ADRIANA

ADRIANA
part 10



Tak terasa bulan digantikan dengan matahari Adriana terbangun dari tidurnya.


"huuuuh ternyata aku memang tidak bermimpi jika kakek masuk rumah sakit."gumam nya dalam hati.


"selamat pagi kek." sapa Adriana menghampiri sang kakek.


"selamat pagi cantik."senyum Adijaya.


"apa kakek sudah sarapan?"


"belum mungkin sebentar lagi suster akan membawanya."


benar kata Adijaya tak berapa lama suster datang membawa sarapan untuknya dan ternyata netta juga masuk bersama suster tersebut.


"apa kamu sudah baik-baik saja?" tanya netta pada Adijaya.


"ya aku baik-baik saja kamu tak perlu khawatir."


"syukurlah. apa ini sarapan untuk suami ku sus?" tanya netta pada suster


"iya nyonya ini sarapan untuk tuan Adijaya." jawabn suster sopan.


"baik lah kamu boleh pergi."suruh netta pada suster tersebut dan mengambil makanan yang ada di tangannya.


"sebaik nya kamu pulang siap-siap adriana sudah ada nenek mu disini." kata Adijaya menyuruh cucu kesayangan nya pulang siap-siap karena hari ini hari wisuda nya.


"mmm tapi kek..."kata Adriana.


"sudahlah kamu pulang saja, aku dengar kamu hari ini wisuda."kata netta


"iya nek, kalau begitu aku pulang ya kek." kata Adriana keluar dari ruang rawat kakeknya.


sesampainya di rumah, keadaan rumah sedang sepi hanya ada asisten rumah tangga dan penjaga rumah.


mungkin mama,papa dan andinia masih tidur pikirnya.


Adriana bergegas pergi melamarnya untuk mandi dan bersiap-siap,setelah selesai bersiap dia turun kemeja makan untuk sarapan sebelum pergi ke kampus.


sesampainya di kampus, keadaan kampus sudah ramai karena hari ini mahasiswa dan mahasiswi tingkah akhir akan menjalan kan wisuda banyak orang tua wali datang.


Adriana pergi mencari Andre karena hari ini hari wisuda nya dan dia berharap andre sebagai tunangannya bisa datang, Adriana sudah mencari nya disekitar kampus namun dia tidak menemukan Andre.


Adriana pun memutuskan untuk menelfon Andre namun sayang nya tidak diangkat namun Adriana tidak menyerah dan usahanya membuahkan hasil. Andre mengangkat telfon nya.


"hallo Andre, kamu dimana?"


"aku dirumah." kata andre.


"tak biasanya andre berbicara dengan nada seperti ini,apa mungkin dia sedang sibuk?" humam adriana dalam hati.


"siapa itu sayang." kata wanita tersebut.


kali ini kalian pasti tau kan siapa wanita itu?


yaa dia andinia,dia sengaja berbicara seperti itu agar adriana mendengarnya dia berharap adriana memutuskan pertunangannya dengan andre dan dia bisa bersama andre.


sebelum sempat bertanya siapa perempuan itu andre sudah menutup telfon nya terlebih dahulu.


"tumben sekali dia menutup telfon nya duluan dan siapa wanita yang memanggilnya sayang tadi?" gumam adriana dalam hati.


"ah sudah lah lebih baik aku ketempat acara saja."


adriana lalu pergi ketempat acara wisuda dan dia mendapatkan nilai tertinggi dan lulusan terbaik di kampusnya.


namun disaat semua mahasiswa dan mahasiswi lainnya bahagia merayakan kelulusannya dengan keluarga,pasangan,dan temannya lain halnya dengan adriana di sendirian, kakek yang diharapkan menemaninya sedang terbaring lemah di rumah sakit.


walau pun kakeknya bilang dia baik-baik saja namun Adriana tau kakeknya sedang tidak baik-baik saja.


hari ini adriana lewatkan dengan perasaan yang tidak dapat diartikan, dia bahagia,kecewa,sedih dan marah namun dia tidak bisa berbuat apa-apa.


.


.


.


.


.


.


.


.


yuhuuuuu author up lagi nih


tak henti*nya author mengucapkan terimakasih untuk readers yg udah mau nungguin author yang super duper sibuk ini untuk up


**untuk readers tersayang jangan lupa dukung novel ini dengan tekan tombol suka dan tambahkan novel ini menjadi novel favorit kalian dan kalian bisa memberi author saran di kolom komentar😊


maaf jika banyak typo bertebaran karena author masih dalam proses belajar dan novel ini merupakan novel pertama author😊


see you the next up readers


anyyeong👋**