ADRIANA

ADRIANA
SEASON 2 Part 2



Adriana akhirnya tiba di mansion keluarga AZ semua maid menyapanya dengan membungkuk kan badan.


Adriana langsung pergi ke kamar Dea karena dia yakin Dea masih belum selesai berdandan.


tok... tok...tok...


"siapa?"tanya Dea.


"aku." Adriana akhirnya masuk kedalam kamar Dea setelah menekan password kamar tersebut.


"kenapa cepat sekali?"tanya Dea.


"kamu lamban." Adriana duduk di ranjang Dea.


"aku sudah siap." Dea berdiri di depan Adriana.


"hmm." Adriana berjalan keluar kamar di ikuti Dea dari belakang.


"apa Kanya menyetir sendiri?"tanya Dea.


"iya."


"tumben."ujar Dea masuk ke dalam mobil Adriana.


di perjalanan Adriana dan Dea sama-sama hening sampai pada akhirnya Dea melihat Gilang dengan seorang wanita masuk ke dalam mobil.


"ada apa?"tanya Adriana.


"ah emm tidak ada." jawab Dea gelagapan.


"siapa perempuan bersama Gilang itu?" tanya Adriana karena dia yakin perubahan ekspresi Dea bersangkutan dengan itu.


"aku tidak tahu." Dea menunduk.


"jangan di pikirkan, jika kak Agus atau yang lainnya tahu wanita itu bisa saja mati hari ini."


Dea menatap Adriana lekat-lekat sebelum berbicara.


"jangan macam-macam Kanya."peringat Dea sedangkan Adriana hanya tersenyum.


"apa kamu sudah sarapan?"tanya Adriana.


"sedikit."jawab Dea.


"kita ke restoran dulu."Adriana memarkirkan mobilnya tepat di depan restoran mewah kesukaan Dea.


ternyata di dalam restoran tersebut ada proses syuting.


"seperti nya ada lagi yang syuting,apa kita bisa masuk?"tanya Dea.


"restoran nya tidak tutup cepat masuklah." Adriana masuk terlebih dahulu lalu duduk di tempat paling pojok karena hanya tempat itu yang kosong.


seorang pelayan datang membawa buku menu.


"selamat pagi, silahkan." pelayan tersebut memberikan buku menu kepada Adriana dan Dea.


"spaghetti carbonara satu minuman nya jus melon kiwi." Dea memberikan buku menu tersebut pada pelayan.


"jus delima satu." Adriana juga memberikan buku menu yang ada di depannya pada pelayan.


"baik nona mohon di tunggu sebentar." pelayan tersebut pergi.


Adriana mengeluarkan ponselnya lalu sibuk sendiri tidak memperdulikan sekitarnya sedangkan Dea melihat proses syuting yang tidak jauh dari tempat duduknya.


"aku juga ingin jadi artis." kata Dea tiba-tiba membuat Adriana mengalihkan pandangannya.


"jangan macam-macam."


"haah aku sangat tidak berguna."keluh Dea.


"kamu berguna untuk menghabiskan uang kak Jidan dan kak Tirta."


Dea memutar bola matanya malas.


pesanan mereka berdua akhirnya datang, saat Dea tengah asik memakan makanannya salah satu artis menyenggol tangan Dea membuat spaghetti yang akan dia makan jatuh mengenai baju Dea dan minuman Dea jatuh mengenai baju artis tersebut.


"aah." Dea kaget melihat siapa yang menyenggol tangan nya.


Adriana juga mengalihkan pandangannya pada Artis tersebut.


"aduuh kamu gimana sih."kesal artis tersebut pada Dea.


"loh kok... yang salah kamu kenapa jadi saya?"tanya Dea bingung.


"baju saya kotor gara-gara kamu dan kamu masih nanya kenapa?" bentak artis tersebut pada Dea.


"aishh perempuan gila."maki Dea membuat Adriana menahan tawanya.


"apa kamu bilang?" teriak artis tersebut membuat semua orang mulai menatap mereka semua kru syuting juga mulai berkumpul mengelilingi mereka.


"ada apa ini?" tanya seorang pria tidak terlalu tua yang ternyata adalah seorang produser.


Celia adalah artis yang cukup populer di negara A saat ini.


"nona apa kamu tidak tahu dia siapa?"tanya produser tersebut.


"apa aku perlu tahu siapa dia?"tanya Dea.


"Anda mungkin akan mendapat masalah setelah ini." peringat produser tersebut mencibir Dea.


Dea yang memang sudah kesal dari semakin kesal setelah mendengar cibiran dari produser tersebut.


jika dia akan mendapatkan masalah setelah ini lalu Celia akan mendapat apa karena berani berurusan dengan nya?


"kenapa aku? dia yang menyenggol tangan ku, makana dan minuman ku jadi tumpah karena dia." ketus Dea tidak terima.


"cih pintar sekali anak kecil seperti mu playing victim, kamu sudah mengotori baju ku dan sekarang kamu menyalahkan ku?" tanya Celia.


"dia mungkin tidak mampu mengganti rugi baju mu kak karena itu dia mencari alasan."kata seorang wanita yang menjadi asisten dari Celia.


mendengar kata-kata tersebut membuat Dea semakin marah hampir saja dia menampar wajah asisten Celia jika Adriana tidak menahan nya.


Adriana mengambil uang dari tasnya lalu melemparkannya tepat di wajah asisten Celia.


"pergi sebelum aku berubah pikiran." kata Adriana menatap semua orang tajam.


sudah lama Adriana tidak dalam situasi seperti ini karena sebelum kejadian hari ini beberapa waktu belakangan Devano sangat menjaganya dia tidak akan membiarkan Adriana dalam situasi yang sulit.


"cih sombong sekali kamu, penampilan mu tidak mencerminkan uang ini adalah milik mu, apa uang ini palsu ? atau kamu mendapatkan nya dengan cara rendahan?" cibir Celia.


"haah ternyata masih ada manusia seperti mu." kata Adriana.


Adriana hari ini tidak mau membuat keributan yang bisa membuat Devano atau para kakak-kakaknya turun tangan.


Adriana mengambil tasnya lalu memegang tangan Dea m ngajak nya pergi dari restoran tersebut.


sebelum itu Adriana memberi kode pada orang yang di suruh Devano mengikutinya membayar makanan yang dia pesan.


melihat kepergian Dea dan Adriana Celia marah dan berteriak.


"urusan kita belum selesai, kalian pasti akan menyesal."


"ku tunggu."kata Dea menjawab sebelum dia benar-benar keluar dari restoran tersebut.


di perjalanan Dea terus saja memakai Celia.


"haaah dasar nenek lampir, ingin sekali aku menampar... ah tidak aku ingin memotong-motong tubuh nya untuk memberi makan Queen." kesal Dea.


Adriana hanya tersenyum menanggapi kekesalan Dea.


Adriana dua tahun belakangan ini mampu berubah dengan sangat pesat, rasa dendam nya dulu hilang meski tidak bisa dia lupakan, Adriana mudah tersenyum meski hanya di depan keluarga nya dan devano, dan bahkan Adriana bisa mengontrol emosinya.


dia juga sekarang sudah mulai sedikit terbuka pada saudara-saudaranya dan devano. dan yang paling penting sekarang dia sudah mulai mencintai Devano.


.


.


.


.


.


.


.


Hai readers 👋


Ada yang kangen Adriana gak?


ini season 2 dari Adriana ☺️


btw makasih banget yang udah nunggu dan selalu dukung author 🥺


sayang kalian banyak-banyak 😘


TOLONG MAMPIR KE CERITA RAI YA !!!!


anak² ku di sana butuh kalian🥺


untuk tetap support author jangan lupa like,komen,share,vote,dan jadikan novel ini menjadi novel favorit kalian 😚


jangan lupa bintang lima nya ya🤭


MAAF JIKA ADA TYPO BERTEBARAN KARENA AUTHOR MASIH DALAM PROSES BELAJAR😁


sampai jumpa di up selanjutnya 😉