
akhirnya Andinia dan Renata membawa netta ke rumah sakit dan keadaan nya jauh lebih baik.
"Andinia sekarang kita tinggal dimana?"tanya Renata.
"tenang lah mah aku punya apartemen kita bisa tinggal di sana."kata Andinia.
"syukurlah."kata Renata.
"mah mama tunggu nenek dulu sebentar Andinia ada urusan."kata Andinia pergi dari ruang rawat netta.
setelah keluar dari rumah sakit Andinia menelpon seseorang untuk menyelidiki adriana namun orang yang dia tugaskan malah memperkenalkan nya pada Annabelle dan memberikan fakta bahwa Annabelle sedang mengejar Devano Triya Kusuma.
"aku bisa menjadikan wanita ini sebagai kambing hitam untuk mendapatkan Devano dan menghancurkan kak adriana."pikir Andinia dan mulai mencari Annabelle ke tempat yang di beritahukan oleh anggota informannya.
setelah sampai ke cafe tempat keberadaan Annabelle saat ini Andinia masuk dan benar di sana terdapat Annabelle sedang menikmati makanan nya.
andinia menyuruh pelayan untuk menumpahkan jus ke baju Annabelle agar dia bisa bertemu dengan Annabelle di kamar mandi dan pura-pura mendekatinya di sana.
seorang pelayan berjalan di samping meja Annabelle dan sengaja menumpahkan jus ke baju Annabelle.
"ah ma...maaf nona, maafkan saya."kata pelayan tersebut.
"haisshhh sial."kata Annabelle mengelap jus yang tumpah ke bajunya menggunakan tisu.
"apa kamu tidak punya mata? dasar pelayan rendahan."maki Annabelle pada pelayan tersebut.
"ma...maaf kan saya Nona saya tidak sengaja."kata pelayan tersebut menunduk.
"maaf saja tidak membuat mu mampu mengganti pakaian ku."kata Annabelle pergi ke kamar mandi.
"kita masih punya urusan."kata Annabelle pergi menuju kamar mandi membersihkan pakaian nya.
sesampainya di kamar mandi Annabelle bertemu dengan Andinia yang sedang menelepon dengan seseorang.
Annabelle mendengar obrolan Andinia dengan seseorang yang menyebut nama Adriana dan dia berfikir ini kesempatan nya bekerja sama dengan Andinia untuk menghancurkan Adriana dan merebut Devano.
setelah melihat Andinia berhenti menelepon Annabelle mencoba berbicara dengan Andinia.
"ekhem permisi..."kata Annabelle.
"iya?"tanya Andinia berpura-pura.
"apa kamu mengenal Adriana?"tanya Annabelle.
"apa kamu mengenal nya?"tanya Andinia bertanya balik.
"ya aku mengenal nya, apa dia punya masalah dengan mu?"tanya Annabelle.
"ya dia sangat punya masalah dengan ku."kata Andinia.
"ah kalau begitu kita sama, bagaimana jika kita bekerja sama untuk menghancurkan nya?"tanya Annabelle.
andinia melihat Annabelle intens.
"tenang aku juga sangat membenci nya."yakin Annabelle.
"baiklah jika begitu,aku sudah punya rencana."kata Andinia to the poin.
"apa?"tanya Annabelle.
"buat Devano membenci Adriana agar kita leluasa untuk menyakitinya."kata Andinia.
"hmmm seperti nya itu mustahil."kata Annabelle.
"jika itu mustahil bagi mu maka jangan kerja sama dengan ku karena aku tidak suka kerjasama dengan orang bodoh."kata Andinia sarkas.
"yayayaya akan ku coba lakukan."kata Annabelle.
"baguslah, sebelumnya perkenalkan nama ku Andinia."kata Andinia.
"aku rasa aku mengenal nama itu."kata Annabelle.
"ya aku seorang model."kata Andinia.
"baiklah sekarang kita resmi kerja sama dan aku akan membuat Devano membenci Adriana mulai dari sekarang."kata Annabelle yakin.
sedangkan di hotel tempat Devano, Adriana,Gilang,Jimi,Agus dan Jordi menginap mereka sedang sibuk masing-masing terutama Adriana.
saat ini Adriana menerima informasi bahwa Andinia mencoba mencari tahu lebih banyak tentang nya selama tinggal di negara A dan sekarang dia tahu jika Annabelle dan Andinia bekerja sama untuk menghancurkan nya.
"kak jimi apa kamu sudah melakukan yang aku suruh."kata Adriana.
"tenang saja, semua sudah beres,kamu tinggal mengikuti permainan mereka saja sekarang."kata Jimi.
"baiklah."kata Adriana membaringkan tubuhnya di paha Jimi sedangkan jimi mengelus kepala Adriana.
"kak apa setelah ini aku akan bahagia?"tanya Adriana pada Jimi.
"Anya percaya lah aku,kak Jidan,kak Jordi,kak Tirta,paman triyas,Dea terutama kak Agus akan selalu memastikan mu bahagia.sekarang kamu sudah punya kami Anya."kata Jimi.
"thanks kak, terimakasih untuk semua."kata Adriana.
"Anya yang seharusnya berterimakasih itu adalah kami tanpa kamu kami bahkan tidak bisa menemukan bahagia kami yang sekarang jadi kami mohon setelah semua ini selesai bahagia lah nikmatilah kehidupan meski dunia sangat kejam."kata Jimi masih mengelus rambut Adriana hingga tidur.
setelah melihat Adriana tidur Jimi mengangkat tubuh Adriana ke ranjang dan meniduri nya disana setelah Adriana cukup nyaman dia keluar dari kamar Adriana untuk menemui Devano.
"Dev."panggil Jimi pada Devano.
"kali ini aku yang akan memperingati mu jangan pernah menyakiti Anya kami,aku akan membunuhmu bagaimana pun caranya jika menyakiti nya."kata Jimi yang langsung pergi sedangkan Devano bingung dengan sikap Jimi.
"ada apa Dengan nya?"tanya Devano mengangkat telpon dari Annabelle.
"Dev tolong aku."kata Annabelle menangis.
"ada apa Annabelle?"tanya Devano.
"seseorang ingin membunuh ku."kata Annabelle.
"kamu dimana?"tanya Devano.
"berani-beraninya kamu menelepon seseorang ...buk..buk..."suara laki-laki yang sepertinya memukul Annabelle.
telpon pun langsung terputus dan Devano segera menyuruh asisten nya mencari keberadaan Annabelle setelah itu dia menghubungi Gilang karena Annabelle adalah teman Devano dan Gilang.
sedangkan saat ini Adriana menerima pesan dari Andinia untuk datang ke suatu tempat menyelesaikan masalah yang ada di antara mereka.
meski Adriana sudah tahu apa yang akan terjadi namun dia tetap mengikuti permainan dari Andinia dia menyiapkan pistol dan pergi ke tempat tersebut dengan senyum smrik.
"seperti nya kali ini orang yang sudah berani masuk kedalam hidup ku dan meyakinkan ku akan pergi lagi."kata Adriana tersenyum mengerikan mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hai readers 👋
Ada yang kangen author gak?
author up lagi niih ☺️
untuk tetap support author jangan lupa like,komen,share,vote,dan jadikan novel ini menjadi novel favorit kalian 😚
MAAF JIKA ADA TYPO BERTEBARAN KARENA AUTHOR MASIH DALAM PROSES BELAJAR DAN INI MERUPAKAN NOVEL PERTAMA AUTHOR🙏
sampai jumpa di up selanjutnya 😉
annyeong👋