ADRIANA

ADRIANA
part 61



setelah sadar Adriana mendorong Devano menjauh dari nya.


"jika begitu buatlah aku jatuh cinta."kata Adriana ingin membuka pintu mobil.


"akan ku lakukan."kata Devano langsung mencium Adriana.


mendapat serangan dadakan membuat Adriana kaget dan memberontak namun Adriana tetap perempuan dia kalah dengan tenaga Devano.


Adriana pun mengalah dan sekarang membalas ciuman Devano, awal nya Devano terkejut tapi akhirnya dia tersenyum.


ciuman Adriana dan Devano cukup lama hingga Adriana kehabisan nafas dan memukul dada bidang milik Devano.


Devano menatap Adriana dengan tatapan tulus yang sebelumnya dia tidak pernah menatap lawan jenisnya seperti itu.


"terimakasih sudah mau membiarkan ku masuk kedalam hidup mu."kata Devano.


Adriana hanya diam menatap mata Devano.


"aku tahu masa lalu mu cukup berat,aku tidak akan berjanji apapun karena kamu tahu aku pria seperti apa tapi aku akan berusaha membuat mu bahagia bahkan semua isi bumi yang melihat mu merasa iri."sambung Devano tulus.


"maka buktikan."kata Adriana turun dari mobil Devano.


"kamu mau kemana?"tanya Devano ikut turun.


"pulang."jawab Adriana.


"aku akan mengantar mu."kata Devano.


"tidak perlu."jawab Adriana pergi meninggalkan Devano masuk kedalam mobilnya.


Devano hanya menggelengkan kepala melihat Adriana.


Devano pun masuk ke dalam mobilnya setelah Adriana pergi,kali ini Devano menuju markas nya karena dia ingin bermain bersama mainan baru nya.


setelah sampai di mansion nya Adriana masuk ke kamarnya membersihkan diri dan akan beristirahat sebentar sebelum makan malam tiba.


sedangkan di kampus terkenal negara A, Dea sudah bersiap meninggalkan kelas karena sudah selesai namun Gabriella and the Genk tiba-tiba datang dan menutup pintu dengan keras.


"tidak ada yang boleh keluar, karena aku akan membuat pertunjukan."kata Gabriella memberi peringatan pada mahasiswa yang ada di kelas Dea.


Dea masih tetap membereskan buku-buku dan memasukkan nya kedalam tas.


Gabriella mendekati Dea dan mengambil tas Dea, Dea hanya diam tanpa melakukan perlawanan.


Gabriella kini menjadi-jadi, dia mengeluarkan buku-buku yang ada di tas Dea dan mulai merobeknya.


semua orang hanya diam sedangkan Gabriella and the Genk tertawa kencang.


"hai Dea."kata Gabriella mendekati Dea.


Dea masih diam tanpa bicara sepatah kata pun. dia berjalan ke arah tas dan beberapa buku yang sudah dirobek.dea mengambil tas nya dan berniat ingin pergi namun dua teman Gabriella menghadangnya.


"mau kemana jalang?"kata teman Gabriella yang bernama letta memegang dagu Dea.


"minggir."kata Dea.


"hahahaha jika kami tidak mau?"tanya teman Gabriella yang bernama Caca.


"jangan terburu-buru saudara ku kita sudah lama tidak bertemu."kata Gabriella merangkul Dea.


"aku tidak berniat bertemu dengan mu."kata Dea melepaskan rangkulan Gabriella.


"waah sekarang kamu benar-benar sudah pintar berbicara ya."kata Gabriella.


"pergi dan jangan ganggu aku lagi jika tidak mau menyesal."kata Dea.


"hoho aku takut."ejek Gabriella and the Genk tertawa.


Dea kali ini sudah muak dan ingin cepat pulang ke rumah karena dia melihat berita trending topik di internet dan itu pasti karena Adriana.


Dea benar-benar mengkhawatirkan Adriana.


Dea mencoba pergi tanpa ingin membuat keributan namun lagi-lagi Gabriella yang mengundang keributan.


akhirnya Dea menarik rambut Gabriella dan menghempaskan nya ke meja dan menendang dan memukul letta dan Caca hingga terjatuh.


Gabriella and the Genk bangun dan ingin menyerang Dea namun Dea dengan cepat menyerang Gabriella and the Genk tanpa ampun hingga ke adaan Gabriella and the Genk Sangat memprihatinkan.


"ini peringatan buat kalian jangan pernah mengganggu ku aku bahkan bisa melakukan lebih dari ini."kata Dea pergi.


semua orang yang melihat aksi Dea sangat takjub karena mereka tidak ada yang percaya jika wanita seperti Dea bisa melakukan hal yang gila dan itu membuat nama Dea trending topik di kampus.


Dea akhirnya pulang dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi namun mungkin hari ini nasib Dea tidak baik dia hampir saja menabrak mobil yang muncul tiba-tiba di depannya.


seseorang mengetuk pintu mobil Dea dan akhirnya Dea turun dari mobilnya.


"ternyata hanya anak kecil."kata pria tersebut.


"apa kamu bilang? anak kecil?"kata Dea kesal.


"ya kamu anak kecil.lain kali suruh orang tua mu mengantar mu jangan membuat orang lain repot."kata pria tersebut yang ternyata Gilang.


"aku tidak merepotkan mu ya."kata Dea.


"kamu hampir merepotkan ku.apa kamu tahu mobil ini limited edition.anak kecil seperti mu pasti tidak bisa mengganti nya."kata Gilang dingin.


"kamu jangan meremehkan orang ya.lagi pula aku belum menabrak mobil mu."kata Dea.


"belum kata mu? jika kamu menabrak nya apa kamu bisa mengganti nya?"tanya Gilang.


"bisa."kata Dea kesal.


"cih mengandalkan orang tua."kata Gilang pergi meninggalkan Dea.


"yaaaak."teriak Dea namun Gilang suda pergi melajukan mobilnya.


"dasar pria brengsek aku berharap tidak akan bertemu lagi dengannya."kata Dea.


Dea pun melakukan mobilnya dan sekitar 45 menit sampai di mansion.


Dea masuk ke mansion dengan muka yang ditekuk kesal.


"Dea kamu kenapa?"tanya triyas yang melihat wajah Dea.


"aishh paman hari ini aku sangat sial."keluar Dea pada triyas.


triyas hanya menggelengkan kepalanya dan menepuk pundak Dea.


"sebaiknya kamu membersihkan diri dan istirahat sebelum makan malam."kata Triyas.


"hmm iya paman,aku ke kamar dulu ya bay paman."kata Dea menaiki tangga.



Jordi, Agus dan Jimi pun pulang langsung masuk kekamar mereka masing masing untuk membersihkan diri dan istirahat sebentar sebelum makan malam tiba begitupun dengan Tirta dan Jidan.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Hai readers ๐Ÿ‘‹


Ada yang kangen author gak?


author up lagi niih โ˜บ๏ธ


untuk tetap support author jangan lupa like,komen,share,vote,dan jadikan novel ini menjadi novel favorit kalian ๐Ÿ˜š


MAAF JIKA ADA TYPO BERTEBARAN KARENA AUTHOR MASIH DALAM PROSES BELAJAR DAN INI MERUPAKAN NOVEL PERTAMA AUTHOR๐Ÿ™


sampai jumpa di up selanjutnya ๐Ÿ˜‰


annyeong ๐Ÿ‘‹