ADRIANA

ADRIANA
SEASON 2 part 14



setelah mengobati luka di tangan nya dan mengganti pakaian Devano dan Gilang pergi ke mansion keluarga AZ untuk mencari Adriana dan meminta maaf kepada yang lainnya.


"hahaha...."Gilang tertawa setelah memikirkan sesuatu di kepala nya.


"apa yang kamu tertawa kan sialan?"kesal Devano.


"ini sangat lucu benar-benar lucu, Devano Triya Kusuma dengan niat sepenuh hati akan meminta maaf kepada seseorang hahaha."


"diam atau ku robek mulut mu."ancam Devano memegang kening nya.


Devano berusaha menghubungi Adriana namun ponsel nya tidak aktif. Adriana sengaja menonaktifkan ponsel nya.


"haaah aku pikir aku akan benar-benar gila."keluh Devano.


"apa kamu baru sadar sekarang kamu sudah gila? bahkan ini belum genap sehari Adriana marah pada mu kamu sudah menyusahkan semua orang dengan tempramen tinggi mu."ujar Gilang.


"kamu akan seperti akan jika Dea seperti Adriana."kesal Devano.


"dan syukur nya Dea bukan Adriana."ledek Gilang.


setelah sampai di mansion keluarga AZ, mansion tersebut di jaga ketat oleh anggota Redfox yang di suruh Adriana.


Adriana sengaja melakukan nya karena yakin Devano akan kesana.


saat ingin masuk Devano dan Gilang tidak di beri izin.


"aku suami nona kalian sialan cepat beri aku masuk atau aku bunuh kalian."kesal Devano.


"maaf tuan Devano nona Adriana memberi kami perintah untuk tidak menerima siapapun yang datang termasuk anda berdua." ujar salah satu anggota Redfox.


mendengar kata-kata anggota Redfox tersebut membuat Devano marah dan ingin membunuh anggota Redfox tersebut.


"tahan, kamu bisa membuat Adriana semakin marah. ingat dia seperti ini untuk memberi mu pelajaran untuk bisa menahan tempramental mu dan berpikir sebelum melakukan apapun." ujar Gilang.


Devano mengambil nafas dalam-dalam lalu membuang nya kasar.


"ini sudah terlalu lama,aku tidak bisa benar-benar bertahan dengan keadaan seperti ini jika aku tidak bertemu dia dan mendapatkan maafnya sekarang."kata Devano.


"haaaah aku harap Adriana tidak berlama-lama memberinya pelajaran jika tidak orang lain mungkin akan jadi korban nya."Gilang menghelai nafas kasar.


"jika tidak memberikan kami masuk, setidaknya beri tahu sekarang Adriana ada di mana?"tanya Gilang.


"ma...."


"jika kamu tidak memberi tahu kami aku akan benar-benar membunuh mu."ancam Devano.


"nona Adriana sekarang berada di rumah sakit tuan Devano."kata salah satu anggota Redfox tersebut terpaksa menjawabnya.


Devano dan Gilang langsung pergi ke rumah sakit, tak butuh waktu lama untuk sampai ke sana.


setelah sampai mereka berdua pergi mencari keberadaan Adriana hingga dia menemukan kamar Agus, Tirta dan Jidan.


brak....


Agus, Tirta, Jidan, dan Dea yang berada di ruangan tersebut menatap siapa yang datang.


"kenapa kalian ke sini?"tanya Tirta dengan wajah dingin.


"di mana Adriana?"tanya Devano langsung.


"di mana dia berada apa itu urusan mu sekarang?"tanya Jidan kini membuka suara.


"aku mohon beri tahu aku di mana dia sekarang."


hebat bukan? seorang Devano Triya Kusuma sekarang memohon pada seseorang hanya karena seseorang perempuan.


"apa kamu baru saja memohon?"tanya Tirta tidak percaya.


"ya aku mohon beri tahu aku dia mana Adriana sekarang,aku tidak bisa membiarkan dia seperti ini lalu meninggalkan ku kalian tahu aku tidak bisa hidup tanpa dia." ujar Devano dengan wajah menyedihkan.


"sebentar lagi dia akan datang."ujar Agus membuka matanya, dari tadi dia hanya pura-pura tertidur untuk memastikan apa yang akan pria gila dan bodoh bernama Devano itu lakukan.


"kenapa kamu memberitahu nya?"kesal Tirta.


"karena dia masih suami nya meski dia sangat bodoh."kata Agus tidak menyaring kata-katanya.


"ya aku memang bodoh, terimakasih sudah membantu ku menyingkirkan sampah-sampah itu dan maaf kalian seperti ini."kata Devano.


"aku melakukan nya bukan untuk mu tapi untuk Adriana."ujar Agus.


"Devano kami sudah memaafkan mu tapi untuk Adriana kami tidak yakin, kamu tahu persis Adriana seperti apa." Jidan menatap Devano.


"Adriana tidak mungkin memaafkan mereka karena bahkan aku pun tidak."Kini Dea membuka suara setelah adu pandang cukup lama dengan Gilang yang sama-sama diam dari tadi.


"aku tidak heran jika orang-orang memberi kalian julukan iblis buta kelaparan."Dea meluapkan emosi nya yang dari semalam dia pendam setelah di beri kabar oleh Jimi.


"Dea."kata Jidan menghentikan Adiknya itu.


"jangan menghentikan ku kak, mereka telah melukai kalian jika kemarin kanya terlambat sedikit saja mungkin aku sudah kehilangan kalian."air mata Dea akhirnya keluar.


"ada apa ini?"tanya Adriana yang baru saja datang.


"hapus air mata mu."sambung nya lagi saat melihat Dea menangis.


"Adriana...." panggil Devano ingin meminta maaf.


"apa kamu sudah mendapatkan pelajaran dari kejadian ini Dev?"tanya Adriana.


Devano menundukkan kepalanya.


"Dev aku berbicara pada mu atau kamu tidak mau berbicara pada ku?"


"maafkan aku, aku benar-benar minta maaf tolong jangan menghukum ku seperti ini."Devano terduduk memegang kaki Adriana.


"lalu aku harus menghukum mu seperti apa?"tanya Adriana.


"kamu bisa memukul ku atau memberikan hukuman yang lain asal jangan seperti ini,aku tidak bisa melihat kamu mendiamkan aku dan pergi seperti ini."


"benarkah?"Adriana mengeluarkan pistol dari tasnya.


Devano mendongakkan kepalanya hingga pistol yang di pegang Adriana sekarang tepat berada di keningnya.


"lakukan apapun itu asal kamu memaafkan ku."kata Devano menatap Adriana.


"haaah dia benar-benar sudah gila sepenuhnya oleh Adriana."kata Agus.


Jimi dan Jordi yang baru masuk langsung menghentikan apa yang di lakukan Adriana.


Jimi dengan cepat merebut pistol dari tangan Adriana.


"Anya apa kamu juga sudah tertular gila oleh suami mu?"kesal Jimi.


"kenapa menghentikan ku? dia membutuhkan hukuman lain bukan?"tanya Adriana.


"kak Jordi lihat lah kelakuan adik mu yang satu ini benar-benar."Jimi semakin kesal karena pertanyaan Adriana.


"jika kamu membunuhnya lalu yang akan menjadi Dady dari keponakan ku itu siapa?"tanya Jordi.


.


.


.


.


.


.


.


Hai readers 👋


Ada yang kangen Adriana gak?


ini season 2 dari Adriana ☺️


btw makasih banget yang udah nunggu dan selalu dukung author 🥺


sayang kalian banyak-banyak 😘


TOLONG MAMPIR KE CERITA RAI YA !!!!


anak² ku di sana butuh kalian🥺


untuk tetap support author jangan lupa like,komen,share,vote,dan jadikan novel ini menjadi novel favorit kalian 😚


jangan lupa bintang lima nya ya🤭


MAAF JIKA ADA TYPO BERTEBARAN KARENA AUTHOR MASIH DALAM PROSES BELAJAR😁


sampai jumpa di up selanjutnya 😉