ADRIANA

ADRIANA
SEASON 2 part 33



tak terasa pagi pun tiba karena semalam Adriana dan Devano tidur hampir pagi alhasil mereka terlambat bangun hari ini hingga Agus memikirkan hal lain tentang mereka.


saat Jimi akan membangunkan Adriana dan Devano Agus terlebih dahulu berdiri.


"biar aku yang membanggakan mereka."ucap Agus dengan wajah tidak suka.


"jika kamu yang membangunkan mereka sudah dapat di pastikan mereka akan mendapat pintu baru hari ini."ujar Tirta.


"sudah duduk lah mungkin Adriana masih ingin istirahat tapi dan Devano tidak ingin mengganggu nya."ucap Jidan.


"tidak-tidak dia pasti melakukan itu semalam aku harus memberinya pelajaran."ucap Agus keras kepala membuat Alvano dan Sintia selaku orang tua Devano menggelengkan kepalanya.


"menantu kita beruntung bisa bertemu mereka."bisik Sintia pada Alvano sedangkan Alvano hanya tersenyum sebagai jawaban.


"melakukan apa kak?"tanya Dea yang tiba-tiba datang.


"anak kecil seperti mu tidak perlu tahu."jawab Agus.


"haaah kak Agus selalu menganggap ku anak kecil padahal aku sudah punya kekasih."


"cinta tak selamanya indah dik." kata Jimi.


"sudah lah Agus sebaiknya kamu duduk kita mulai sarapan ingat di sini ada papa Alvano dan mama Sintia jaga sikap mu sedikit lebih sopan lah."tegur Jidan.


sebagai kakak tertua dia harus mengajari adiknya tata Krama.


"tap."


"sudah duduk cepat."tegas Jidan.


jika sudah serius Jidan akan berubah seratus delapan puluh derajat mulai dari ekspresi dan nada suara membuat semua adiknya segan tapi lebih ke takut.


tapi saat ingin sarapan tamu tak di undang tiba-tiba datang.


meski di hadang bodyguard tamu tersebut berhasil masuk ke mansion Devano.


mendengar keributan membuat semua orang di meja makan berhenti melakukan aktivitas mereka dan pergi keluar untuk melihat apa yang sedang terjadi.


"Dayana?"ucap Jimi tiba-tiba membuat semua orang menatap Jimi.


"kamu mengenal nya?"tanya Agus.


"apa kalian tidak mengenal nya?"tanya Jimi balik dan semua saudara nya menggeleng-gelengkan kepala kecuali Dea.


"haaah ini lah mengapa tidak baik terlalu gila kerja."keluh Jimi.


"Jimi kenapa kamu di sini?"tanya Dayana.


"seharusnya aku yang bertanya padamu kenapa kamu bisa ada di sini dan masuk?"tanya Jimi balik.


"tentu saja aku ingin bertemu dengan Devano."jawab Dayana enteng.


"ada apa kamu ingin menemui anak saya?"tanya Sintia ketus,dia tidak suka melihat perempuan seperti Dayana.


"hai Tante senang bertemu dengan mu."Dayana ingin memeluk Sintia namun dengan cepat Alvano menarik istri nya agar tidak di peluk orang lain meskipun itu perempuan.


"jaga sikap mu jangan menyentuh istri ku."ucap Alvano dingin.


"kak ternyata sifat dan sikap Devano turun dari papanya."bisik Dea pada Jimi.


"ah maaf om aku hanya terlalu bahagia bisa bertemu dengan kalian.


"untuk apa kamu ke sini?"tanya Alvano.


"sudah ku bilang aku ingin bertemu dengan Devano om, perusahaan nya akan mengeluarkan produk terbarunya dan Devano meminta ku untuk menjadi model."jelas Dayana.


"anak kurang ajar berani-beraninya dia berbuat seperti ini pada menantu kesayangan ku."marah Sintia.


"si bodoh itu berulah lagi."geram Agus.


"sebaiknya kamu pergi."ucap Agus tidak suka.


"kenapa aku harus pergi, Devano yang meminta ku untuk menjadi model nya apa masalah kalian? ah bukan kah kalian keluarga AZ? kenapa kalian berada disini?"tanya Dayana.


"bukan urusan mu."ucap Dea.


"wow...bukankah ini anak kecil yang bermasalah dengan Celia? kenapa kamu bisa ada disini."ucap Dayana dengan nada mengejek.


"sebaiknya kamu pergi Devano pasti punya masalah dengan otak nya menjadikan mu model."sarkas Sintia.


Adriana datang dengan pakaian tidur menggemaskan nya dengan Devano yang mengikuti nya dari belakang seperti seorang papa yang sedang menjaga putri nya yang baru bisa berjalan.


"wah siapa tamu tidak di undang ini?"tanya Adriana.


"kamu sudah bangun?apa Devano melakukan nya semalaman hingga kamu terlambat bangun?"tanya Agus mendekati Adriana.


"bodoh apa kamu melakukannya hingga pagi? apa kamu sudah gila? di dalam perut nya ada tiga bayi."Agus beralih menatap Devano kesal.


"ada apa dengan otak mu? apa yang aku lakukan? aku tidak melakukan apapun."kesal Devano.


"diam."satu kata yang keluar dari mulut Adriana mampu menghentikan perdebatan yang akan berlangsung lama itu.


"apa aku memiliki tamu?"tanya Adriana beralih menatap Dayana.


"siapa kamu?"tanya Dayana balik.


"hmm aku siapa ya?"tanya Adriana lagi.


"sebaiknya kamu pergi dari sini Dayana aku sedang tidak ingin melihat wanita cantik ini mengamuk."ucap Devano memperingati Dayana.


"Dev aku kesini untuk bertemu dengan mu, membahas tentang kerjasama kita, aku tidak ingin bertemu dengan wanita jelek yang kamu bilang cantik itu."


"bangsat"ucap semua saudara laki-laki Adriana secara bersamaan membuat Dayana meneguk ludahnya.


"selagi aku masih sabar gunakan dengan baik mulut mu saat berbicara."ucap Adriana dingin.


"kenapa aku hanya berbicara kenyataan."


"seret dia keluar jangan pernah membiarkan dia masuk jika kalian tidak ingin king dan Queen menyeret kalian bersama nya Ke neraka."ucap Devano menatap bodyguard nya.


"Dev kenapa kamu tega pada ku seperti ini, kamu yang meminta ku untuk menjadi model untuk produk terbaru mu tapi apa ini." teriak Dayana saat di seret bodyguard.


"teriaknya akan berbeda jika king dan Queen yang menyeretnya." Adriana tersenyum devil.


"dasar anak bodoh, mencari model saja tidak bisa dia hampir saja memeluk istri ku." bukan Sintia atau saudara-saudara Adriana yang memarahi Devano tapi Alvano, dengan alasan yang sangat manusiawi.


"apa-apaan papa ini menyalahkan ku, itu urusan mu yang penting istri ku aman tidak mungkin di sentuh siapapun kecuali aku."


"anak kurang ajar." Alvano ingin menghajar Devano namun dengan cepat Devano menggendong Adriana lalu mengajaknya kabur.


bukan hanya Alvano yang mengejar Devano sekarang tapi saudara-saudara Adriana karena takut Adriana terjatuh.


"Devano setaaaaan."teriak Agus.


.


.


.


.


.


.


.


Hai readers 👋


Ada yang kangen Adriana gak?


ini season 2 dari Adriana ☺️


btw makasih banget yang udah nunggu dan selalu dukung author 🥺


sayang kalian banyak-banyak 😘


TOLONG MAMPIR KE CERITA RAI YA !!!!


anak² ku di sana butuh kalian🥺


untuk tetap support author jangan lupa like,komen,share,vote,dan jadikan novel ini menjadi novel favorit kalian 😚


jangan lupa bintang lima nya ya🤭


MAAF JIKA ADA TYPO BERTEBARAN KARENA AUTHOR MASIH DALAM PROSES BELAJAR😁