ADRIANA

ADRIANA
part 20



setelah kata-kata Adriana membuat Dea diam Adriana hanya berjalan tanpa merasa bersalah. Dea yang melihat Adriana berjalan memutuskan untuk berhenti mengikuti Adriana.


"sebaiknya memang aku harus belajar bela diri dan senjata untuk melindungi diri ku sendiri dan membalaskan dendam ku pada para bedebah itu." kata Dea berjalan ke arah lain. dia memutuskan pergi kekamar nya.


sedangkan Adriana berjalan ke taman belakang karena disana saudara-saudara nya sedang menunggu nya.


"apa kalian sudah siap?" tanya Adriana.


"tentu kami siap."kata Agus mengeluarkan seringai nya.


"huuh dari dulu jika masalah bunuh membunuh kamu selalu terlihat paling bahagia." kata Jimi mencibir Agus.


mendengar cibiran dari Jimi Agus hanya memasang muka malas.


"sudah-sudah sebaiknya kita berangkat sekarang. Jimi kamu sudah melihat sekeliling markas mereka kan?" tanya Tirta.


"tentu saja sudah kak, kita akan memulai penyerangan dari pintu depan karena kita harus menghabisi ketuanya dulu baru anak buahnya jika mereka tidak ingin menjadi anggota kita."


"ternyata kamu lumayan pintar kak."kata Adriana tersenyum.


"tentu saja aku pintar dan itu keharusan untuk ku untuk melindungi mu."kata Jimi membanggakan diri.


"yayaya kamu memang pintar sekarang." kata jordi.


"sekarang?? kamu bilang sekarang kak? huuh aku sungguh marah pada mu." kata Jimi terlihat merajuk seperti anak kecil.


"hei hei tolong jangan seperti itu sekarang kamu sudah memiliki adik perempuan apa kamu tidak malu?" kata jidan.


"yayaya kalian menang dan aku kalah." kata Jimi yang membuat semua orang tertawa.


"he'em." suara Adriana seketika membuat semua berhenti tertawa.


"kak terimakasih sudah mau membantu ku dan menjadi keluarga ku aku harap kalian tidak akan terluka nanti." kata Adriana dengan penuh ketulusan.


"hei hei kenapa kamu berterima kasih kepada keluarga mu sendiri ingat lah sekarang kita keluarga dan sesuai perkataan mu di dalam keluarga tidak ada kata terimakasih." kata tirta yang di iyakan semua orang.


"baik lah seperti nya kita harus berangkat sekarang kita tidak perlu menunggu hingga malam,karena aku sudah tidak sabar untuk menyelesaikan permainan ini dan tidur." kata Agus.


"apa di kepalamu hanya membunuh dan tidur saja?"tanya Jordi.


bukannya mendapat jawaban Jordi malah mendapatkan tatapan tajam dari Agus.


"sudah lah sekarang kita berangkat." kata jidan.


"tunggu dulu, ini bawa lah dan jangan sampai ada yang terluka,jika ada maka akan ku gantung kepala kakak semua di atas pohon mansion ini." kata Adriana menyerahkan semua senjata yang di bawa tadi.


"ucapan mu anyaaaa."kata Jimi gemas.


tanpa merasa bersalah Adriana berjalan terlebih dahulu meninggalkan saudara-saudaranya.


dan dari belakang kelima lelaki tampan tersebut mengikuti langkah Adriana.


tidak lama di perjalanan Adriana dan saudara-saudaranya tiba di gedung kosong sebelah markas Genk mafia nomer 5 di negara A tersebut.


"baiklah mari kita mulai. kata Jimi mulai membuka laptopnya.


tak butuh waktu lama tangan kecil milik Jimi mampu memperlihatkan seisi markas tersebut.


"ooh tidak kau tidak boleh melihat adegan tidak tahu malu seperti ini." kata jordi segera menutup mata Adriana setelah Jimi memperjelas salah satu ruangan yang tenyata di dalam ruangan tersebut ketua genk mafia ke 5 sedang melakukan hubungan intim dengan seorang jalang yang masih terlihat sangat muda.


"dasar tua Bangka tidak tau malu dia sudah mengotori mata adikku yang suci."kata Tirta marah.


Jimi,Agus,dan jidan hanya menikmati tampilan yang ada di layar tersebut hingga Jordi memukul kepala mereka.


"dasar pria mesum."kata jordi yang membuat jidan,jimi dan agus garuk-garuk kepala.


"ooh iya adriana kau tidak bo..."kata jidan terhenti saat melihat Jordi sudah menutup mata Adriana.


"tidak bo.. apa?"kata jordi ketus.


"hahaha... tidak tidak apa-apa." kata jidan tertawa kikuk.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


hai readers πŸ‘‹


author up lagi niih


untuk mendukung author jangan lupa like,komen,dan jadikan novel ini menjadi novel favorit kalian 😊


oh iya author sempat baca komen dari kalian ada yang suruh author rombak visual tapi maaf ya author gak bisa kerana banyak foto yang sudah author siapkan berkaitan adegan selanjutnya πŸ™ tapi sebelum itu author makasih banget udah diberi saran😊 kalian bisa bayangin visual yang kalian mau sambil baca novel ini ya.


sampai jumpa di up selanjutnya


annyeong πŸ‘‹