ADRIANA

ADRIANA
part 46



sekali lagi ponsel Adriana berbunyi Adriana pun mengangkat panggilan tersebut.


"hallo kak."sapa andinia dari sebrang sana.


"apa mau mu?"tanya Adriana to the poin.


"waah kamu sombong sekali kak."jawab andinia namun Adriana hanya diam.


"bagaimana kehidupan mu setelah di usir? hahaha bisa ku tebak mungkin sekarang kamu jadi gelandangan."kata andinia mengejek Adriana.


"atau kau jangan-jangan kamu....."kata andinia terhenti.


"waaah rupanya kemampuan berbicara mu semakin meningkat."kata Adriana.


"hahahaha apa kamu terkejut."kata andinia.


"katakan untuk pa kamu menghubungi ku? aku tidak punya banyak waktu untuk meladeni semut kecil sepertimu."kata Adriana.


"hahaha semut? aku menelepon mu hanya untuk mengabari jika aku dan kak Andre akan segera meresmikan pertunangan kami." kata Andinia sedikit mengejek.


"waaah ku pikir pertunangan kalian sudah di resmikan lama tapi ternyata belum yaah kurasa Andre sengaja menundanya karena masih mencintai ku."ejek Adriana balik.


"menyukai mu? hahaha ternyata setelah di usir kamu jadi sedikit tidak waras ya kak jelas-jelas kak Andre lebih memilih ku dari pada kamu."kata Andinia tidak mau kalah.


"ooh benar kah? ingat Andinia perebut tidak akan pernah menjadi ratu meski sudah mendapatkan apa yang ia rebut."kata Andinia.


"kamuuu,,,."geram Andinia.


"yang jelas aku sudah mendapatkan kak Andre dan kasih sayang nenek,papa mama dari pada kamu dan aku menang, ooh sebelum aku tutup aku harap kamu bisa menghadiri acara pertunangan kami."kata Andinia mengakhiri panggilan nya dengan Adriana.


"hahahahhahahaa."tawa Adriana mengerikan.


Dea yang melihat tingkah Adriana setelah menerima panggilan pun sedikit bingung.


"Anya are you ok?" tanya Dea.


"yes i'm ok,no problem." kata Adriana lanjut memainkan ponselnya dan kini dia sedang menyelidiki Andre dan keluarga nya yang ada di negara j.


"wah wah lihatlah mereka bahagia sekali."sinis Adriana.


"kita lihat saja sampai mana kalian akan hidup bahagia,kurasa jika membocorkan proyek si bedebah itu sedikit tidak apa-apa kali ya."kata Adriana memanggil nama Andre dengan sebutan bedebah.


Dea yang dari tadi memperhatikan Adriana semakin penasaran dan kini sudah berada di dekat Adriana.


"apa yang kamu lakukan?"tanya Adriana kepada Dea.


"aku penasaran,siapa pria itu?"tanya Dea


"hanya bedebah sialan."kata Adriana.


"Anya tadi kamu bilang ingin membocorkan proyek yang sedang dia jalani bukan tapi kurasa proyek itu cukup penting baginya."kata Dea.


"yaaa menurut nya tapi menurut ku tidak."kata Adriana menekan tombol di keyboard nya dan seketika konsep proyek yang di rancang Andre sedikit terbongkar.


"waah sayang sekali kenapa hanya sedikit?"tanya Dea pada Adriana.


"apa yang sedikit?" tanya Agus membuat Adriana dan Dea terkejut namun bukan Adriana namanya jika tidak bisa mengendalikan dirinya.


"yaak kalian bikin kami terkejut saja."teriak Dea yang langsung di bungkam oleh Jimin.


"lepaskan aku."kata Dea memberontak dan dilepaskan Jimi.


"kamu berisik."kata Agus kepada Dea.


"apa yang sedikit Anya?"tanya Agus kemudian kepada Adriana.


"hanya seekor kuman."jawab Adriana beranjak dari duduknya pergi kekamar.


"kalian pasti capek istirahat lah."kata Adriana berlalu kekamar nya.


"ada apa dengan nya?"tanya Jidan pada Dea.


"tadi dia menjawab telepon dari seseorang dan sekarang sikap nya jadi seperti itu."jelas Dea.


"seperti nya itu keluarga nya."kata Triyas yang di lihat oleh semua orang dengan tatapan penuh pertanyaan.


"ya aku akan menjelaskan semuanya agar tidak ada yang perlu di sembunyikan lagi."kata Triyas mulai menceritakan kehidupan Adriana sebelum bertemu dengan kelia saudara itu dan Dea.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Hai readers ๐Ÿ‘‹


author up lagi niih โ˜บ๏ธ


untuk tetap support author jangan lupa like,komen,share,vote,dan jadikan novel ini menjadi novel favorit kalian ๐Ÿ˜š


maaf jika masih ada typo bertebaran karena author masih dalam proses belajar dan novel ini merupakan novel pertama author โ˜บ๏ธ


sampai jumpa di up selanjutnya


annyeong ๐Ÿ‘‹