La Belle Et La Bete

La Belle Et La Bete
Aturan Konyol



"Siapa yang memasak makanan sea food ini?!" wajah Queen Hellga tampak murka melihat makanan yang tersaji di atas meja. Siput adalah makanan yang pantang masuk ke dalam kerajaan karena Queen Hellga memiliki alergi terhadap makanan laut tersebut.


"Aku yang memasaknya, Granny," Bella datang dari arah dapur dengan menggunakan apron di tubuhnya. "Apakah makanan juga memiliki aturan tertentu, Granny? Ayolah, ini hanya makanan. Glend sangat menyukainya, bukan begitu suamiku? Aku khusus membelinya ke pasar tradisional yang ternyata menjual banyak hasil laut yang masih segar.


Glend yang sibuk memainkan ponsel terlihat serius memeriksa laporan dari perusahaan. Mendengar seruan Bella, pun ia mengangkat kepala, menatap Queen Hellga dan Bella secara bergantian.


"Aku memasak kerang dan aku mengatakan kau menyukainya."


Glend melirik ke atas meja. Benar saja kerang dalam jumlah banyak sudah tersaji di sana. "Kau masuk ke dapur?" Glend justru menanyakan hal lain.


"Ya, di sana aku bisa makan sepuasnya. Porsi ibu ratu terlalu sedikit, aku tidak bisa kenyang jika porsi makananku jika harus mengikuti Granny. Aku bisa kurus kalau begitu. Kau tidak menyukaiku jika tubuhku lebih kurus lagi," Bella mengerling nakal. "Tidak enak jika tidak ada yang bisa dipegang, itu katamu," Bagian ini tentu saja ia mengarang. Sudah cukup ia dibuat kewalahan dengan semua protokol yang ada selama satu minggu di sana. Apa yang ia cari belum juga menemukan titik terang. Hei, Bella memutuskan datang kemari bukan hanya karena penasaran dengan masa lalu suaminya, tapi ada hal yang lebih penting dari itu. Untuk alasan ini, hanya dia yang tahu dan orang tersebut.


Harus sedikit gila dan nakal untuk memancing para manusia munafik di kerajaan ini.


"Jadi kau sungguh ke dapur? Rela memasak agar kau bisa makan sepuasnya?" Glend kembali memastikan.


King Bryson terbatuk batuk mendengar penuturan wanita itu. Sepertinya bukan hanya dirinya yang terkejut dengan perubahan menantunya yang menurutnya sangat tiba-tiba. Selama satu minggu ini, Bela terlihat kalem, tidak ada yang menyangka jika selama satu minggu tersebut, ia menjelajah mencari informasi setiap ada kesempatan.


"Dia memang selalu jatuh cinta pada setiap wanita." sarkas Glend dengan melayangkan tatapan sinis.


"Akan terlihat aneh jika aku justru jatuh cinta pada pria," sahut King Bryson dengan seringai tidak kalah sinis lalu mengalihkan tatapannya pada Bella. Seringai itu berubah menjadi sebuah senyuman. "Terima kasih, Bella," digenggamnya tangan menantunya itu.


"Ya, sama-sama." Bella tersenyum tipis. "Granny, maaf sekali, kau tidak bisa menikmati masakan buatanku. Kau alergi sea food. Pelayan, berikan makanan untuk Granny." Bella kembali duduk ke tempatnya.


"Kau melanggar aturan yang ada, Nak." Seru Queen Hella dengan nada lembut tanpa bermaksud menyalahkan.


"Oh, Granny, ini aturan yang sangat konyol sekali. Kurasa aturan itu perlu diubah."