
makan malam pun tiba semua orang keluar dari kamarnya masing-masing menuju ruang makan.
semua sudah berkumpul dan acara makan malam pun di mulai dengan hening hingga akhir.
setelah selesai seperti biasa semua orang pasti berkumpul di ruang keluarga.
"kak apa wanita ular itu sudah kalian bereskan?"tanya Adriana.
"sudah semua sudah di bereskan."kata Jimi.
"kak Jidan Allen group bagaimana? apa kakak jadi menghancurkan nya?"tanya Adriana pada Jidan.
"iya perusahaan itu besok pagi akan hancur. padahal aku hanya menaburkan racun sedikit namun ternyata banyak petinggi yang melakukan kecurangan."jelas Jidan.
"apa tidak apa-apa?"tanya Adriana.
"Anya tentu tidak,lagi pula perusahaan itu akan mengingatkan kami pada luka yang di goreskan oleh papa kami sendiri."kata Jordi yang di iya kan oleh Jidan, Tirta, Jimi, dan Agus.
"baiklah."kata Adriana.
"Dea bagaimana dengan mu? apa hari mu lancar?"tanya Tirta.
"haaah hari ku sungguh sial kak."keluh Dea.
"why?"tanya Agus.
"yaa di kampus seperti biasa Gabriella and the Genk mencari masalah dengan ku dan mungkin besok pagi akan ada surat untuk kalian dari kampus."kata Dea menunduk.
"apa itu artinya kamu melawan mereka?"tanya Adriana.
"ya aku melawan mereka."kata Dea.
"bagus lah masalah kampus biar paman triyas yang mengurus nya."kata Adriana.
"sudah ku bereskan."kata Triyas.
"benarkah? apa kalian tidak marah padaku?"tanya Dea.
"untuk apa kami marah? kami akan sangat malu jika kamu tidak melawan."kata Jordi.
"aaa aku sayang kalian."kata Dea memeluk Adriana.
"tapi kamu juga hampir menabrak mobil orang dan kebut-kebutan di jalan hari ini."kata Adriana.
Dea melepaskan pelukannya dari Adriana.
"ba... bagaimana kamu tahu?"tanya Dea.
"apa kamu pikir aku tidak menyuruh orang untuk mengikuti dan menjaga mu?dasar bodoh."kata Adriana.
"anyaaa."kata Agus memperingati Adriana untuk menjaga kata-katanya.
Adriana hanya tersenyum.
"mulai besok kamu akan di antara supir."kata Tirta.
"ta..tapi aku punya alasan."kata Dea cepat.
"apapun alasannya tidak di terima."kata Jidan.
"ishhh kamu sih."kata Dea menyalahkan Adriana.
Adriana hanya tertawa melihat tingkah Dea.
"oh iya Anya keluarga kita mendapat undangan pertunangan dari keluarga mu di negara F."kata Triyas.
Adriana terdiam mendengar Triyas yang membuat semua orang menatap Adriana.
Dea mengambil tangan Adriana.
"Anya ini kesempatan mu untuk memulai balas dendam mu."kata Dea.
"iya cepat selesaikan semua nya Anya kami mau kamu bebas dari dendam mu seperti kami."kata Jimi sedangkan Adriana menatap Dea.
"tidak perlu khawatir kan aku Anya aku akan memulai nya juga setelah kamu memulai."kata Dea.
"aku memiliki cara ku sendiri untuk balas denda."sambung Dea.
"baiklah aku akan memulai nya,aku akan datang menjadi Adriana dan kalian akan datang menjadi keluarga AZ."kata Adriana.
"ya apapun keputusan mu kami akan mendukung mu."kata Triyas.
"tapi Anya mengenai Devano?"tanya triyas pada Adriana yang membuat semua orang hening dan menatap Adriana juga.
"semua nya tenang lah jika dia berani mengkhianati ku aku akan membuat nya menyesal seumur hidupnya."kata Adriana.
"Devano bukan orang sembarang Anya dia bisa melakukan apapun."kata Jordi.
"ya aku tahu."jawab Adriana.
"bahkan kamu bisa saja terluka saat bersama nya karena dia memiliki banyak musuh."kata Agus khawatir.
"kak percayalah pada ku."kata Adriana.
"lagi pula aku memiliki kalian bukan?"tanya Adriana.
"yaaa terserah kamu saja."kata Agus.
"sebaiknya kamu mempersiapkan diri beberapa hari lagi pertunangan Andinia."kata Triyas.
"yaaah sebentar lagi aku akan bertemu lagi dengan keluarga itu."kata Adriana.
semua orang meninggal kan ruang keluarga dan masuk kekamar mereka masing-masing.
sedangkan saat ini Devano sedang berada di sebuah bar bersama Gilang.
"kenapa harus kesini sih?"tanya Devano.
Gilang heran dengan reaksi Devano pasalnya yang sering ingin ke bar adalah Devano.
"are you kidding me??"tanya Gilang memegang jidat Devano.
Devano menghempaskan tangan Gilang.
"waaah seperti nya sudah terjadi hal besar pada mu."kata Gilang.
"maybe."jawab Devano.
"Adriana."kata Gilang menebak.
"dia benar-benar berbeda."kata Devano.
"sudah ku duga sebaiknya kamu berhenti dia bukan wanita yang bisa kamu mainkan."kata Gilang memperingati Devano.
"apa kamu juga berpikir begitu?"tanya Devano.
"come on brother,siapa yang tidak mengenal mu?"kata Gilang.
Devano tampak berpikir apa benar dia hanya penasaran pada Adriana? tapi saat bersama Adriana dia sangat merasa berbeda bahkan saat bersama wanita lain jantung nya tidak pernah berdetak kencang berbeda saat bersama Adriana.
Devano tidak menyadari dirinya sudah terlalu banyak minum hingga Gilang menggelengkan kepalanya. ini pertama kalinya Devano minum sebanyak ini dalam waktu 10 menit hanya karena memikirkan seorang wanita.
"aku harap ini menandakan jika kamu benar-benar mencintai Adriana dan sudah melupakan masa lalu mu."kata Gilang membawa Devano pulang ke mansion keluarga Kusuma.
pagi pun datang Devano terbangun dari tidurnya dan merasakan pusing akibat terlalu banyak minum semalam.
"apa yang terjadi?"kata Devano melihat sekeliling kamarnya dan mengingat-ingat kejadian semalam.
ponsel Devano berbunyi dia mendapat telepon dari asistennya.
"selamat pagi tuan."sapa asisten Devano di sebrang sana.
"apa."jawab Devano.
"anda mendapatkan undangan pertunangan dari keluarga adijaya di negara F."kata sekertaris Devano.
"kamu menelepon ku hanya untuk ini."kata Devano kesal.
"tapi ini penting tuan."kata sekertaris Devano.
"apanya yang penting."kata Devano.
"keluarga adijaya adalah keluarga nona Adriana dan yang akan bertunangan adalah adik dan mantan tunangan dari nona Adriana."jelas sekertaris Devano.
Devano tampak berpikir cukup lama.
"baiklah jika anda tidak ingin datang,maaf mengganggu anda tuan."kata sekertaris Devano ingin mematikan telfonnya.
"apa kamu mau mati,aku belum katakan jika tidak ingin datang."teriak Devano.
"mm...maafkan saya tuan."kata sekertaris Devano.
"kamu urus jadwal saya,saya akan datang kita akan membuat kejutan yang luar biasa kepada calon adik ipar tercinta."kata Devano.
"baik tuan."kata sekertaris Devano.
Devano mematikan telponnya dan beranjak kekamar mandi, karena hari ini hari libur dia akan pergi menemui Adriana.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hai readers ๐
Ada yang kangen author gak?
author up lagi niih โบ๏ธ
untuk tetap support author jangan lupa like,komen,share,vote,dan jadikan novel ini menjadi novel favorit kalian ๐
MAAF JIKA ADA TYPO BERTEBARAN KARENA AUTHOR MASIH DALAM PROSES BELAJAR DAN INI MERUPAKAN NOVEL PERTAMA AUTHOR๐
sampai jumpa di up selanjutnya ๐
annyeong