bukan cucuku. Darahku tidak mengalir di dalam tubuhnya. Benalu itu sudah membunuh cucu kesayanganku, maka aku akan membuat hidupnya menderita. Akan kubuat anaknya membenci dirinya, seperti dirinya yang membenci Bryson yang malang. Kacung tetap lah kacung. Aku harus menahan mual setiap kali berbincang dengan pria yang sudah membunuh cucuku. Harusnya ia yang mati! Tapi sudahlah, setidaknya aku bisa membalaskan dendamku terhadap ibunya yang tolol itu. Kukirim Jenita untuk meminta maaf kepada cucuku, Andreas. Jadi katakan, apa kau sanggup menjalankan misi agar Si benalu itu membuatmu hamil, Alice.


"Tentu saja. Glend pasti akan menghamiliku."


"Singkirkan Bella sebelum ingatan pria itu pulih. Kudengar wanita itu sedang hamil."


"Akan kulenyapkan bayi itu sebelum lahir ke dunia."