
pagi ini Adriana, triyas dan Devano pergi ke makam adijaya sesuai yang di katakan triyas kemarin. sesampainya di sana Adriana tersenyum menyediakan ada banyak sekali rasa di hatinya saat ini.
rasa rindu,rasa bersalah,rasa bahagia hingga rasa yang tak bisa dia deskripsi kan.
"hai kek."kata Adriana saat sampai makan adijaya.
"Adriana datang,maaf baru kali ini Adriana bisa datang lagi setelah kejadian itu."kata Adriana sudah menangis.
"kek Adriana bingung, Adriana sudah terbebas dari dendam masa lalu Adriana, Adriana sudah membalas mereka dan itu artinya Adriana sudah menyakiti keluarga kakek."kata Adriana menangis.
"apa kakek marah pada Adriana?"tanya Adriana pilu.
saat ini Devano tengah melihat sisi lain dari Adriana, wanita kuat dan menyeramkan itu tidak ada sekarang yang Devano lihat adalah wanita yang sedang mengadu pada kakeknya lemah.
devano memegang pundak Adriana dan menyandarkan Adriana di dada bidang nya.
"dia tidak marah pada mu, bahkan sekarang dia sudah lega karena kamu terbebas dari dendam dan membalas perbuatan mereka yang telah menyakiti mu."kata Devano menenangkan Adriana.
"dia sudah tenang sekarang honey,dia bisa beristirahat dengan tenang karena cucu kesayangan nya akan hidup bahagia setelah ini."kata Devano.
"aku menyakiti istri kesayangan dan anak nya Dev."kata Adriana masih menangis.
"kamu tidak menyakiti mereka tapi mereka yang mendatangkan penyakit di diri mereka sendiri."kata Devano.
"lihat aku...tatap mataku."kata Devano memegang pipi Adriana.
"honey... di dunia yang kejam ini jangan pernah menggunakan hati pada orang yang sudah merenggut kebahagiaan mu, mereka tidak pantas mendapatkan nya, untuk balas dendam tidak perlu menggunakan hati kamu hanya perlu berpikir logis dan menggunakan otak serta sedikit mengandalkan kekuatan."kata Devano.
"kek aku Devano,aku adalah lelaki yang sangat mencintai cucu kesayangan mu,aku akan menjadikannya ratu di hati dan dunia ku,tidak akan ku biarkan siapapun menyakiti bahkan menyentuh nya,aku berjanji untuk itu."kata Devano mengalihkan pandangannya nya ke makam adijaya.
"adijaya aku juga akan menjaga cucu kesayangan mu sampai akhir, terimakasih lagi-lagi kamu menitipkan kesayangan mu pada ku, beristirahatlah dengan tenang di sini cucu kesayangan mu sudah memiliki lima kakak yang sangat menjaga dan menyayanginya."kata Triyas yang kini berbicara.
"kek Adriana hari ini akan meninggalkan negara F tapi Adriana berjanji akan berkunjung lebih sering kesini."kata Adriana menghapus air matanya.
devano membantu Adriana berdiri.
sebelum pergi Adriana menatap makam adijaya lama.
"aku pergi kek,aku sangat menyayangimu."kata Adriana pergi diikuti oleh Devano dan triyas.
Adriana, Devano dan triyas pergi menuju bandara mereka akan kembali ke negara A menggunakan jet pribadi milik Devano.
sesampainya di bandara mereka bertiga melihat Gilang sudah menunggu.
"kita berangkat sekarang."kata Gilang.
Adriana, Devano, triyas,dan Gilang akhirnya pergi meninggalkan negara F.
di perjalanan Adriana menatap keindahan negara F dari balik jendela pesawat.
"semuanya sudah benar-benar selesai sekarang."kata Adriana memejamkan matanya.
sedangkan saat ini di negara A Dea sedang bersiap-siap untuk pergi ke kampus karena dia ada kelas pagi.
"pagi kakak-kakak kuuh."kata Dea menyapa Tirta,Jidan, Jordi, Agus, dan Jimi.
"pagi baby."sapa Jordi.
"kita mulai sarapan nya."kata Jidan dan semua orang mulai memakan sarapannya.
setelah selesai sarapan semua orang sudah berkumpul di pasar pintu utama.
"hari ini kamu diantar Jimi yah."kata Jidan mengelus kepala Dea.
ya perlakuan Jidan, Jordi, Tirta, Agus dan Jimi memang jauh berbeda saat bersama kedua adik kesayangan mereka, jika orang lain melihatnya orang itu pasti mengira bahwa mereka saudara kandung.
"kenapa?"tanya Dea.
"baby jangan kira kami tidak tahu apa-apa."kata Tirta.
"aku baik-baik saja."kata Dea.
"hari ini dan seterusnya kamu akan di antar sama kami kekampus secara bergantian."kata Agus yang artinya Dea tidak bisa membantah lagi.
kakak nya yang satu itu sangat tidak bisa dibantah.
"mmm iya."kata Dea akhirnya mengalah.
"kita berangkat sekarang."kata Jidan.
semua orang mulai masuk ke mobil masing-masing.
ada tiga mobil mewah yang terparkir disana.
(mobil yang di Kendari Agus dan Jordi.)
(mobil yang di Kendari Jimi dan Dea.)
ketiga mobil itu mulai keluar dari mansion mewah yang di gerbang utama nya ada lambang AZ.
sesampainya di kampus Dea,Jimi turun dari mobil dan membukakan pintu untuk adik nya.
"silahkan baby."kata Jimi.
"kak semua orang melihat ke arah kita."bisik Dea.
"apa kamu mau aku mencongkel mata mereka satu persatu?"tanya Jimi enteng.
"kaaak "kata Dea.
"ya sudah... ayo aku antar ke kelas mu."kata Jimi memegang tangan Dea.
semua orang yang melihat itu semua bergosip ria dan menduga-duga siapa yang mengantar Dea tak terkecuali Gabriella. saudara tiri Dea itu benar-benar benci sekaligus iri dengan hidup Dea.
setelah di usir dari rumah Dea memiliki hidup yang lebih baik bahkan banyak sekali laki-laki tampan yang ada di sisinya.
"aku akan merebut semua yang kamu miliki Dea."kata Gabriella dalam hati.
sedangkan Dea dan Jimi sudah sampai di depan kelas Dea.
"belajar yang rajin ya baby."kata Jimi.
"kak jangan panggil aku baby di sini mereka akan salah paham."kata Dea menggerutu.
"kenapa? kamu tetap bayi di mata keluarga AZ."kata Jimi.
"terserah kakak saja."kata Dea pasrah.
"aku akan menunggu mu di cafe dekat kampus jika sudah selesai langsung hubungi aku."kata Jimi.
"kenapa kakak tidak pulang?"tanya Dea.
"jika aku pulang dan kamu terluka semua orang yang ada di rumah akan membunuh ku terlebih hari ini Queen akan pulang."kata Jimi.
"kak aku bisa menjaga diriku sendiri,ok."kata Dea.
"udah masuk aja, belajar yang rajin."kata Jimi mengacak-acak rambut Dea lalu pergi.
Dea masuk ke kelasnya dengan wajah di tekuk.
kakak-kakak nya benar-benar berlebihan padahal dia sudah belajar bela diri dan menggunakan senjata tapi tetap saja tidak ada yang percaya padanya,pikir Dea.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hai readers 👋
Ada yang kangen author gak?
maaf yah up nya lama author sibuk banget😭
tapi author up lagi niih ☺️
untuk tetap support author jangan lupa like,komen,share,vote,dan jadikan novel ini menjadi novel favorit kalian 😚
MAAF JIKA ADA TYPO BERTEBARAN KARENA AUTHOR MASIH DALAM PROSES BELAJAR DAN INI MERUPAKAN NOVEL PERTAMA AUTHOR🙏
sampai jumpa di up selanjutnya 😉
annyeong👋