ADRIANA

ADRIANA
part 25



"dasar sampah, kalian tidak pantas menjadi manusia." geram adriana.


kemudian Adriana mulai mencuri beberapa informasi dari perusahaan-perusahaan yang cukup terkenal tersebut untuk menjual nya agar mereka perlahan-lahan bangkrut dan menjadi gelandangan.


"sudah cukup untuk hari ini sebaiknya aku mempersiapkan diri ku sendiri untuk permainan selanjutnya." kata Adriana memperlihatkan smriknya.


kemudian Adriana mengambil salah satu buku yang ada dirak samping ranjangnya. dan seketika sebuah ruangan rahasia mulai terlihat.


"mari kita mulai." kata Adriana mengambil pedang yang ada depannya.



Adriana berjalan menuju dekat jendela yang terdapat manekin seorang pria dengan foto ketua genk mafia ke 2 menjadi wajahnya.


"let's start the game sampah." kata adriana tersenyum mengerikan dan mulai memainkan pedangnya. seketika manekin tersebut sudah terpotong menjadi beberapa bagian.


"hahahaha tunggu aku." kata Adriana melempar pedangnya dan berjalan keluar dari ruang tersebut dan seketika ruang rahasia tersebut tertutup.


Adriana masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri karena sebentar lagi waktu makan malam akan tiba.


****


waktu makan malam pun tiba semua orang sudah ada diruang makan kecuali Adriana.


tak lama Adriana pun datang dengan wajah yang seperti biasa hanya datar dan cuek.



setelah Adriana datar semua mulai makan tanpa ada yang membuka suara hingga makanan Adriana habis.


"kakak pertama,kedua,ketiga, keempat dan kelima aku menunggu kalian dirumah belakang." kata adriana berjalan meninggalkan semua orang.


setelah beberapa langkah Adriana memutar tubuhnya " paman kau juga ikut." kata Adriana dan melanjutkan langkahnya.


semua orang yang ada disana hanya saling pandang kemudian melanjutkan makan mereka.


"mmm Paman, apa aku boleh ikut kerumah belakang?" tanya Dea sedikit ragu.


"sebaiknya jangan, istirahat kau pasti lelah karna tadi pagi Adriana melatih mu bela diri." kata Triyas.


"mmm baiklah." kata Dea berjalan ke arah kamarnya.


"kenapa aku tidak boleh ikut? bukan kah aku sudah bisa bela diri? huuuh dasar ratu es."gerutu Dea.


sedangkan yang lain pergi ke rumah belakang . sesampainya disana mereka melihat Adriana sedang melatih anggota redfox dengan sangat keras. mereka hanya diam tidak ada yang berani menghentikan Adriana karena menurut mereka Adriana malam ini sungguh berbeda.


Adriana menyadari saudara-saudara dan paman Triyas sudah datang dia menghentikan aktivitas nya.


"sudah cukup kemarilah."kata Adriana datar.


"aku ingin mengajak kalian bermain." kata Adriana kepada semua anggotanya.


"ya bermain, aku ingin kita dua hari lagi menyerang markas genk mafia ke 2." kata Adriana datar.


semua orang terkejut dengan ucapan Adriana. menurut Meraka mustahil jika melawan Genk mafia tersebut dengan jumlah anggota redfox yang sedikit.


"apa ada yang keberatan?" tanya Adriana.


semua orang serempak menjawab "tidak." termasuk saudara-saudara Adriana.


meski sempat tidak yakin namun mereka percaya kepada Adriana.


"aku harap selama dua hari ini kita latihan dengan keras karena aku ingin kita tidak gagal dan pulang dengan anggota yang utuh." kata Adriana tegas.


"siap nona muda." kata semua anggota redfox.


"dan aku harap kau tidak akan terluka." kata jidan dan disetujui oleh semua.


Adriana yang mendengar kata-kata kakak pertama nya tersenyum yang membuat semua orang takjub dengan senyuman nya pasalnya baru kali ini Adriana tersenyum seperti itu.


.


.


.


.


.


.


.


.


hai readers 👋


author up lagi niih ☺️


maaf ya udah nunggu lama🙏 karena author sangat² sibuk ditambah kondisi tubuh author yang suka drop akhir² ini🥺


author gak janji buat up setiap hari tapi author usahakan ya buat nyolong waktu sebentar di tengah kesibukan author🙏


untuk mendukung author jangan lupa like, Kom,dan jadikan novel ini menjadi novel favorit kalian 😚


maaf jika banyak typo bertebaran karena author masih dalam proses belajar dan novel ini merupakan novel pertama author 🤗


sampai jumpa di up selanjutnya ☺️


annyeong 👋