
setelah melihat mama dan adik nya pergi Adriana memejamkan mata untuk menenangkan hati dan pikiran nya.
dia adalah wanita yang kuat, hebat, pintar dan cerdas. Dia yakin cepat atau lambat ketidak adilan dalam hidupnya akan berakhir. dia kemudian membuka matanya lalu menghembuskan nafas dengan kasar.
Adriana beranjak dari tempatnya semula menuju kamarnya. dia akan bersiap-siap untuk bertemu dengan Adijaya di suatu tempat.
tak butuh waktu lama untuk bersiap-siap dan akhirnya dia pergi menggunakan angkutan umum. dia bukan tidak bisa mengendarai mobil, dia sangat bisa. bahkan dia bisa mengendarai motor juga dan diluar rumah dia dijuluki sebagai ratu jalanan.
namun anggota keluarga dan tunangannya pun tidak mengetahui hal tersebut kecuali Adijaya sang kakek.
tak butuh waktu lama untuk Adriana sampai tujuan. dia hanya membutuhkan waktu 30 menit.
sesampainya ditempat tujuan Adriana sudah di sambut oleh pukulan namun dengan cepat dia menghindari pukulan tersebut.
ternyata yang coba memukul nya adalah Adijaya. Adijaya yang melihat cucunya bisa menghindari pukulan nya langsung meluncurkan pukulan-pukulan berikut nya dan hebatnya Adriana bisa menghindar dan membalas pukulan tersebut.
setelah saling menyerang dan ternyata yang kalah adalah Adijaya, Adriana tersenyum lalu membantu bangun dan duduk di kursi.
"hahaha... ternyata ilmu beladiri mu semakin meningkat Adriana." kata Adijaya tertawa bangga.
"tentu saja. karena kau selalu mengajari ku kek, bahkan kau melatih ku melebihi seorang tentara." jawab Adriana senyum.
"aku mengajari dan melatih mu seperti itu agar kau bisa melindungi dirimu sendiri setelah aku tidak ada Adriana." tutur Adijaya memegang kepala cucu kesayangan nya.
"jangan berkata seperti itu kek. bahkan aku yakin umur mu akan panjang." jawab Adriana.
"umur tidak ada yang tau Adriana. tapi aku bahagia sudah memberi mu bekal untuk melindungi dirimu sendiri. aku yakin dengan 4 ilmu beladiri dan keahlian mu memegang dan memakai senjata kau bisa melindungi dirimu sendiri di masa depan."
"sudahlah kek jangan berkata seperti itu. kau menyuruhku kesini tidak ingin membicarakan hal ini bukan?" tanya Adriana.
" tentu saja aku menyuruh mu ke sini ingin memberikan ini untuk mu." kata Adijaya memberikan sebuah kotak.
"apa ini kek?"
"buka saja itu akan membantu mu kelak."
kemudian Adriana membuka kotak tersebut yang ternyata isinya adalah dua kartu white card, dua kartu black card dan sebuah kunci rumah beserta surat-suratnya. Adriana yang melihat isi kotak tersebut tercengang.
"apa ini kek? kenapa kakek memiliki kartu-kartu ini? dan ini rumah yang terletak di negara A. dari mana kakek mendapatkan semua ini? bahkan orang terkaya di negara ini hanya memiliki satu kartu white card dan satu kartu black card."
banyak sekali pertanyaan yang terlempar dari mulut Adriana untuk sang kakek. tidak heran jika Adriana bertanya demikian pasal nya semua orang tau keluarga Adijaya adalah urutan ke 20 terkaya di negara itu. dan sekarang kakeknya memberikan semua ini bahkan sebuah rumah di negara A.
"dasar gadis nakal. bisakah kau bertanya satu persatu? tapi baik lah akan ku jawab semua pertanyaan mu." kata Adijaya.
"wah aku benar-benar terkejut kek. lalu kenapa kakek memberikan ini kepada ku?" tanya Adriana lagi.
" karena aku yakin kau akan membutuhkan nya kelak. mengingat keserakahan keluarga kita, jagalah semua ini. jika sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi kamu bisa pergi dari negara ini dan membangun kehidupan mu mulai dari nol disana. hidup lah dengan baik dan jadi lah kuat agar orang-orang tidak ada yang bisa mengusik kehidupan mu. kakek juga tau kamu memiliki tabungan untuk berjaga-jaga bukan? maka kamu harus menjaga baik-baik semua ini karena hanya ini yang bisa kakek berikan kepada mu." jawab Adijaya.
"terimakasih kek. Adriana akan menjaga semua ini dan terimakasih atas perhatian yang selama ini kakek berikan kepada Adriana." kata Adriana menangis memeluk Adijaya.
"sudahlah ini sudah hampir malam. ayo kita pulang mereka pasti sudah pulang sekarang." kata Adijaya melepaskan pelukan sang cucu.
Adijaya dan Adriana memutuskan untuk pulang karena langit sudah mulai petang.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
**hai semua 👋
terimakasih sudah membaca cerita author dan senantiasa menunggu up kali ini semoga kalian tidak bosan menunggu.
maaf up nya lama karena memang akhir² ini banyak kerjaan yang harus segera author selesaikan 🙏 dan sebenarnya kemarin author sudah mau up tapi dengan kecerobohan author yang seharusnya up di sini malah jadi cerita baru😭 sekali lagi maafkan author yang ceroboh akibat kelelahan ini🙏tapi sebisa mungkin author akan cepat up nya agar pembaca sekalian tidak bosan menunggu.
UNTUK MEMBUAT AUTHOR SEMANGAT UP EPISODE ² SELANJUTNYA JANGAN LUPA BERI AUTHOR DUKUNGAN DENGAN CARA LIKE+KOMEN KARENA SARAN DARI KALIAN SANGAT MEMBANTU AUTHOR.
dan maaf jika banyak typo bertebaran karena author masih dalam proses belajar dan novel ini merupakan novel pertama author
sampai jumpa di up² selanjutnya
annyeong 👋**